PSI Sebut Toa Peringatan Bencana Pemprov DKI Seperti Zaman Perang Dunia

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 16 Januari 2020 | 10:22 WIB
PSI Sebut Toa Peringatan Bencana Pemprov DKI Seperti Zaman Perang Dunia
Alat Disaster Warning System (DWS) atau toa untuk peringatan bencana kepada warga. (Foto dok. BPBD Jakarta)

Suara.com - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta buka suara terkait rencana Pemprov DKI yang ingin membeli perangkat pengeras suara atau toa dengan harga mencapai Rp 4 miliar untuk 6 setnya. Perangkat untuk peringatan bencana itu dinilai seperti teknologi zaman perang dunia kedua.

Hal itu dikatakan oleh anggota Komisi A DPRD Jakarta dari Fraksi PSI, William Aditya Sarana. Karena menggunakan cara yang dianggap lama, ia menyebut sistem peringatan bencana di DKI justru mengalami kemunduran.

“Saya melihat sistem ini mirip seperti yang digunakan pada era Perang Dunia II. Seharusnya Jakarta bisa memiliki sistem peringatan yang lebih modern,” ujar William kepada wartawan, Kamis (16/1/2020).

Menurutnya, Pemprov DKI harus mengembangkan sistem peringatan bencana melalaui ponsel dan internet. Dengan demikian, kata William, biayanya bisa lebih murah dan jangkauannya lebih luas.

"Aplikasi berbasis internet gawai seharusnya lebih efektif dan lebih murah ketimbang memasang pengeras suara yang hanya dapat menjangkau radius 500 meter di sekitarnya," jelasnya.

Selain itu, peringatan banjir juga disebutnya harus dibarengi dengan pengumuman lewat SMS. Pasalnya, masih ada warga yang tidak memiliki ponsel berbasis internet.

“Pemprov dapat mengirimkan SMS kepada semua pemilik ponsel terbatas di wilayah yang akan terkena banjir saja,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, pemberitahuan itu disebut William, harus dilakukan secara bertahap sejak potensi air naik mulai kelihatan. Dengan demikian, warga sudah bisa mengantisipasi dan mendapatkan info yang tidak mendadak.

Ia juga menganggap sistem serupa juga dilakukan di banyak negara maju. Menurutnya Jakarta juga memiliki kapasitas sama untuk menerapkan kebijakan serupa.

baca juga

"Masak kota metropolitan seperti Jakarta dengan anggaran IT mencapai triliunan rupiah masih menggunakan sistem peringatan kuno seperti itu?" pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Diminta Lengser karena Banjir, PKS: Kenapa Enggak Pusat yang Turun?

Anies Diminta Lengser karena Banjir, PKS: Kenapa Enggak Pusat yang Turun?

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 18:15 WIB

173 Titik Jalan Jakarta Rusak karena Banjir, Pemprov DKI: Sudah Diperbaiki

173 Titik Jalan Jakarta Rusak karena Banjir, Pemprov DKI: Sudah Diperbaiki

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 17:09 WIB

Didesak Mundur, PKS Sebut Masalah Banjir Bukan Hanya Salah Anies Saja

Didesak Mundur, PKS Sebut Masalah Banjir Bukan Hanya Salah Anies Saja

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 16:37 WIB

35 Titik Jalan Jakarta Rusak Akibat Banjir 1 Januari 2020

35 Titik Jalan Jakarta Rusak Akibat Banjir 1 Januari 2020

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 15:41 WIB

Beli 6 Set Pengeras Suara Rp 4 Miliar, Pemprov DKI: Bukan Toa Masjid

Beli 6 Set Pengeras Suara Rp 4 Miliar, Pemprov DKI: Bukan Toa Masjid

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 12:49 WIB

Terkini

Surplus Dagang RI Tembus US$7,25 Miliar, Kemendag Bidik Pasar Ekspor Baru

Surplus Dagang RI Tembus US$7,25 Miliar, Kemendag Bidik Pasar Ekspor Baru

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Arti Kedutan Pipi Kanan dan Kiri Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Rezeki?

Arti Kedutan Pipi Kanan dan Kiri Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Rezeki?

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:03 WIB

Modal 1.000 Botol dan 700 Galon Bekas, Perahu GWK Kelapa Gading Juara Festival Cilung

Modal 1.000 Botol dan 700 Galon Bekas, Perahu GWK Kelapa Gading Juara Festival Cilung

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:01 WIB

Koperasi Desa Membutuhkan Penguatan, Bukan Sekadar Limpahan Tugas

Koperasi Desa Membutuhkan Penguatan, Bukan Sekadar Limpahan Tugas

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Dean Zandbergen Singgung Silsilah Keluarga, Akui Tak Mau Sampai Tersandung Masalah Administrasi

Dean Zandbergen Singgung Silsilah Keluarga, Akui Tak Mau Sampai Tersandung Masalah Administrasi

Bola | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Mirabella Two Way Cake untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat, Cocok atau Tidak?

Mirabella Two Way Cake untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat, Cocok atau Tidak?

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Butuh Lapor Polisi di Sumsel? Ini Nomor WhatsApp Kapolda dan 18 Kapolres

Butuh Lapor Polisi di Sumsel? Ini Nomor WhatsApp Kapolda dan 18 Kapolres

Sumsel | Minggu, 18 Oktober 2026 | 18:50 WIB

KAMMI Sentil SF Hariyanto, Desak Prabowo Cabut Izin Korporasi Terseret Karhutla

KAMMI Sentil SF Hariyanto, Desak Prabowo Cabut Izin Korporasi Terseret Karhutla

Riau | Minggu, 18 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Pesan Indra Sjafri untuk Pemain Muda: Bakat Buka Peluang, Disiplin Jadi Penentu

Pesan Indra Sjafri untuk Pemain Muda: Bakat Buka Peluang, Disiplin Jadi Penentu

Bola | Minggu, 18 Oktober 2026 | 18:45 WIB

3 Rekomendasi Laptop untuk Pelajar Harga Rp4 Jutaan, Sudah SSD dan RAM 8 GB

3 Rekomendasi Laptop untuk Pelajar Harga Rp4 Jutaan, Sudah SSD dan RAM 8 GB

Tekno | Minggu, 18 Oktober 2026 | 18:34 WIB

×