Iran Tawarkan Rp 1,1 Triliun untuk Kepala Donald Trump

Iwan Supriyatna, Husna Rahmayunita

Senin, 06 Januari 2020 | 14:41 WIB
Iran Tawarkan Rp 1,1 Triliun untuk Kepala Donald Trump
Kepala Pasukan Elite Quds Iran sekaligus tokoh militer berpengaruh, Mayor Jenderal Qassem Soleimani, tewas dalam serangan udara oleh Amerika Serikat terhadap konvoi kedua petinggi militer itu di bandara Baghdad, Irak, Jumat (3/1/2020). [Irishtime]

Suara.com - Kematian komandan militer kenamaan Iran, Qassem Soleimani kian membuat hubungan antara Iran dan Amerika Serikat memanas. Buntut dari kejadian tersebut, Iran disebut menyiapkan dana sebesar USD 80 juta atau Rp 1,1 triliun bagi siapapun yang mampu menghabisi nyawa Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Dilansir dari Mirror.co.uk, Senin (6/1/2020), sayembara tersebut bergema dalam prosesi pemakaman Soleimani belum lama ini.

"Iran memiliki 80 juta penduduk. Berdasarkan populasi tersebut, kami ingin memberikan Rp 1,1 triliun kepada siapapun yang berhasil membawa kepala Donald Trump," demikian bunyi seruan tersebut, seperti dilaporkan en24.

Senada dengan hal itu, kantor berita Iran mengabarkan bahwa Anggota Parlemen Iran Abolfazal Aboutorabi mengancam akan menyerang jantung pemerintahan Amerika dalam waktu dekat.

"Kita mampu menyerang Gedung Putih sendiri, kita dapat menanggapi mereka di tanah Amerika," ucap Aboutorabi.

"Kami memiliki kekuatan dan insya Allah kami akan menyerang dalam waktu yang tepat," lanjutnya lagi.

Aboutorabi juga mengatakan, pernyataan tersebut sebagai deklarasi gencatan senjata, yang berarti jika dilakukan secara ragu-ragu menyebabkan kekalahan.

"Ketika seseorang menyatakan perang, kamu pilih menanggapinya dengan senjata apa bunga? Mereka akan menembakmu di kepala," tandas Aboutorabi.

Sebelumnya, Pimpinan Tertinggi Revolusi Islam, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei berjanji akan membalas dendam pembunuh Soleimani pada Jumat (3/1/2). Rencana tersebut langsung direspons oleh pemerintah Amerika.

baca juga

Sekretaris AS, Mike Pompeo pun mengatakan jika ada serangan lanjutan dari Iran dengan target AS, maka pihaknya akan menanggapinya sebagai serangan yang sah terhadap pembuat keputusan yang mengatur serangan itu.

"Penilaian intelijen memperjelas bahwa -tidak ada tindakan yang memungkinkan Soleimani melanjutkan segala rencana dan kampanye terornya-. Hal itu memicu banyak risiko dari tindakan yang kami ambil pekan lalu," ucap Pompeo dalam program This Week, ABC.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Sebut Presiden Trump Sebagai Teroris Berdasi

Iran Sebut Presiden Trump Sebagai Teroris Berdasi

News | Senin, 06 Januari 2020 | 07:06 WIB

Irak Tetapkan Hari Berkabung Nasional Bagi Qassem Soleimani

Irak Tetapkan Hari Berkabung Nasional Bagi Qassem Soleimani

News | Minggu, 05 Januari 2020 | 09:49 WIB

Makin Panas! Trump Kini Ancam Hancurkan 52 Target di Iran

Makin Panas! Trump Kini Ancam Hancurkan 52 Target di Iran

News | Minggu, 05 Januari 2020 | 08:48 WIB

Soleimani Tewas, Inggris Larang Warganya Bepergian ke Irak dan Iran

Soleimani Tewas, Inggris Larang Warganya Bepergian ke Irak dan Iran

News | Minggu, 05 Januari 2020 | 08:38 WIB

Terkini

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:45 WIB

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 20:41 WIB

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 20:23 WIB

Viral Video Menteri PU Dody Hanggodo Memaki Anak Buah, Ini Penyebabnya

Viral Video Menteri PU Dody Hanggodo Memaki Anak Buah, Ini Penyebabnya

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:20 WIB

Fasilitas Bak Hunian Pribadi di Lapas Cibinong Disorot, Pemerintah Diminta Buka-Bukaan

Fasilitas Bak Hunian Pribadi di Lapas Cibinong Disorot, Pemerintah Diminta Buka-Bukaan

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:15 WIB

Serasa di Thailand, Little Siam Ramaikan Akhir Pekan dengan Market hingga Water War

Serasa di Thailand, Little Siam Ramaikan Akhir Pekan dengan Market hingga Water War

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 20:05 WIB

×