Jakbar Diteror Ular Kobra, Walkot Minta Warga Bantu Bersihkan Wilayahnya

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 16 Desember 2019 | 22:36 WIB
Jakbar Diteror Ular Kobra, Walkot Minta Warga Bantu Bersihkan Wilayahnya
Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi. (Suara.com/Tio).

Suara.com - Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi tengah menindaklanjuti soal teror ular jenis kobra di wilayahnya. Namun dalam penanganannya, dia minta agar warga sekitar juga turut membantu.

Menurutnya, masyarakat juga harus ikut waspada terhadap ular kobra yang bisa saja bersarang di tengah pemukiman warga. Ia meminta warga mengantisipasi kemungkinan tempat yang bisa menjadi sarang ular dengan membersihkannya.

"Kita berharap masyarakat waspada. Antisipasi tempat-tempat yang kemungkinan berkembang biaknya ular ya dibersihkan. Karena itu berhubungan dengan kebersihan wilayah," ujar Rustam di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019).

Ia menjelaskan, program pembersihan wilayah untuk mengantisipasi sarang ular itu sudah diinstruksikan dari tingkat lurah hingga RT untuk dilaksanakan tiap akhir pekan. Dengan rajin membersihkan sampah, kata Rustam, sarang ular bisa diminimalisir.

"Kita sudah perintahkan bukan cuma lurah, tapi RW juga. Misalnya di lubang-lubang, kaleng-kaleng bekas, pokoknya sarang ular. Nanti kan dibersihkan," jelasnya.

Sejauh ini, kata Rustam, pihaknya baru mendapatkan laporan yang berujung pada penemuan 18 ular kobra. Namun, ia meminta agar masyarakat segera melapor ke pemadam kebakaran jika mendapatkan temuan ular lainnya.

"Justru yang terlatih itu Damkar. Masyarakat mana berani. Kalau pawang ular terbatas. Jadi di(laporkan ke) damkar. Lewat dukungan RT atau RW," katanya.

Sebelumnya, sebanyak 18 ekor anak ular kobra berukuran 20 centimeter ditemukan di sebuah kolam milik warga di Jalan Langgar RT 04/ RW 03 Joglo, Kembangan, Jakarta Barat Minggu (15/12) kemarin.

Ular tersebut diduga masuk ke pemukiman warga lantaran habitat mereka terganggu dengan adanya pembangunan rumah.

Pada Senin (16/12/2019) Suara.com mendatangi lokasi tempat ditemukannya 18 ekor anak ular kobra. Dari pantauan Suara.com, 18 anak ular kobra tersebut ditemukan di sebuah lubang yang terletak di dalam kolam berukuran 1,5 meter x 1,5 meter di gudang rumah milik warga bernama Rengga (29).

Rengga menuturkan penemuan anak ular tersebut bukan kali pertama. Sebelumnya, beberapa anak ular kobra juga pernah ditemukan.

"Sebelumnya hanya satu atau dua ekor doang nongolnya, paling ketangkap buang. Jadi emang udah sering paling satu atau dua aja. Tapi banyaknya itu kemarin benar-benar rekornya sampai 18 ekor," kata Rengga saat ditemui di lokasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teror Ular Kobra, Panji Petualang Sempat Dicari-cari Warga Kembangan

Teror Ular Kobra, Panji Petualang Sempat Dicari-cari Warga Kembangan

News | Senin, 16 Desember 2019 | 13:12 WIB

Proses Penangkapan 18 ekor Anak Ular Kobra di Jakarta Barat

Proses Penangkapan 18 ekor Anak Ular Kobra di Jakarta Barat

Video | Senin, 16 Desember 2019 | 12:13 WIB

Cerita Sahroni, Tangkap Belasan Anak Ular Kobra di Kembangan Jakbar

Cerita Sahroni, Tangkap Belasan Anak Ular Kobra di Kembangan Jakbar

News | Senin, 16 Desember 2019 | 12:03 WIB

Sarang Ular Kobra di Kembangan Jakbar Dulunya Kebun Pisang

Sarang Ular Kobra di Kembangan Jakbar Dulunya Kebun Pisang

News | Senin, 16 Desember 2019 | 11:44 WIB

Ternyata Warga Sering Temukan Anak Ular Kobra di Kembangan Jakbar

Ternyata Warga Sering Temukan Anak Ular Kobra di Kembangan Jakbar

News | Senin, 16 Desember 2019 | 11:37 WIB

Terkini

Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!

Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:55 WIB

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:54 WIB

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:30 WIB

Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!

Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:28 WIB

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:55 WIB

Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?

Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:54 WIB

Ini Poin Jalan Buntu Perundingan Amerika Serikat dan Iran

Ini Poin Jalan Buntu Perundingan Amerika Serikat dan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:36 WIB

Breakingnews! Negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Pakistan Buntu

Breakingnews! Negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Pakistan Buntu

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:20 WIB

Berompi Oranye dan Tangan Terborgol, Bupati Tulungagung Tertunduk Lesu Usai Kena OTT KPK: Mohon Maaf

Berompi Oranye dan Tangan Terborgol, Bupati Tulungagung Tertunduk Lesu Usai Kena OTT KPK: Mohon Maaf

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:09 WIB

Negosiasi Iran dan AS di Islamabad Berlanjut, Delegasi Perpanjang Waktu Perundingan

Negosiasi Iran dan AS di Islamabad Berlanjut, Delegasi Perpanjang Waktu Perundingan

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:08 WIB