Korban Banjir Meninggal Dapat Santunan Rp 15 Juta

Pebriansyah Ariefana
Korban Banjir Meninggal Dapat Santunan Rp 15 Juta
Warga kompleks IKPN, Bintaro, Jakarta Selatan yang terdampak banjir memilih mengungsi di Madrasah Jihadiyah, Kamis (2/1/2020). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Hal itu dikatakan Menteri Sosial Juliari P. Batubara saat mengunjungi lokasi banjir di Ciledug Indah 2, Kota Tangerang, Jumat (3/1/2020).

Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan santunan uang tunai Rp 15 juta untuk korban banjir meninggal dunia. Uang itu akan diberikan ke ahli waris.

Santunan itu khusus untuk korban banjir di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Hal itu dikatakan Menteri Sosial Juliari P. Batubara saat mengunjungi lokasi banjir di Ciledug Indah 2, Kota Tangerang, Jumat (3/1/2020).

Kemensor menerima data korban tewas dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sejauh yang ia tahu, data BNPB menyatakan korban tewas akibat banjir Jabodetabek mencapai 26 jiwa.

"Sementara yang kami pegang adalah 26 jiwa," ucap dia.

"Paling banyak itu di Bogor Jawa Barat sampai 11 jiwa. Nanti normalnya akan kita berikan per jiwa Rp 15 juta," tambah Ari, panggilan akrabnya.

Selain bantuan uang tunai, Kemensos juga akan memberikan bantuan berupa logistik kepada korban banjir.

"Sebentar lagi bantuan dari Kemensos datang. Bantuan logistik, makanan siap saji, ada selimut, ada perlengkapan anak-anak, akan kami drop di titik ini," terangnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS