Jokowi Dituding Bawa Geng Solo di Pimpinan Polri, Istana Angkat Bicara

Agung Sandy Lesmana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Senin, 23 Desember 2019 | 14:58 WIB
Jokowi Dituding Bawa Geng Solo di Pimpinan Polri, Istana Angkat Bicara
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (Suara.com/Ummi Hadya Saleh)

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko membantah pernyataan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane yang menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang memperlihatkan sikap yang menonjolkan 'Geng Solo' di pucuk pimpinan Polri

Moeldoko mengatakan penunjukkan seseorang dalam menduduki jabatan strategi dinilai dari kinerja dan prestasi.

"Seperti saya menjadi Panglima (TNI), saya mengenali orang-orang yang dulu pernah bekerja dengan saya dan memiliki prestasi yang baik sehingga pada saat menjadi Panglima mereka-mereka ini bisa saya tunjuk sebagai asisten saya. Analoginya seperti itulah kira-kira," ujar Moeldoko di Gedung Bina Graha, Jakarta, Senin (23/12/2019).

Menurutnya, tidak mungkin penunjukkan seseorang termasuk di pucuk pimpinan kepolisian untuk menduduki jabatan strategis tidak mempertimbangkan suatu hal. Sebab, kata Moeldoko, penunjukkan di pucuk pimpinan di korps Bhayangkara itu mempertimbangkan kalkulasi seperti melihat kapasitas dan loyalitas seseorang baik kepada atasan, organisasi maupun kepada negara.

"Tidak mungkin sebuah jabatan yang sangat strategis itu dipertaruhkan sembarangan. Enggak mungkin,  pasti ada sebuah pertimbangan kalkulasi kalkulasi yang menunjukkan bahwa yang bersangkutan tuh memiliki kapasitas untuk bekerja memiliki loyality untuk bekerja baik loyalitas kepada atasannya maupun loyalitas kepada organisasi dan loyalitas kepada negara," ucap dia.

Selain itu, kata Moeldoko penunjukkan seseorang menduduki jabatan yang strategis karena memiliki integritas yang baik.

"Bagi seorang pemimpin untuk memilih pembantunyae enggak mungkin sebuah jabatan yang sangat penting dipertaruhkan dengan cara-cara mendapatkan seseorang yang tidak terbukti hebat di lapangan," katanya.

Sebelumnya, Ketua IPW, Neta S Pane menilai Presiden Jokowi seolah sedang memperlihatkan sikap untuk menonjolkan 'geng Solo' di pucuk pimpinan kepolisian.

Pernyataan Neta merespons pemilihan Kapolda Nusa Tenggara Barat Irjen Nana Sudjana untuk menduduki kursi Kapolda Metro Jaya. Neta mengatakan prestasi Nana relatif biasa dan tidak ada yang menonjol.

"Tampil Nana sebagai Kapolda Metro menunjukkan Jokowi semakin hendak menonjolkan 'geng Solo' di Polri," ucap Neta dalam keterangan tertulis.

Neta kemudian menyoroti posisi Nana yang pernah menjabat sebagai Kapolresta Solo saat Jokowi masih sebagai wali kota di kota tersebut.

Selain Nana, Neta menyinggung karir mantan Kapolresta Solo Brigjen Pol Ahmad Lutfi yang mendapat promosi sebagai Wakapolda Jawa Tengah.

Neta juga menyoroti Irjen Polisi Listyo Sigit Prabowo yang baru-baru menjabat sebagai Kabareskrim. Listyo diketahui pernah menjabat sebagai Kapolrestas Solo dan sebagai ajudan Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LP3ES: Lima Anggota Dewas KPK Baik, Tapi Berada di Tempat Bermasalah

