Penjelasan Lengkap Marco Kusumawijaya soal Alasan Mundur dari TGUPP

Rendy Adrikni Sadikin | Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 12 Desember 2019 | 14:53 WIB
Penjelasan Lengkap Marco Kusumawijaya soal Alasan Mundur dari TGUPP
Balai Kota Jakarta [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Marco Kusumawijaya mundur dari jabatan Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) bidang pesisir. Ia mengaku tugasnya telah selesai.

Melalui siaran pers yang diterima Suara.com, Senin (2/12/2019), Marco menjelaskan bahwa tugas pokok Komite Pesisir untuk menyiapkan langkah-langkah penghentian reklamasi telah diselesaikan pada September 2018.

Sementara tugas menyusun rencana wajah baru kawasan pesisir Jakarta tanpa reklamasi telah diselesaikan pada November 2019. Marco juga menjelaskan program yang masih berjalan saat ini sudah sesuai rencana.

"Sedangkan program perbaikan kampung yang terletak di kawasan pesisir, telah berlangsung di jalan yang benar sesuai dengan yang kami percayai. Ini semua berkat kolaborasi banyak sekali teman-teman di dalam dan di luar pemerintahan," tuturnya.

Terkait program yang belum selesai, Marco menanggapinya dengan mengutip pernyataan Gubernur Anies Baswedan.

Ia mengatakan, "Tentu saja 'belum semua janji tertunaikan tuntas, tapi insyaalah sudah berlangsung di jalan dan menuju ke arah yang benar, dan akan tunai tuntas pada waktunya".

Setelah tidak lagi menjabat sebagai Ketua TGUPP bidang pesisir, Marco berencana menulis buku.

"Karena ada rencana menuntaskan penulisan buku, maka disepakati untuk saya non aktif dari kegiatan di TGUPP per 1 Desember 2019," ungkap Marco.

Ia mengaku telah menulis buku tentang kota-kota di Indonesia dan hubungannya dengan alam sejak 7 tahun lalu. Tapi sempat tertunda sejak 2016.

Proses penulisan buku itu terhenti lantaran Marco aktif dalam kegiatan demi menghentikan penggusuran paksa dan reklamasi.

"Sempat tertunda selama lebih dari dua tahun sejak 2016 ketika saya dan beberapa kawan terpanggil untuk masuk ke dalam politik praktis demi menghentikan penggusuran paksa dan reklamasi yang mencapai puncak brutalnya pada tahun 2016," ucapnya.

Untuk diketahui, Marco merupakan salah satu dari 67 anggota TGUPP yang cukup dikenal masyarakat. Ia merupakan pendiri Rujak, Center of Urban Studies.

Salah satu buku karyanya berjudul Kota Rumah Kita (City Our Home). Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai tim pakar Anies Baswedan dan mantan Sandiaga Uno pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Selain Marco, anggota TGUPP yang mundur adalah Direktur Jenderal Kelautan, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Sudirman Saad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Hunian DP Nol Rupiah Cilangkap, Anies: Jangan Lebih Cepat tapi Mahal!

Soal Hunian DP Nol Rupiah Cilangkap, Anies: Jangan Lebih Cepat tapi Mahal!

News | Kamis, 12 Desember 2019 | 14:00 WIB

Serbu Peresmian Rumah DP Rp 0 Cilangkap, Seorang Ibu Merasa Kecele

Serbu Peresmian Rumah DP Rp 0 Cilangkap, Seorang Ibu Merasa Kecele

News | Kamis, 12 Desember 2019 | 12:53 WIB

Catat ya! Kata Anies, Pemohon Rumah DP 0 Rupiah Mesti Punya Tabungan

Catat ya! Kata Anies, Pemohon Rumah DP 0 Rupiah Mesti Punya Tabungan

News | Kamis, 12 Desember 2019 | 10:26 WIB

BPRD Sisir Parkir Mall Jakarta: Tujuh Unit Mobil Mewah Tunggak Pajak

BPRD Sisir Parkir Mall Jakarta: Tujuh Unit Mobil Mewah Tunggak Pajak

Otomotif | Kamis, 12 Desember 2019 | 10:10 WIB

Bukan Cuma Marco, Anggota TGUPP Anies Ini Ternyata Juga Mundur

Bukan Cuma Marco, Anggota TGUPP Anies Ini Ternyata Juga Mundur

News | Kamis, 12 Desember 2019 | 08:43 WIB

Perda Perpasaran Dianggap Merugikan, Pemda DKI Diprotes Tiga Organisasi

Perda Perpasaran Dianggap Merugikan, Pemda DKI Diprotes Tiga Organisasi

News | Kamis, 12 Desember 2019 | 02:05 WIB

Terkini

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:57 WIB

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:46 WIB

Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok

Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:44 WIB

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:29 WIB

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:00 WIB

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:21 WIB

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:00 WIB

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:46 WIB

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:38 WIB

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:05 WIB