Eks TGUPP DKI Ungkap 7 Calon Pemimpin Indonesia, Cendekiawan NU Buka Suara

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Minggu, 15 Desember 2019 | 19:51 WIB
Eks TGUPP DKI Ungkap 7 Calon Pemimpin Indonesia, Cendekiawan NU Buka Suara
Presiden Joko Widodo saat menghadiri Rakornas Indonesia Maju antara Pemerintah Pusat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11).[ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Mantan Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta, Marco Kusumawijaya menilai Indonesia memiliki sejumlah sosok berpengaruh pasca pemerintahan Presiden Jokowi Jilid 2, pada tahun 2024 mendatang. Para sosok berpengaruh tersebut berjumlah tujuh orang.

Pernyataan ini disampaikan Marco melalui jejaring Twitter pribadinya @mkusumawijaya, Senin (15/12/2019). Tanpa membeberkan alasannya, Marco lantas menyebutkan ketujuh sosok tersebut.

Ia pun menawarkan warganet untuk melengkapi nama-nama calon pemimpin masa depan, guna melengkapi pendapatnya.

"Apakah ada harapan bagi masa depan Indonesia pasca 2024? Ada! Anies, Sandi, dua Emil, AHY, Puan....(tambahkan)," tulis Marco.

Setelah menyebut kandidat calon pemimpin masa depan, Marco pun berharap, orang-orang pilihannya itu nantinya mampu bersaing sehat demi kepentingan bangsa. Di samping itu, mereka juga diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh provokasi negatif yang berasal dari lingkungan terdekat.

"Semoga persaingan yang jujur dan adil mematangkan mereka dan memberi RI yang terbaik. Semoga mereka tidak dipengaruhi unsur-unsur jahat di kalangan orang dekat mereka," imbuhnya.

Cuitan Marco itu pun tak ayal menuai perhatian warganet. Banyak dari mereka yang kemudian memberikan tanggapan atas cuitan tersebut.

"Anies Ok, Sandi Ok, Emil Nok, E Dardak Ok, Ganjar Nok, AHY Ok, Puan Nok," tu;is @abdi****.

"Tapi kalau PT nya tetap 20% ya percuma, semoga cepat-cepat dihapus deh," timpal @Tyrant****.

baca juga
Ulil Abshar Abdalla balas cuitan Marco. (Twitter/@ulil)
Ulil Abshar Abdalla balas cuitan Marco. (Twitter/@ulil)

Tanggapan juga diberikan oleh cendekiawan NU Ulil Abshar Abdalla. Ia merasa tidak memiliki keyakinan kuat seperti Marco mengenai sejumlah calon pemimpim Indonesia.

Ulil menilai, kedepannya tetap bakal tercipta kubu-kubu pendukung tokoh tertentu seperti yang terjadi pada Pilpres 2019.

"Saya tidak seoptimis Anda Mas. Saya menduga, polorisasi ala cebong-kampret masih terung berlangsung dengan warna yang berbeda," balas Ulil.

Kendati begitu, Marco Kusumawijaya belum memberikan komentar untuk tanggapan Ulil Abshar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjelasan Lengkap Marco Kusumawijaya soal Alasan Mundur dari TGUPP

Penjelasan Lengkap Marco Kusumawijaya soal Alasan Mundur dari TGUPP

News | Kamis, 12 Desember 2019 | 14:53 WIB

Bukan Cuma Marco, Anggota TGUPP Anies Ini Ternyata Juga Mundur

Bukan Cuma Marco, Anggota TGUPP Anies Ini Ternyata Juga Mundur

News | Kamis, 12 Desember 2019 | 08:43 WIB

Bantah Ketua TGUPP Marco Mundur, Anies: Tugasnya Sudah Selesai

Bantah Ketua TGUPP Marco Mundur, Anies: Tugasnya Sudah Selesai

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 18:08 WIB

Mundur dari TGUPP Anies, Marco Kusumawijaya Mau Nulis Buku

Mundur dari TGUPP Anies, Marco Kusumawijaya Mau Nulis Buku

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 15:17 WIB

Terkini

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB