Anggota DPR Tantang Kepala BGN Taruhan: Keracunan MBG Pasti Terulang Kalau Tata Kelola Buruk!

Muhamad Yasir, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 03 September 2026 | 21:37 WIB
Anggota DPR Tantang Kepala BGN Taruhan: Keracunan MBG Pasti Terulang Kalau Tata Kelola Buruk!
Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto.
baca 10 detik
  • Komisi IX DPR RI memperingatkan potensi kasus keracunan MBG.
  • Buruknya tata kelola dan kurangnya koordinasi lintas sektor memicu ancaman keracunan makanan.
  • BGN memaparkan pagu anggaran tahun 2027 sebesar Rp240,20 triliun.

Suara.com - Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto melontarkan peringatan keras kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono soal ancaman berulangnya kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Edy bahkan mengaku berani “bertaruh” bahwa kasus keracunan akan terus terjadi jika BGN tidak segera membenahi desain program dan tata kelola makanan siap saji.

Peringatan itu disampaikan Edy dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX DPR RI bersama Kepala BGN Sudaryono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

"Sudahlah, taruhan sama saya. Keracunan pasti akan terjadi karena memang variabel-variabel yang menuju pada tata kelola makanan siap saji yang dari awal sudah kita warning, yakni gunakan Perpres 82, SLHS, HACCP, libatkan Badan POM, libatkan pemerintah daerah. Itu enggak dipenuhi, BGN mau main sendiri, vertikal, seragam, serentak," ujar Edy dalam rapat.

Menurut Edy, persoalan keracunan bukan sekadar insiden teknis. Pengelolaan makanan siap saji dalam skala besar memiliki variabel yang jauh lebih kompleks sehingga membutuhkan koordinasi lintas sektor.

Ia menyoroti besarnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mencapai sekitar 27.000 unit. Jumlah tersebut dinilai membuat pengawasan menjadi tantangan besar, terlebih dapur MBG harus memproduksi dan mendistribusikan makanan dalam jumlah masif setiap hari.

"Ini kan indikator penting. Bu Arum, Pak Kepala ke depan pasti masih sibuk ngurusi keracunan. Sudahlah, taruhan sama saya. Taruhan sama saya. Apakah ini dianggap gampang? Tidak, Pak. Variabelnya kompleks. Kita enggak bisa dengan yakin bahwa ini keracunan nggak akan terjadi. Saya bandingkan ngelola satu Puskesmas dengan ngelola satu dapur, lebih rumit satu dapur, Pak,” tuturnya.

Puluhan Siswa Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis di Kota Bogor [Ist]
Puluhan Siswa Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis di Kota Bogor [Ist]

Soroti Kompetensi Pengelola Dapur

Selain desain program, Edy menyoroti kompetensi sumber daya manusia yang mengelola dapur MBG.

baca juga

Dia menilai masih banyak personel yang bekerja di dapur MBG tidak memiliki latar belakang pengolahan makanan siap saji. Kondisi itu, menurut dia, menjadi salah satu variabel yang harus diperhitungkan BGN untuk mencegah persoalan keamanan pangan.

Edy meminta Sudaryono memanfaatkan 100 hari pertama kepemimpinannya untuk melakukan pembenahan terhadap desain manajemen strategis BGN.

"Ini sulit, Pak. Jadi mohon saya tidak menakut-nakuti tapi ini menjadi warning kita semua. Jadi Pak kalau presentasi anggaran seperti ini, itu manajemen strategi datanya mateng dulu sampai 100 halaman baru kemudian muncul anggaran," tegasnya.

Meski mengkritik keras tata kelola MBG, Edy memastikan Komisi IX DPR tetap mendukung program tersebut. Namun, dukungan itu disertai catatan agar program benar-benar mampu mencapai tujuan intervensi gizi melalui perencanaan dan tata kelola yang matang.

Dalam RDP tersebut, BGN memaparkan pagu anggaran 2027 sebesar Rp240,20 triliun.

Anggaran itu terbagi dalam dua program utama, yakni Program Pemenuhan Gizi Nasional sebesar Rp232,88 triliun atau 96,95 persen dan Program Dukungan Manajemen sebesar Rp7,33 triliun atau 3,05 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alarm Keras untuk Prabowo! 1.742 Siswa dan Guru Keracunan MBG, Tata Kelola Bobrok Disorot

Alarm Keras untuk Prabowo! 1.742 Siswa dan Guru Keracunan MBG, Tata Kelola Bobrok Disorot

News | Kamis, 03 September 2026 | 20:23 WIB

BGN Akan Tempati Graha Merah Putih Telkom, Sudaryono: Insyaallah 1-2 Bulan Pindah

BGN Akan Tempati Graha Merah Putih Telkom, Sudaryono: Insyaallah 1-2 Bulan Pindah

News | Kamis, 03 September 2026 | 20:04 WIB

Kasus Keracunan MBG Disorot, BGN Diminta Investigasi Dugaan Persaingan Bisnis!

Kasus Keracunan MBG Disorot, BGN Diminta Investigasi Dugaan Persaingan Bisnis!

News | Kamis, 03 September 2026 | 19:52 WIB

Terkini

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:48 WIB

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

Kalbar | Selasa, 15 September 2026 | 10:47 WIB

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 10:42 WIB

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:39 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:34 WIB

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:32 WIB

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:30 WIB

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

×