Cerita Warga Tamansari Dihantam Alat Vitalnya oleh Aparat Hingga Lumpuh

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 16 Januari 2020 | 22:26 WIB
Cerita Warga Tamansari Dihantam Alat Vitalnya oleh Aparat Hingga Lumpuh
Warga Tamansari dalam konferensi pers di LBH Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (16/1/2020). [Suara.com/Fakhri Fuadi]

Suara.com - Nasib nahas dialami warga Tamansari, Bandung bernama Enjo saat proses penggusuran oleh Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat. Alat vital Enjo dipukul oleh aparat hingga kakinya lumpuh sementara.

Enjo menceritakan, saat pihaknya melakukan penolakan terhadap penggusuran, ia dan rekannya dikeroyok oleh sekitar 10 orang aparat. Akibatnya, ia sendiri mendapatkan sejumlah luka di wajah dan badannya.

"Kami dikeroyok 10 atau lebih polisi yang dihajar habis2an sampai luka empat jahitan, dalamnya hampir setengah cm," ujar Enjo di kantor LBH Jakarta pada Kamis (16/1/2020).

Setelah terluka, ia dibawa ke ambulans untuk mendapatkan perawatan. Namun bukan obat yang ia dapat, justru represif dari aparat yang lebih parah.

Ia mengaku bagian alat vitalnya dihantam dengan keras menggunakan tabung oksigen. Ia kembali meringis kesakitan dan dibawa keluar ambulans.

"Saat saya diamankan di ambulans, saya direpresif lebih parah. Maaf, kemaluan saya dipukul pakai gas oksigen di ambulans. Saya ditarik, dikeluarkan dari mobil kayak bola pingpong saja," jelasnya.

Ketika dipukul, ia juga diancam oleh salah satu petugas. Akhirnya ia dibawa ke Polrestabes Bandung untuk mendapatkan perawatan dari tim medis.

"Mereka mengancam saya dengan bahasa Sunda yang kalau bahasa Indonesianya lu yang mau jadi jagoan di sini?" kata Enjo.

Cerita Enjo tak berakhir ketika dibawa ke rumah sakit. Pihak Inafis Polres Bandung disebutnya tak setuju Enjo dirawat di RS Bungsu, padahal dia harus segera dijahit di bagian wajahnya.

baca juga

"Saya di sana malah diinterogasi dengan pelipis bercucuran darah."

Akhirnya, ia dibawa ke RS Bungsu dan dipindah lagi ke RS Bhayangkara dan mendapatkan jahitan di wajahnya. Menurut dokter, ia juga mengalami kelumpuhan sementara karena dihantam benda tumpul.

"Tanggal 12 sampai 28 masih normal, masih bisa jalan. Penyembuhannya juga tidak bisa diprediksi lama atau sebentar. Gimana saya bisa menafkahi keluarga kalau begini," ucapnya di atas kursi roda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Tamansari Makin Terintimidasi, Ekskavator Mulai Diparkirkan

Warga Tamansari Makin Terintimidasi, Ekskavator Mulai Diparkirkan

Jabar | Kamis, 16 Januari 2020 | 18:47 WIB

Lakukan Kekerasan di Penggusuran Tamansari, 5 Polisi Jabar Kena Sanksi

Lakukan Kekerasan di Penggusuran Tamansari, 5 Polisi Jabar Kena Sanksi

Jabar | Kamis, 26 Desember 2019 | 15:12 WIB

Kasus Kekerasan Korban Gusuran Tamansari, Lima Polisi Dinyatakan Bersalah

Kasus Kekerasan Korban Gusuran Tamansari, Lima Polisi Dinyatakan Bersalah

Jabar | Kamis, 26 Desember 2019 | 15:08 WIB

Kuasa Hukum Warga Tamansari Ajukan Banding Usai Hakim PTUN Tolak Gugatan

Kuasa Hukum Warga Tamansari Ajukan Banding Usai Hakim PTUN Tolak Gugatan

Jabar | Kamis, 19 Desember 2019 | 16:00 WIB

Terkini

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:20 WIB

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:04 WIB

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:43 WIB

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:29 WIB

×