Telusuri Perusahaan Penataan Monas, Justin PSI: Kurang Meyakinkan

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Selasa, 21 Januari 2020 | 08:35 WIB
Telusuri Perusahaan Penataan Monas, Justin PSI: Kurang Meyakinkan
Revitalisasi kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat. (Suara.com/Fakhri).

Suara.com - Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Justin Adrian Untayana menelusuri perusahaan pemenang lelang konstruksi penataan Monas. Ia merasa perusahaan tersebut kurang meyakinkan.

Pasalnya, alamat lokasi perusahaan tersebut berada di sebuah gang sempit.

Penemuan ini diungkap oleh Justin melalui unggahan di akun Twitternya @JustinPsi pada Senin (20/1/2020).

Justin menyematkan tautan pemenang lelang konstruksi penataan kawasan Monas dan alamat lokasi perusahaan tersebut.

Dalam laman lpse.jakarta.go.id memang tertulis pemenang lelang proyek bernilai Rp 71,3 miliar adalah PT. Bahana Prima Nusantara yang beralamat di Jalan Nusa Indah No. 33 Rt 01 Rw 07, Ciracas, Jakarta Timur.

Alamat ini menunjukkan lokasi gang sempit di tengah perkampungan warga saat di cek menggunakan Google Maps.

Melalui akun Twitternya, Justin mengatakan, "Dicek di Google Map, lokasinya kurang meyakinkan nih".

Ia melanjutkan, "Selain itu, jika lihat jadwal lelang, waktunya mepet banget. Pengumuman lelang 11 Oktober 2019. Kontrak: 8 November 2019".

Justin berpendapat seharusnya proyek penataan Monas ini telah selesai pada tahun 2019.

baca juga

"Ini anggaran single year. Artinya, batas akhir konstruksi adalah Desember 2019. Tapi, sampai 20 Januari 2020 masih kerja," kata Justin.

"Apa dasar perpanjangan waktu untuk kontraktor?" tanya Justin dengan menyebut akun Twitter resmi milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pantauan Suara.com, unggahan Justin tersebut telah mendapatkan sekitar 1.100 like dan 900 retweet pada Selasa (21/1/2020) pagi.

Perusahaan konstruksi penataan Monas dinilai tidak meyakinkan (twitter @justinpsi)
Perusahaan konstruksi penataan Monas dinilai tidak meyakinkan (twitter @justinpsi)

Warganet lain bahkan menemukan bukti bahwa perusahaan yang dipertanyakan oleh Justin juga pernah dipakai oleh Kementerian Perhubungan dan Kementerian PUPR.

"Wait a minute. Kalau mempermasalahkan instansi pemenang lelang titik officenya kurang meyakinkan, fyi Kementerian Perhubungan (2017) dan Kemen-PUPR (2016) Kabinet Kerja juga sudah pernah pakai jasa perusahaan tersebut," tulis @ghuuuuuf dengan memperlihatkan tangkapan layar dari situs LPSE.

Untuk diketahui, proyek revitalisasi Monas juga disorot karena banyak pohon yang ditebang. Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Monas, Isa Sarnuri mengatakan jumlah pohon yang ditebang mencapai 190 tanaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selatan Monas Gundul, DPRD: Pohon Bukan Dipindahkan Malah Ditebang

Selatan Monas Gundul, DPRD: Pohon Bukan Dipindahkan Malah Ditebang

News | Senin, 20 Januari 2020 | 20:47 WIB

Tak Lagi Ada Lahan Parkir, Warga Harus Naik Umum Jika Masuk ke Monas

Tak Lagi Ada Lahan Parkir, Warga Harus Naik Umum Jika Masuk ke Monas

News | Senin, 20 Januari 2020 | 14:44 WIB

Bangun Stasiun, 92 Pohon di Barat Daya Monas Ditebang, MRT: Kami Ganti 920

Bangun Stasiun, 92 Pohon di Barat Daya Monas Ditebang, MRT: Kami Ganti 920

News | Senin, 20 Januari 2020 | 13:54 WIB

190 Pohon Ditebang untuk Revitalisasi Monas, Warga Jakarta: Kasihan Dong

190 Pohon Ditebang untuk Revitalisasi Monas, Warga Jakarta: Kasihan Dong

News | Senin, 20 Januari 2020 | 11:25 WIB

190 Pohon Digunduli Anak Buah Anies, Monas Jadi Tampak Gersang

190 Pohon Digunduli Anak Buah Anies, Monas Jadi Tampak Gersang

News | Senin, 20 Januari 2020 | 10:18 WIB

Tebang 190 Pohon Revitalisasi Monas, Ferdinand: Gubernurnya Gagal Fokus

Tebang 190 Pohon Revitalisasi Monas, Ferdinand: Gubernurnya Gagal Fokus

News | Minggu, 19 Januari 2020 | 11:00 WIB

Terkini

Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Pastikan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi

Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Pastikan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi

Video | Kamis, 03 September 2026 | 21:55 WIB

Link Live Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Laos Malam Ini: Garuda Muda Unggul 2-0 Babak I

Link Live Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Laos Malam Ini: Garuda Muda Unggul 2-0 Babak I

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 21:53 WIB

Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Janji Beri Modal Usaha untuk Warga

Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Janji Beri Modal Usaha untuk Warga

News | Kamis, 03 September 2026 | 21:52 WIB

Febrie Bungkam Usai Dicecar Tim 9 Kejagung 50 Pertanyaan!

Febrie Bungkam Usai Dicecar Tim 9 Kejagung 50 Pertanyaan!

News | Kamis, 03 September 2026 | 21:50 WIB

PJOK Demutualisasi Bursa Akan Perbolehkan Danantara Kuasai Lebih dari 5 Persen Saham BEI

PJOK Demutualisasi Bursa Akan Perbolehkan Danantara Kuasai Lebih dari 5 Persen Saham BEI

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 21:47 WIB

Karhutla Sumsel Belum Usai, Ini 4 Harapan Publik untuk Herman Deru di Tengah Kabut Asap

Karhutla Sumsel Belum Usai, Ini 4 Harapan Publik untuk Herman Deru di Tengah Kabut Asap

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 21:45 WIB

Anggota DPR Tantang Kepala BGN Taruhan: Keracunan MBG Pasti Terulang Kalau Tata Kelola Buruk!

Anggota DPR Tantang Kepala BGN Taruhan: Keracunan MBG Pasti Terulang Kalau Tata Kelola Buruk!

News | Kamis, 03 September 2026 | 21:37 WIB

Bansos Diputus Gara-gara Judol, Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan Datangi Rumah Nenek Darmi

Bansos Diputus Gara-gara Judol, Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan Datangi Rumah Nenek Darmi

Jawa Tengah | Kamis, 03 September 2026 | 21:37 WIB

Lima Perusahaan Kena Sanksi Karhutla Kalbar, Izin Dibekukan dan Wajib Pulihkan Lingkungan

Lima Perusahaan Kena Sanksi Karhutla Kalbar, Izin Dibekukan dan Wajib Pulihkan Lingkungan

Kalbar | Kamis, 03 September 2026 | 21:37 WIB

Aparat Diduga Biarkan Ormas 'Pukul' Demonstran, Aktivis: Taktik Orde Baru yang Berbahaya!

Aparat Diduga Biarkan Ormas 'Pukul' Demonstran, Aktivis: Taktik Orde Baru yang Berbahaya!

News | Kamis, 03 September 2026 | 21:22 WIB

×