Beda Komentar Kominfo dan Kemdikbud soal Netflix, Ramai Disorot

Sabtu, 11 Januari 2020 | 07:50 WIB
Beda Komentar Kominfo dan Kemdikbud soal Netflix, Ramai Disorot
Netflix unggah tanggapan Kemdikbud. (Twitter/@NetflixID)

Suara.com - Di media sosial, layanan media streaming digital Netflix menjadi bahan perbicangan belakangan ini. Warganet menyoroti perbedaan tanggapan antara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

Dua lembaga pemerintah tersebut melalui menterinya memberikan tanggapan yang saling bertolak belakang. Hal itu ramai diungkit warganet setelah akun Twitter resmi @NetflixID membagikan respons Kemdikbud.

Kemdikbud menjalin kerja sama dengan Netflix melalui investasi sebesar 1 juta dollar atau Rp 14 miliar demi kemajuan perfilman Indonesia.

"Kami apresiasi Netflix yang memberikan dukungan terhadap pertumbuhan perfilman Indonesia. Kemitraan ini kita lakukan sebagai upaya mendukung dan menginternasionalkan produksi film anak bangsa," ujar Mendikbud Nadiem Makarim.

Kemdikbud dan Netflix akan mencanangakn beberapa program demi mendukung kebijakan tersebut seperti workshop proses pembuatan film dan kompetisi film pendek.

Kebijakan itu, lantas oleh sejumlah warganet dibandingkan dengan Kominfo.

Untuk diketahui, Menkominfo Johnny G. Plate mengkritik Netflix karena dinilai terlalu banyak menampilkan konten asing. Kominfo berharap, Netflix kedepannya lebih mendorong kreasi anak bangsa.

"Kita minta Netfliz original jangan dulu, lah di Indonesia, gunakan dulu hasil kreativitas anak Indonesia sendiri dulu, kalau bisa," terang Johnny G. Plate.

Beda sikap Kemdikbud dan Kominfo soal Netflix. (Twitter/@SofwaTunisa)
Beda sikap Kemdikbud dan Kominfo soal Netflix. (Twitter/@SofwaTunisa)

Seketika warganet pun mengkritisi beda sikap antara Kemdikbud dan Kominfo. Mereka ramai memberikan komentar bernada sindiran seperti ini.

Baca Juga: Jika Jakarta Banjir Lagi, Polisi Izinkan Pemotor Masuk Tol

"Tanah Airku dalam urudsan Netflix aja bisa selucu ini," tulis @SofwaTunisa.

"Benda generasi, yang satu boomber yang satu millenials, ya wajar pemikirannya beda jauh," kata @meitanama.

"Kebanyakan dari Indonesia terlalu mengartikan semua hal sebagai ancaman. Untungnya, ada beberapa yang menilai bahwa selalu akan ada sebuah peluang," celoteh @L1garYo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI