Array

Tinjau Lokasi Ibu Kota Baru, Jokowi Temui Tokoh Adat dan Tokoh Agama Kaltim

Selasa, 17 Desember 2019 | 12:34 WIB
Tinjau Lokasi Ibu Kota Baru, Jokowi Temui Tokoh Adat dan Tokoh Agama Kaltim
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan para tokoh adat dan tokoh agama Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019). (Suara.com/Ummi Saleh)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan para tokoh adat dan tokoh agama Kalimantan Timur. Pertemuan itu berlangsung di Resto De Bandar, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019).

Pertemuan tersebut merupakan rangkaian kegiatan kunjungan kerja Jokowi sebelum meninjau lokasi Ibu Kota Baru yang terletak di Penajam Pasar Utara dan Kutai Kartanegara.

Dalam pertemuan Jokowi menjelaskan bahwa pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur sudah melalui sebuah kajian dan proses yang panjang.

"Proses pemilihan Ibu Kota melalui sebuah kalkulasi dan proses panjang dan disampaikan kepada saya," ujar Jokowi.

Ia menyebut pemindahan Ibu Kota Negara bukan sekedar perpindahan lokasi, melainkan ada sebuah transformasi.

"Ada sebuah transformasi pindahnya budaya kerja, pindahnya sistem kerja kita, pindahnya pola pikir kita, ya semuanya dengan kepindahan ini," kata dia.

Dalam pertemuan tersebut Kepala Negara juga didampingi Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa dan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor.

Sebelumnya saat memimpin Rapat Terbatas Persiapan Pemindahan Ibu Kota, Presiden Jokowi mengatakan pemindahan ibu kota sebagai sebuah percepatan transformasi ekonomi. Jokowi juga meminta jajarannya untuk belajar dari pengalaman beberapa negara yang pernah pindah Ibu Kota.

"Artinya perpindahan ibu kota ini adalah sebagai sebuah percepatan transformasi ekonomi. Dan kita harus belajar dari pengalaman-pengalaman beberapa negara yang pindah ibu kotanya tapi jadi mahal," kata Jokowi di Kantor Presiden, Senin (16/12/2019).

Baca Juga: Kepala Bappenas: Pemindahan Ibu Kota Bukan Proyek Besar

"Ini jangan. Kemudian sepi, ini juga jangan. Yang menghuni hanya pegawai pemerintah plus diplomat, ini juga tidak," Jokowi menambahkan.

Untuk itu Jokowi menginginkan pemindahan Ibu Kota Negara harus dirancang sebagai sebuah transformasi ekonomi dan perpindahan basis ekonomi menuju ke sebuah smart economy.

"Dan menandai proses transformasi produktivitas nasional, tranformasi kreativitas nasional, industri nasional dan talenta-talenta nasional kita. Bukan semata-mata pindahkan istana/gedung perkantoran pemerintahan. Bukan itu," kata Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI