Serbu Peresmian Rumah DP Rp 0 Cilangkap, Seorang Ibu Merasa Kecele

Rendy Adrikni Sadikin
Serbu Peresmian Rumah DP Rp 0 Cilangkap, Seorang Ibu Merasa Kecele
Sejumlah masyarakat mendaftar secara manual pembelian rumah DP 0 rupiah Samawa (Solusi Rumah Warga) di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Jum'at (12/10). (Suara.com/Fakhri Hermansyah)

"Saya kira bisa langsung daftar, ternyata..."

Suara.com - Warga di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, berdatangan menuju lokasi proyek DP 0 Rupiah Rumah Susun Nuansa Cilangkap beberapa saat usai seremonial pemancangan tiang perdana, Kamis (12/12/2019) siang.

Seorang ibu rumah tangga merasa kecela. Sebab, dia mengira bisa langsung mendaftar, ternyata itu hanya proses seremonial peresmian rumah.

"Saya kira sudah bisa langsung proses daftar, gak taunya seremonial aja. Saya diminta ngisi formulir pendaftaran secara daring," kata seorang ibu rumah tangga, Imih (47) di Jakarta.

Sekitar pukul 10.30 WIB, warga yang mengontrak rumah di RT 5 RW 01 Cilangkap itu datang seorang diri berharap sudah bisa langsung memproses pendaftaran rumah DP 0 Rupiah.

Namun petugas penerima tamu undangan hanya memberikan brosur berikut laman pendaftaran daring kepada Imih, sebab hari ini hanya berlangsung agenda peresmian proyek.

Imih mengatakan rumah DP 0 Rupiah menjadi harapan dirinya bersama tiga anak yang masih bersekolah untuk memperoleh tempat tinggal tetap di tengah mahalnya harga properti hunian swasta di Cipayung saat ini.

"Kebetulan suami saya sudah cerai beberapa tahun lalu, sekarang cuma tinggal sama anak di rumah kontrakan 60 meter persegi," katanya.

Warga yang berprofesi sebagai asisten rumah tangga itu mengaku pesimistis dengan persyaratan yang diberlakukan pengelola.

Salah satunya terkait uang tabungan sebagai persyaratan penting untuk memperoleh hunian di Nuansa Cilangkap.

"Saya punya uang tabungan Rp 5 juta, gak tau deh cukup apa enggak," katanya.

Pemohon lainnya Surono (70) mengaku sudah mempersiapkan kedatangannya ke lokasi Nuansa Cilangkap beberapa hari sebelumnya setelah mendengar kabar peresmian dari sejumlah media massa.

"Kebetulan saya mau urus administrasi persyaratan untuk anak saya yang paling tua. Dia mau nikah besok," katanya.

Surono mempertanyakan perihal batasan usia bagi pemohon rumah DP 0 Rupiah yang saat ini menjadi perhatian dirinya bersama istri.

"Saya kurang paham terkait usia, apakah seumuran saya masih boleh mendapatkan rumah di sini. Memang buat anak sih, tapi saya yang proses," kata pensiunan ASN di Jakarta itu.

Tidak kurang dari puluhan warga di sekitar Cilangkap dari kalangan orang tua dan remaja berdatangan menuju meja penerimaan tamu.

Petugas di lokasi memberikan sejumlah pemahaman terkait proses pengajuan kredit rumah kepada warga.

Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Fasilitas Pemilikan Rumah Sejahtera DKI, Dzikran Kurniawan, mengatakan persyaratan usia menjadi persyaratan kepemilikan.

"Tapi itu ranah perbankan, mungkin kalau untuk pensiunan masih ada pertimbangan, minimal dia punya tabungan uang pensiun," katanya.

Antara

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS