Dituduh Hoaks, Pria Korban Banjir Jakarta Seleher Bikin Video Klarifikasi

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Kamis, 02 Januari 2020 | 14:14 WIB
Dituduh Hoaks, Pria Korban Banjir Jakarta Seleher Bikin Video Klarifikasi
Video pria kebanjiran setinggi leher. (Twitter/@Ichang76)

Suara.com - Media sosial digemparkan dengan video yang menjadi korban banjir. Pria tersebut menunjukkan jika air di rumahnya mencapai setinggi leher orang dewasa.

Video itu mulanya dibagikan oleh jejaring Twitter @Ichang76, Rabu (1/1/2020). Dalam rekaman, pemilik akun mengabadikan momen dirinya saat berada dalam rumah.

Terlihat saat itu, banjir menyentuh leher Ichang yang berada tak jauh dari pintu. Pria itu lalu menceritakan kejadian yang dialami kepada Anies Baswedan.

"Halo Pak Anies Baswedan, saya kebanjiran ini. Tolong dibenahi Jakartanya untuk lebih baik lagi," kata Ichang dalam video.

Setelah beredar, video Ichang tersebut menuai sorotan dari warganet. Tak sedikit yang mencurigai video tersebut hasil rekayasa, lantaran tidak disebutkan lokasi pastinya.

Selain itu, warganet juga menyoroti gagang pintu rumah Ichal yang tidak masuk akal karena setinggi kepala orang dewasa.

"1. Gagang pintu, setinggi leher??? Emang pintu apaan?? 2. Tidak disertakan alamat dimana, sehingga tidak bisa dievakuasi. 3. Ini jelas nipu untuk menjatuhakn Anies. 4. Kaum togok langsung keluar kolam membully," celoteh, Garuda_Malam.

Adapun warganet lain, menilai jika pria dalam video terkesan menyalahkan Anies Baswedan karena banjir di tempat tinggalnya.

"Be** masi aja nyalahin gubernur. Lupa ya dulu ada yang bilang kalo jadi gubernur banjir bisa teratasi, terus bilang lagi kalo jd presiden banjir lebih mudah diatasi. Giliran dah jadi presiden terus banjir, jawabannya : Bukan urusan saya, itu salah si anu dan anu," celoteh @maimuna***.

Videonya terlanjur viral, Ichang pun menantang warganet yang menuduhnya menyalahkan Anies.

"Coba tunjukkan di kalimat mana saya menyalahkan Gubernur...," kata Ichang.

Lebih lanjut, ia mengunggah video untuk memberikan klarifikasi terkait tuduhan warganet lainnya.

Video pria kebanjiran setinggi leher. (Twitter/@Ichang76)
Video pria kebanjiran setinggi leher. (Twitter/@Ichang76)

"Halo, yang bilang tadi hoaks, ini memang pintunya tinggi ya. Ini airnya juga asli, bukan editan, saya juga bukan mau nyalahin Anies Baswedan," ungkapnya.

"Tapi saya mau bilang ini banjir terparah sejak 2002, tapi kalau Bapak (Anies) bisa benahi Jakarta itu berarti lebih bagus. Lokasi ada di Cawang UKI, Jakarta Timur, Jalan Perindustrian, Sutoyo," imbuhnya.

Sejak diunggah, klarifikasi dari Ichang tersebut telah disaksikan lebih dari 12,8 ribu kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Ary Terobos Banjir Kampung Pulo Demi Evakuasi Istri Hamil Besar

Cerita Ary Terobos Banjir Kampung Pulo Demi Evakuasi Istri Hamil Besar

News | Kamis, 02 Januari 2020 | 13:54 WIB

BPPT Sebut Hujan Tinggi di Jabodetabek Bisa Dikurangi, Ini Caranya

BPPT Sebut Hujan Tinggi di Jabodetabek Bisa Dikurangi, Ini Caranya

News | Kamis, 02 Januari 2020 | 13:27 WIB

BPPT Akan Rekayasa Kurangi Curah Hujan di Jabodetabek

BPPT Akan Rekayasa Kurangi Curah Hujan di Jabodetabek

News | Kamis, 02 Januari 2020 | 13:24 WIB

Banjir Jakarta, 183 Ribu Orang Teken Petisi Copot Anies Baswedan

Banjir Jakarta, 183 Ribu Orang Teken Petisi Copot Anies Baswedan

News | Kamis, 02 Januari 2020 | 13:20 WIB

Terkini

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:20 WIB

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16 WIB

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB