Harun Masiku Kabur ke Singapura, Andi Arief Curigai Dirjen Imigrasi

Iwan Supriyatna, Rifan Aditya

Senin, 20 Januari 2020 | 08:24 WIB
Harun Masiku Kabur ke Singapura, Andi Arief Curigai Dirjen Imigrasi
Harun Masiku. [dokumentasi demokrasi]

Suara.com - Politisi Partai Demokrat Andi Arief curiga kepada Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi yang mengeluarkan pernyataan bahwa Harun Masiku tersangka kasus suap terhadap anggota KPU Wahyu Setiawan, sudah lari ke luar negeri sejak 6 Januari 2020.

Padahal dalam pemberitaan Tempo diunggah Andi, dijelaskan bahwa ada sosok diduga Harun Masiku berada di Bandara Soekarno Hatta pada tanggal 7 Januari 2020.

Kecurigaan itu dituangkan dalam cuitan di akun Twitter @AndiArief__ yang diunggah pada Minggu (19/1/2020).

Dalam cuitan itu, Andi mengungkit permintaannya untuk mengunggah bukti Caleg PDIP tersebut telah kabur ke Singapura pada 6 Januari 2020. Namun bukti itu tidak ditunjukkan ke publik.

"Jika ini benar, berarti imigrasi atau dirjen imigrasi masuk dalam rantai abuse of power. Saya pernah menyatakan mohon imigrasi upload perlintasan Harun Masiku yang seolah-olah tanggal 6 Januari sudah di Singapore," tulis Andi, seperti dikutip Suara.com, Senin (20/1/2020).

Ia melanjutkan, "Saya yakin gak berani. Menyedihkan, jika imigrasi bisa diatur-atur. Negeri mafia."

Dalam cuitan berikutnya Andi menduga-duga pihak yang dapat mempengaruhi Dirjen Imigrasi terkait kasus ini.

"Jika benar imigrasi merekayasa seolah-olah Harun Masiku tidak berada di Indonesia tanggal 6 Januari 2020 hanya utk selamatkan Hasto dll, pertanyaannya siapa bisa perintahkan dirjen imigras berbohong? 1. Menkumham 2. Menkopolhulam 3. Presiden 4. Orang lebih kuat dari Presiden," ujarnya.

Andi Arief curiga kepada Dirjen Imigrasi soal Harun Masiku kabur (twitter @AndiArief__)
Andi Arief curiga kepada Dirjen Imigrasi soal Harun Masiku kabur (twitter @AndiArief__)

Cuitan Andi Arief ini telah mendapatkan banyak respon dari warganet. Terpantau, sekitar seribu like telah diberikan pada dua cuitan tersebut.

baca juga

Untuk diketahui, Harun Masiku merupakan caleg PDIP yang ditetapkan sebagai tersangka suap penggantian anggota DPR Pengganti Antarwaktu (PAW) 2019-2024. Harun memberi suap kepada Wahyu Setiawan, mantan komisioner KPU.

Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Arvin Gumilang mengatakan, Harun kali terakhir terdeteksi berada di negara tetangga Indonesia, yakni Singapura.

"Itu, yang bersangkutan tercatat keluar Indonesia tanggal 6 Januari ke Singapura," ujar Arvi dihubungi, Senin (13/1/2020).

Namun investigasi dari Koran Tempo memberikan penjelasan lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Korban Penipuan Wahyu Setiawan, LPSK Siap Beri Harun Perlindungan

Diduga Korban Penipuan Wahyu Setiawan, LPSK Siap Beri Harun Perlindungan

News | Minggu, 19 Januari 2020 | 19:10 WIB

Yenti Garnasih Duga Ada Penipuan di Balik Kasus Suap Harun - Wahyu

Yenti Garnasih Duga Ada Penipuan di Balik Kasus Suap Harun - Wahyu

News | Minggu, 19 Januari 2020 | 17:14 WIB

Kasus Harun Masiku, Tim Hukum PDIP Nilai KPU Harusnya Laksanakan Putusan MA

Kasus Harun Masiku, Tim Hukum PDIP Nilai KPU Harusnya Laksanakan Putusan MA

News | Minggu, 19 Januari 2020 | 15:13 WIB

Politisi Demokrat: Ada yang Janggal Soal Posisi Harun Masiku Saat OTT KPK

Politisi Demokrat: Ada yang Janggal Soal Posisi Harun Masiku Saat OTT KPK

News | Sabtu, 18 Januari 2020 | 14:54 WIB

Korupsi Berjamaah 4 Proyek Jalan di Bengkalis, KPK Tetapkan 10 Tersangka

Korupsi Berjamaah 4 Proyek Jalan di Bengkalis, KPK Tetapkan 10 Tersangka

News | Jum'at, 17 Januari 2020 | 21:31 WIB

Ketua KPK Yakin Tersangka Kasus Suap Harun Masiku akan Kembali ke Indonesia

Ketua KPK Yakin Tersangka Kasus Suap Harun Masiku akan Kembali ke Indonesia

News | Jum'at, 17 Januari 2020 | 21:24 WIB

Terkini

Besok Ada Demo Besar di DPR, Puan Maharani Buka Suara: Akan Kami Terima

Besok Ada Demo Besar di DPR, Puan Maharani Buka Suara: Akan Kami Terima

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Sebelum Siswa Makan MBG, Guru Kini Wajib Cicipi Terlebih Dahulu dan Bakal Digaji

Sebelum Siswa Makan MBG, Guru Kini Wajib Cicipi Terlebih Dahulu dan Bakal Digaji

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:24 WIB

Keindahan Visual dan Hangatnya Surat Masa Lalu dalam Animasi Your Letter

Keindahan Visual dan Hangatnya Surat Masa Lalu dalam Animasi Your Letter

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:24 WIB

Zodiak Apa yang Diprediksi Paling Hoki dalam Keuangan?

Zodiak Apa yang Diprediksi Paling Hoki dalam Keuangan?

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:20 WIB

5 Rekomendasi HP Flagship Paling Murah dengan Performa Jempolan dan Spek Dewa

5 Rekomendasi HP Flagship Paling Murah dengan Performa Jempolan dan Spek Dewa

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:20 WIB

PDIP Sentil Gaya Komunikasi Prabowo, Sindir Menteri Lebih Sering Ketemu Seskab Teddy: Tahu Apa Dia?

PDIP Sentil Gaya Komunikasi Prabowo, Sindir Menteri Lebih Sering Ketemu Seskab Teddy: Tahu Apa Dia?

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:19 WIB

Viral Miss Norwegia Keturunan Padang Jadi Guru dan Berpose Depan Ompreng MBG

Viral Miss Norwegia Keturunan Padang Jadi Guru dan Berpose Depan Ompreng MBG

Entertainment | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Zulhas Ubah Aturan MBG: Kepala SPPG Wajib Nongkrong di Dapur Mulai Jam 2 Pagi

Zulhas Ubah Aturan MBG: Kepala SPPG Wajib Nongkrong di Dapur Mulai Jam 2 Pagi

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Purbaya Umumkan APBN Jawa Barat Surplus Rp 22,02 Triliun

Purbaya Umumkan APBN Jawa Barat Surplus Rp 22,02 Triliun

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar

Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:16 WIB

×