Unggah Cuitan Soal Ekspor Benih Lobster, Gerindra Dibully

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Selasa, 17 Desember 2019 | 13:22 WIB
Unggah Cuitan Soal Ekspor Benih Lobster, Gerindra Dibully
Benih lobster (dok istimewa)

Suara.com - Polemik rencana diberlakukannya kembali ekspor benih lobster oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menimbulkan beragam tanggapan dari berbagai pihak.

Bahkan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) melalui akun media sosial resminya mengunggah cuitan di Twitter menanggapi hal tersebut. Namun, gara-gara kicauan ini, Gerindra justru di-bully oleh warganet.

"Jadi perihal ekspor benih lobster ini tidak semata-mata hanya tentang nilai jual. Disaat kondis permintaan benih losbter dari Vietnam sangatlah tinggi. Melarang benih lobster keluar dari Indonesia, di sisi lain penyelundupan komoditas tersebut justru meningkat," tulis akun Twitter @Gerindra.

Belakangan, kicauan ini telah dihapus. Namun warganet telah mengunggah kembali tangkapan layarnya di Twitter.

Seperti yang dilakukan @RiuUtomoRizki. Melalui kicaun yang diunggah pada Selasa (17/12/2019), @RiuUtomoRizki menegur admin Twitter Partai Gerindra.

"Lain kali tulis dulu di draft, lalu baca lagi, fahami secara utuh, nah kalau dah oke baru di Tweetkan. Jangan Tweet dulu, begitu dibully sebarisan orang waras baru hapus. Hadeuh min...min," tulis @RiuUtomoRizki.

Cuitan Gerindra soal benih lobster dikritik warganet (twitter @RiuUtomoRizki dan @napsiati)
Cuitan Gerindra soal benih lobster dikritik warganet (twitter @RiuUtomoRizki dan @napsiati)

Warganet yang lain juga memberikan kritik kepada Gerindra atas kicauan soal benih lobster tersebut.

"Partai sekelas Gerindra gak bisa atasi maling benih lobster, jangan jangan partai ini... Juga. Sudah jelas partai ini gak bisa diandalkan," tulis @napsiati. Ia juga menambahkan tagar #tenggelamkanedhyprabowo dalam unggahannya.

Untuk diketahui, tagar #TenggelamkanEdhyPrabowo menjadi trending topok di Twitter pada Selasa (17/12/2019). Hingga Selasa pagi, tercatat ada 7.680 cuitan.

baca juga

Banyak warganet yang menyampaikan protes terkait wacara ekspor benih lobster. Mereka berharap pemerintah menghapus wacana tersebut lantaran akan merugikan para nelayan dan mengancam kelestarian komoditas laut.

"Ekspor benih lobster membuat Ekspor lobster melemah. Kebijakan ini sangat menguntungkan Kartel dan sangat merugikan nelayan. Selain merugikan nelayan. Ekspor benih lobster bisa mengakibatkan lobster di Indonesia punah. #TenggelamkanEdhyPrabowo," tulis @03.Nakula.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wakil Ketua DPR yang Terhormat Ini Dapat Cuitan Tajam dari Susi Pudjiastuti

Wakil Ketua DPR yang Terhormat Ini Dapat Cuitan Tajam dari Susi Pudjiastuti

News | Selasa, 17 Desember 2019 | 08:28 WIB

Dikritik Buka Kembali Ekspor Benih Lobster, Ini Pembelaan KKP

Dikritik Buka Kembali Ekspor Benih Lobster, Ini Pembelaan KKP

Bisnis | Selasa, 17 Desember 2019 | 07:56 WIB

Wacana Ekspor Benih Lobster Tuai Protes, #TenggelamkanEdhyPrabowo Menggema

Wacana Ekspor Benih Lobster Tuai Protes, #TenggelamkanEdhyPrabowo Menggema

News | Selasa, 17 Desember 2019 | 07:53 WIB

Susi Beri Kritik Habis-habisan soal Ekspor Lobster, Menteri Edhy: Biar Saja

Susi Beri Kritik Habis-habisan soal Ekspor Lobster, Menteri Edhy: Biar Saja

News | Senin, 16 Desember 2019 | 22:33 WIB

Benih Lobster dan Strategi Kementerian Kelautan dan Perikanan

Benih Lobster dan Strategi Kementerian Kelautan dan Perikanan

Your Say | Senin, 16 Desember 2019 | 16:40 WIB

Lantang Tolak Kebijakan Ekspor Lobster, Video Lawas Susi Diungkit

Lantang Tolak Kebijakan Ekspor Lobster, Video Lawas Susi Diungkit

News | Senin, 16 Desember 2019 | 13:19 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×