LP3ES: Lima Anggota Dewas KPK Baik, Tapi Berada di Tempat Bermasalah

News | Sabtu, 21 Desember 2019 | 20:15 WIB

Serang Jokowi di Kasus Jiwasraya, Menteri Erick Thohir Sekakmat Demokrat

Serang Jokowi di Kasus Jiwasraya, Menteri Erick Thohir Sekakmat Demokrat

Bisnis | Sabtu, 21 Desember 2019 | 18:51 WIB

Ketum PP Muhamaddiyah: Dewas KPK Harus Diawasi

Ketum PP Muhamaddiyah: Dewas KPK Harus Diawasi

News | Sabtu, 21 Desember 2019 | 15:52 WIB

Urai Kepadatan di Jalan Tol, Polisi Tutup Gerbang Tol Arah Jakarta

Urai Kepadatan di Jalan Tol, Polisi Tutup Gerbang Tol Arah Jakarta

Foto | Sabtu, 21 Desember 2019 | 14:15 WIB

Sebelum Ditangkap Densus, Terduga Teroris Sleman Sempat ke Luar Negeri

Sebelum Ditangkap Densus, Terduga Teroris Sleman Sempat ke Luar Negeri

Jogja | Jum'at, 20 Desember 2019 | 22:08 WIB

Ngobrol 4 Mata di Istana, Ketua KPK Firli: Tak Ada Pesan Khusus dari Jokowi

Ngobrol 4 Mata di Istana, Ketua KPK Firli: Tak Ada Pesan Khusus dari Jokowi

News | Jum'at, 20 Desember 2019 | 22:00 WIB

Kelola PAUD, Terduga Teroris Sleman Simpan Zat Kimia hingga Buku Khilafah

Kelola PAUD, Terduga Teroris Sleman Simpan Zat Kimia hingga Buku Khilafah

Jogja | Jum'at, 20 Desember 2019 | 21:46 WIB

Kapolri Idham Azis Tunjuk Kapolda Metro Jaya Gatot Eddy jadi Wakapolri

Kapolri Idham Azis Tunjuk Kapolda Metro Jaya Gatot Eddy jadi Wakapolri

News | Jum'at, 20 Desember 2019 | 20:46 WIB

Polisi Tangkap 2 Orang Penyebar Konten Porno Dewasa dan Anak

Polisi Tangkap 2 Orang Penyebar Konten Porno Dewasa dan Anak

News | Jum'at, 20 Desember 2019 | 17:02 WIB

Teror Puluhan Cewek Satu SMA, Remaja Pamer Kelamin dan Onani via WhatsApp

Teror Puluhan Cewek Satu SMA, Remaja Pamer Kelamin dan Onani via WhatsApp

News | Jum'at, 20 Desember 2019 | 17:02 WIB

Terkini

Ledakan Tambang Batu Bara Kolombia Tewaskan 9 Pekerja Akibat Akumulasi Gas Metana Mematikan

Ledakan Tambang Batu Bara Kolombia Tewaskan 9 Pekerja Akibat Akumulasi Gas Metana Mematikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:50 WIB

Cuan di Tengah Banjir Kembangan Jakbar: Modal Gerobak, Agus Raup Rp800 Ribu Cuma dalam 3 Jam!

Cuan di Tengah Banjir Kembangan Jakbar: Modal Gerobak, Agus Raup Rp800 Ribu Cuma dalam 3 Jam!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:47 WIB

PKB Buka Suara soal Ambang Batas Parlemen: Fleksibel soal Angka, Asal Suara Rakyat Tak Hilang

PKB Buka Suara soal Ambang Batas Parlemen: Fleksibel soal Angka, Asal Suara Rakyat Tak Hilang

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:40 WIB

Antisipasi Dampak ke Jokowi Jadi Alasan PSI Terima Pengunduran Diri Ade Armando

Antisipasi Dampak ke Jokowi Jadi Alasan PSI Terima Pengunduran Diri Ade Armando

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:38 WIB

Kabur ke Bogor, Motif Pelaku Bacok Karyawan Roti di Cengkareng Ternyata Gara-gara Nyaris Senggolan!

Kabur ke Bogor, Motif Pelaku Bacok Karyawan Roti di Cengkareng Ternyata Gara-gara Nyaris Senggolan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:24 WIB

Uji Publik RUU Hak Cipta: AI dan Royalti Jadi Fokus

Uji Publik RUU Hak Cipta: AI dan Royalti Jadi Fokus

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:18 WIB

KPK Dalami Kasus Maidi, Tiga Kepala Dinas Pemkot Madiun Diperiksa

KPK Dalami Kasus Maidi, Tiga Kepala Dinas Pemkot Madiun Diperiksa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:16 WIB

KPAI Tekan Polisi Segera Tahan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati

KPAI Tekan Polisi Segera Tahan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:11 WIB

Inflasi April Terkendali 2,42%,  Kemendagri Minta Daerah Jangan Lengah

Inflasi April Terkendali 2,42%, Kemendagri Minta Daerah Jangan Lengah

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:11 WIB

Prabowo Sahkan Perpres Kesejahteraan Hakim Ad Hoc, Sahroni Ikut Sorot Jaksa di Daerah Terpencil

Prabowo Sahkan Perpres Kesejahteraan Hakim Ad Hoc, Sahroni Ikut Sorot Jaksa di Daerah Terpencil

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:09 WIB