Aparat Diduga Biarkan Ormas 'Pukul' Demonstran, Aktivis: Taktik Orde Baru yang Berbahaya!

Muhamad Yasir

Kamis, 03 September 2026 | 21:22 WIB
Aparat Diduga Biarkan Ormas 'Pukul' Demonstran, Aktivis: Taktik Orde Baru yang Berbahaya!
Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Jakarta, Kamis (3/9/2026). [Suara.com/Alif Bintang]
baca 10 detik
  • Sejumlah aktivis mengkritik pelibatan ormas dalam penanganan demo 27 Agustus 2026.
  • Polisi atau TNI diduga memobilisasi ormas untuk memukul gerakan demonstran.
  • Aparat juga diduga melakukan pembiaran dan kerja sama dengan ormas  yang memicu kekerasan.

Suara.com - Pelibatan organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam penanganan unjuk rasa pada Kamis (27/8/2026) menuai kritik dari sejumlah aktivis. Mereka khawatir keterlibatan kelompok sipil dalam menghadapi demonstran justru memicu konflik horizontal di tengah masyarakat.

Kekhawatiran itu juga disertai dugaan adanya pola lama seperti Pam Swakarsa pada era Orde Baru, ketika kelompok sipil dilibatkan untuk menghadapi gerakan massa.

Dosen Hukum Binus University, Ahmad Sofian, menilai pola penanganan demonstrasi pada Agustus lalu memiliki kemiripan dengan situasi menjelang berakhirnya Orde Baru. Dia menduga ada mobilisasi kelompok sipil yang kemudian diarahkan untuk berhadapan dengan para pengunjuk rasa.

"Untuk memukul unjuk rasa yang dijamin oleh undang-undang dan Undang-Undang Dasar. Kekuatan (ormas) itu digunakan lagi," kata Ahmad saat menyampaikan kuliah jalanan pada Aksi Kamisan di Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Ahmad menduga kelompok sipil yang dikerahkan dalam aksi Agustus lalu merupakan kelompok yang mengenakan ikat kepala putih seperti yang ramai diberitakan.

Dia menduga kelompok tersebut bisa saja diorganisir oleh kepolisian maupun militer dengan memanfaatkan kelompok sipil yang dinilai pragmatis untuk menghadapi demonstran.

Menurut Ahmad, jika dugaan tersebut terbukti, persoalannya tidak cukup dilihat sebagai tindak pidana biasa. Sebab, terdapat dugaan penggunaan kekuatan sipil untuk menghadapi gerakan yang menyampaikan pendapat dan menuntut perubahan.

"Nah, di dalam peristiwa yang Agustus, polanya adalah menggunakan kekuatan sipil yang pragmatis tadi dipersenjatai untuk memukul gerakan-gerakan kebebasan menyampaikan pendapat, melakukan perubahan," kata dia.

Diduga Ada Pembiaran

baca juga

Kritik serupa disampaikan perwakilan Serikat Tahanan Politik (Setapol), Khariq Anhar. Pegiat media sosial itu juga menilai pelibatan ormas dalam penanganan aksi Agustus lalu mengingatkan pada pola Pam Swakarsa.

Khariq menduga terdapat upaya mengalihkan kemarahan masyarakat terhadap aparat yang selama ini dianggap represif kepada kelompok ormas.

Dugaan itu muncul karena, menurut dia, polisi terkesan membiarkan kedatangan sejumlah ormas yang membawa senjata tumpul maupun tajam.

"Kita menduga ada kerja sama antara polisi dengan ormas ini," kata dia.

Khariq juga menyayangkan keterlibatan ormas dalam aksi tersebut justru disebut berujung pada kekerasan terhadap warga sekitar.

Karena itu, mantan tahanan politik 2025 tersebut meminta kepolisian mengusut dugaan pembiaran maupun kemungkinan keterlibatan aparat dalam pengerahan kelompok sipil selama rangkaian demonstrasi pada Agustus lalu.

Reporter: Alif Bintang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Aktor Intelektual Kerusuhan Jakarta? Polisi Cium Aroma Mobilisasi Terorganisir

Ada Aktor Intelektual Kerusuhan Jakarta? Polisi Cium Aroma Mobilisasi Terorganisir

News | Rabu, 02 September 2026 | 18:00 WIB

Sketsa Wajah Rampung, Polisi Kantongi Hasil Visum Korban Pengeroyokan di Pejompongan

Sketsa Wajah Rampung, Polisi Kantongi Hasil Visum Korban Pengeroyokan di Pejompongan

News | Rabu, 02 September 2026 | 16:09 WIB

Polisi Tegaskan Ormas Tak Boleh Lampaui Wewenang Aparat Saat Tangani Demo

Polisi Tegaskan Ormas Tak Boleh Lampaui Wewenang Aparat Saat Tangani Demo

News | Rabu, 02 September 2026 | 15:34 WIB

Terkini

Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me

Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'

Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'

Surakarta | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Diguyur Hujan Deras, Situasi Terkini Bundaran HI: Massa Bertahan, Jalur Ditutup

Diguyur Hujan Deras, Situasi Terkini Bundaran HI: Massa Bertahan, Jalur Ditutup

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Terus Kembangkan Inovasi Transformasi Digital, Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026

Terus Kembangkan Inovasi Transformasi Digital, Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:39 WIB

AI Mulai Masuk Ruang Kelas, Guru Harus Ajarkan Siswa Cara Cek Fakta

AI Mulai Masuk Ruang Kelas, Guru Harus Ajarkan Siswa Cara Cek Fakta

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:36 WIB

Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla

Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Muka Tegang Polisi Hadapi Pendemo 28 Oktober, Diuji Nahan Ketawa dengan Atraksi Sepeda Muter

Muka Tegang Polisi Hadapi Pendemo 28 Oktober, Diuji Nahan Ketawa dengan Atraksi Sepeda Muter

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Masih Proses Transisi, Impor Migas Lewat Lemigas Belum Berjalan

Masih Proses Transisi, Impor Migas Lewat Lemigas Belum Berjalan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:28 WIB

UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR

UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:26 WIB

×