Stafsus Jokowi: Kaum Milenial Kalau Tak Produktif, Jadi Beban Negara

Reza Gunadha | Novian Ardiansyah
Stafsus Jokowi: Kaum Milenial Kalau Tak Produktif, Jadi Beban Negara
Staf Khusus Milenial Presiden Jokowi, Aminudin Ma’ruf dalam acara MilenialFest di Balai Sarbini, Jakarta, Sabtu (14/12/2019). [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Aminudin mengatakan, hingga kekinian, jumlah generasi milenial atau usia produktif menjadi mayoritas dari keselurihan penduduk Indonesia.

Suara.com - Staf Khusus Milenial Presiden Jokowi, Aminudin Ma’ruf mengatakan generasi milenial merupakan tulang punggung Indonesia.

Hal itu merupakan pernyataan Jokowi yang diteruskan Aminudin di hadapan milenial dalam acara MilenialFest di Balai Sarbini, Jakarta, Sabtu (14/12/2019). Ia juga turut menyampaikan salam dari Jokowi kepada para milenial yang hadir.

“Pak Presiden berharap besar dari generasi yang ada di sini semua untuk kemajuan Indonesia dalam skala makronya adalah kita adalah tulang punggung pembangunan nasional sampai 2045 dan didengungkan sebagai generasi emas di Indonesia,” kata Aminudin, Sabtu (14/12/2019).

Aminudin mengatakan, hingga kekinian, jumlah generasi milenial atau usia produktif menjadi mayoritas dari keselurihan penduduk Indonesia.

Ia mengungkapkan, dari sekitar 260 juta lebih penduduk, 187 juta di antaranya adalah penduduk usia produktif.

Aminudin mengatakan, banyaknya jumlah usia produkti tersebut menjadi tantangan tersendiri. Apakah nantinya penduduk usia produktif dapat berdampak positif terhadap percepatan pembangunan ekonomi, sosial, politik atau justru berdampak sebaliknya.

“Pertama tentu PR-nya adalah bagaimana peningkatan produktivitas usia produktif ini. Kalau jumlahnya banyak tapi tak produktif, malah menjadi beban. Nah tugas negara, tugas kita semua individu-individu kita bagaimana kita upskilling, baik melalui komunitas, individu-individu,” tutur Aminudin.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS