Komisi II Minta Bamsoet Tak Buru-buru Nyatakan Pemilihan Tidak Langsung

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Senin, 16 Desember 2019 | 14:59 WIB
Komisi II Minta Bamsoet Tak Buru-buru Nyatakan Pemilihan Tidak Langsung
Ketua DMPR Bambang Soesatyo. [Suara.com/Arief hermawan P]

Suara.com - Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia meminta tidak ada sikap maupun pernyataan terburu-buru untuk mengubah sistem pemilihan kepala daerah dari langsung dipilih rakyat menjadi berpindah di parlemen melalui DPRD di masing-masing wilayah.

Hal itu dikatakan Doli sekaligus untuk meanggapi ucapan Ketua MPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet yang mengajak generasi milenial agar pemilihan kepala daerah dikembalikan ke Parlemen pada saat acara MilenialFest.

"Kan begini, kami selalu mengatakan di Komisi II ini kita akan melakukan penyempurnaan terhadap semua sistem politik termasuk kepemiluan, salah satunya akan menjadi penting untuk kita evaluasi," ujar Doli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (16/12/2019).

"Apakah pelaksanaan Pemilu kemarin termasuk Pilkada kita harus evaluasi, jadi mulainya dengan evaluasi. Tapi kita tidak boleh buru-buru mengambil kesimpulan bahwa jawabannya adalah Pemilu tidak langsung itu yang pertama," Doli menambahkan.

Doli mengingatkan bahwa pemilihan secara langsung merupakan ikon dari masa reformasi. Untuk itu adanya pernyataan untuk mengubah sistem pemilihan kembali ke Parlemen secara terburu-buru, menurut Doli dapat mencederai demokrasi

"Rakyat sudah terbiasa sekarang memilih pemimpinnya secara langsung mereka terlibat, ini tidak mudah untuk mengembalikannya lagi. Saya kira kita tidak boleh buru-buru mengambil kesimpulan bahwa nanti akan kita arahkan ke tidak langsung. Bisa disebut mencederai demokrasi dan mencederai reformasi yang selama ini sudah kita laksanakan," jelas Doli.

Sebelumnya, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bamsoet mengatakan bahwa untuk mencapai suatu jabatan memerlukan uang. Hal itu ia ungkapkan saat menyinggung soal pemilihan kepala daerah.

Menurut dia, pemilihan kepala daerah yang diadakan secara langsung berpotensi menimbulkan korupsi akibat biaya politik yang tinggi.

“Saya yakin korupsi tidak akan bisa hilang kalau biaya politik tetap tinggi. Untuk jadi gubernur, wali kota, bupati kalau pakai sistem sekarang ini jangan harap kita bisa berantas korupsi. Karena untuk memperoleh jabatan-jabatan itu diperlukan fulus,” ujar Bamsoet dalam acara MilenialFest di Balai Sarbini, Jakarta, Sabtu (14/12/2019).

baca juga

Bamsoet berujar bahwa hal itu menjadi jebakan untuk melanggengkan praktik tindak pidana korupai. Karena itu, menurut dia, jika ingin memberantas korupsi maka perlu keluar dari jebakan tersebut, yakni dengan memikirkan sistem pemilihan lainnya.

“Mau keluar enggak? Ubah sistem politik kita, kembalikan ke Parlemen. Ayo siapa yang bisa jawab ada ide enggak. Karena sistem politik yang kita pilih, sistem demokrasi yang kita putuskan hari ini adalah sistem pemilu langsung dan perlukan biaya tinggi,” kata Bamsoet di hadapan milenial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PPATK Temukan Rekening Kasino, DPR: Ungkap Nama, Jangan Lempar Isu!

PPATK Temukan Rekening Kasino, DPR: Ungkap Nama, Jangan Lempar Isu!

News | Senin, 16 Desember 2019 | 12:42 WIB

Tahu Kantor KPU Masih Sewa dan Tak Layak, Komisi II DPR RI Merasa Miris

Tahu Kantor KPU Masih Sewa dan Tak Layak, Komisi II DPR RI Merasa Miris

Jabar | Kamis, 12 Desember 2019 | 22:05 WIB

Airlangga Tunjuk Bamsoet Jadi Waketum Golkar

Airlangga Tunjuk Bamsoet Jadi Waketum Golkar

News | Selasa, 10 Desember 2019 | 23:12 WIB

Peneliti CSIS Sebut Alasan Pilkada Kembali Dipilih DPRD Lemah

Peneliti CSIS Sebut Alasan Pilkada Kembali Dipilih DPRD Lemah

News | Minggu, 08 Desember 2019 | 17:22 WIB

Maruf Amin soal Munas Golkar: Sebelumnya Gegeran, Setelahnya Gergeran

Maruf Amin soal Munas Golkar: Sebelumnya Gegeran, Setelahnya Gergeran

News | Kamis, 05 Desember 2019 | 22:13 WIB

Terkini

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo

Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Tempe Tak Hanya Jadi Lauk, Kini Dikembangkan Menjadi Camilan Tinggi Protein

Tempe Tak Hanya Jadi Lauk, Kini Dikembangkan Menjadi Camilan Tinggi Protein

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:42 WIB

×