Gibran dan Bobby 'Nyalon' Dituding Dinasti Politik, Jokowi: Kan Kompetisi

Rendy Adrikni Sadikin
Gibran dan Bobby 'Nyalon' Dituding Dinasti Politik, Jokowi: Kan Kompetisi
Jokowi saat berpidato dalam working lunch dengan sejumlah CEO perusahaan-perusahaan besar Korea Selatan di Hotel Lotte, Busan, pada Senin ( 25/11/2019). (Foto Birosetpres).

Meski dua anggota keluarganya 'nyalon', Jokowi menampik adanya dinasti politik.

Suara.com - Presiden Joko Widodo angkat bicara soal pencalonan putra sulung, Gibran Rakabuming Raka, lewat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Solo, Jawa Tengah.

Terkait hal tersebut, Jokowi--sapaan karib Joko Widodo--menegaskan sudah menyampaikan bolak-balik ke wartawan untuk menanyakan langsung ke Gibran. Sebab, itu merupakan keputusan Gibran.

"Kan sudah saya sampaikan bolak-balik. Bahwa itu sudah menjadi keputusan. Tanyakan langsung ke anaknya," ujar Jokowi saat ditanya dalam acara ekspor perdana Isuzu Traga 2019 di Pabrik Isuzu Karawang, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019).

Pun demikian terkait pencalonan menantunya, Bobby Nasution dalam pemilihan Wali Kota Medan. Meski dua anggota keluarganya 'nyalon', Jokowi menampik adanya dinasti politik.

Menurut Jokowi, hal tersebut merupakan kompetisi. Alhasil, semuanya diserahkan kepada pilihan rakyat. Sebab, imbuh Jokowi, ini merupakan kompetisi, bukan penunjukkan semata.

"Itu kan sebuah kompetisi. Kompetisi bisa menang bisa kalah. Terserah rakyat yang memiliki hak pilih. Siapapun  punya hak pilih dan dipilih. Ya kalau rakyat ga memilih gimana. Ini kompetisi bukan penunjukkan. Beda. Tolong dibedakan," tutur Jokowi.

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, sudah resmi menjadi bakal calon (balon) wali kota Solo dari PDI Perjuangan pada Pilkada 2020 mendatang.

Kepastian ini diperoleh setelah Gibran mendaftar di Kantor DPD PDIP Jateng atau yang kondang dengan sebutan Panti Marhaen, Kota Semarang, Jateng, Kamis (12/12/2019).

Dilansir dari Solopos.com - jaringan Suara.com, Gibran datang ke Panti Marhaen didampingi Habib Hasan Mulachela dan para sukarelawannya. Ia datang mengenakan seragam PDIP Jateng berwarna merah dan celana hitam.

Gibran disambut dengan tari gambyong yang ditampilkan beberapa penari saat memasuki area Panti Marhaen.

Begitu memasuki ruang pendaftaran, Gibran langsung mengutarakan maksud dan tujuannya kepada Ketua Panitia Pendaftaran Balon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah PDIP Jateng, Abang Baginda Muhammad Mahfuz Hasibuan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS