Lapor Kerja Wantimpres ke Jokowi, Wiranto Tak Ingin Beri Nasihat Duplikasi

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 22 Januari 2020 | 19:55 WIB
Lapor Kerja Wantimpres ke Jokowi, Wiranto Tak Ingin Beri Nasihat Duplikasi
Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto mengatakan pihaknya tak ingin memberikan nasihat atau pertimbangan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mirip dengan kementerian/instansi. Hal ini disampaikan Wiranto saat melaporkan kerja Wantimpres yang sudah dilakukan selama kurang lebih satu bulan ke Presiden Jokowi.

"Yang pasti kami tidak ingin nasihat dan pertimbangan kami kepada presiden itu duplikasi, tumpang tindih dengan instrumen lain yang dimiliki presiden apakah Kementerian, lembaga, Mabes TNI BIN, kemudian staf ahli beliau (Jokowi)," ujar Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Wiranto menilai jika Wantimpres hanya memberi masukan yang sama kepada Jokowi, pihaknya tidak bisa menjalankan perannya sebagai Wantimpres.

Karena itu Wiranto sudah menyampaikan kepada Jokowi bahwa nasihat atau pertimbangan yang diberikan berbeda dengan kementerian/lembaga di pemerintahan.

"Saya kira enggak bisa kalau kami hanya sama dengan para menteri, kepala lembaga maka kami tidak bisa memerankan itu dengan baik. Maka kami sudah melaporkan Presiden 'pak yang kami lakukan tentu akan berbeda dengan apa yang bapak terima' masukan dari kementerian dan lembaga maupun badan-badan lain yang membantu beliau," ucap dia.

Wiranto menuturkan nasihat atau pertimbangan yang diberikan kepada Jokowi tidak bersifat menggurui, namun mengingatkan Jokowi dalam tataran strategis maupun sasaran teknis.

"Tentu sifat dari apa yang kami sampaikan itu tidak menggurui tapi mengingatkan kepada kepala negara, kepala pemerintahan hal-hal yang mungkin perlu kami sampaikan dalam tataran strategis maupun sasaran teknis," kata dia.

"Kalau bicara teknis ya barangkali kami juga ingin menemukan sumbatan-sumbatan birokrasi sehingga kebijakan presiden tidak terealisasi di lapangan," Wiranto menambahkan.

Wantimpres kata Wiranto, juga akan mencoba mencari masalah-masalah aktual terkini yang ada hubungannya dengan kebijakan Presiden.

baca juga

"Kami juga bisa untuk memikirkan terobosan-terobosan baru yang barangkali belum sempat dipikirkan presiden. Presiden kan ingin kita tidak boleh dia berjalan linier, nggak boleh berjalan alon-alon asal kelakon, tapi ada lompatan-lompatan. Sehingga negara ini atau rakyat Indonesia bisa ada akselerasi, sejajar dengan negara maju," kata Wiranto.

Tak hanya itu, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan itu menyebut Wantimpres juga membantu menemukan kebijakan baru dan membantu menjelaskan ke berbagai kalangan terkait kebijakan pemerintah yang disalah artikan.

"Kebijakan yang maunya baik tetapi diterima di publik itu sudah ya sudah berbeda sehingga penerimanya jadi negatif. Kami juga tentu punya kewajiban untuk meluruskan itu meluruskan kebijakan-kebijakan yang diterima salah di kalangan-kalangan itu," tutur Wiranto.

Salah satu kebijakan pemerintah baru-baru ini yang harus diluruskan yakni mengenai RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja.

Karena itu pihaknya membuka komunikasi dengan semua pihak termasuk para buruh yang menolak pembahasan RUU Omnibus Law.

"Ya pasti semua elemen masyarakat yang kami anggap perlu kami dengar masukannya, Kami dengar aspirasinya, kami dengar harapannya itu kami datangi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dituduh Jadi Dalang Rekayasa Kasus, Begini Balasan Wiranto ke Kilvan Zen

Dituduh Jadi Dalang Rekayasa Kasus, Begini Balasan Wiranto ke Kilvan Zen

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 18:18 WIB

Merasa Dizalimi, Kivlan Zen: Itu Rekayasa Polri dan Instruksi Wiranto

Merasa Dizalimi, Kivlan Zen: Itu Rekayasa Polri dan Instruksi Wiranto

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 17:21 WIB

Kivlan Zen Sebut Ketua Wantimpres Wiranto sebagai Koruptor

Kivlan Zen Sebut Ketua Wantimpres Wiranto sebagai Koruptor

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 16:50 WIB

Terkini

Konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid saat Uji Coba di Jalur Perkotaan

Konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid saat Uji Coba di Jalur Perkotaan

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 14:53 WIB

Pemprov Sulsel Minta Kemensos Buka Data Judi Online: Jangan Jadikan Rakyat Korban

Pemprov Sulsel Minta Kemensos Buka Data Judi Online: Jangan Jadikan Rakyat Korban

Sulsel | Kamis, 17 September 2026 | 14:52 WIB

Ironi Pariwisata Jogja, Kampus Sepi Peminat, Industri Justru Kekurangan SDM Kompeten

Ironi Pariwisata Jogja, Kampus Sepi Peminat, Industri Justru Kekurangan SDM Kompeten

Jogja | Kamis, 17 September 2026 | 14:52 WIB

Dari Pace ke Recovery, Garmin Ubah Cara Smartwatch Membaca Kondisi Tubuh

Dari Pace ke Recovery, Garmin Ubah Cara Smartwatch Membaca Kondisi Tubuh

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 14:49 WIB

Harga Helm INK Mulai Berapa? Ini 6 Rekomendasi dari Tipe Half Face hingga Full Face Lengkap

Harga Helm INK Mulai Berapa? Ini 6 Rekomendasi dari Tipe Half Face hingga Full Face Lengkap

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 14:49 WIB

Prabowo Bakal Perberat Sanksi Perusahaan Penyebab Karhutla: Ini Terorisme Ekologi

Prabowo Bakal Perberat Sanksi Perusahaan Penyebab Karhutla: Ini Terorisme Ekologi

News | Kamis, 17 September 2026 | 14:45 WIB

Kupas Lirik 'Dunia yang Nanti', Ternyata Bukan Cuma Lagu Kaum 'Just Friend'

Kupas Lirik 'Dunia yang Nanti', Ternyata Bukan Cuma Lagu Kaum 'Just Friend'

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 14:45 WIB

Ratusan Musisi Siap Guncang Pestapora 2026, Ini Daftar Line Up Hari Pertama hingga Ketiga

Ratusan Musisi Siap Guncang Pestapora 2026, Ini Daftar Line Up Hari Pertama hingga Ketiga

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 14:43 WIB

5 Cara Membersihkan Kipas Angin Berdebu Tebal Tanpa Membongkar

5 Cara Membersihkan Kipas Angin Berdebu Tebal Tanpa Membongkar

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:42 WIB

Anak Balita Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual di Sleman

Anak Balita Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual di Sleman

Jogja | Kamis, 17 September 2026 | 14:41 WIB

×