CEK FAKTA: Vaksin Sebabkan Autisme Pada Anak, Benarkah?

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Jum'at, 24 Januari 2020 | 17:17 WIB
CEK FAKTA: Vaksin Sebabkan Autisme Pada Anak, Benarkah?
Unggahan soal vaksin bisa sebabkan autisme anak. (turnbackhoax.id)

Suara.com - Isu vaksin bisa sebabkan autisme kembali beredar di WhatsApp dan Facebook belum lama ini.

Isu tersebut mencuat lewat unggahan akun Facebook Ega, Senin (21/1/2020). Ia menuliskan narasi panjang mengenai anaknya yang didiagnosa mengidap Autisme Spectrum Disorder karena mendapat vaksinasi.

Berikut cuplikan narasi tersebut

...Bagian satu, bab 3, dari buku itu (Children with Starving Brains karangan Jaquelyn McCandless, MD) benar2 membuat sy menangis.

Selama 6 bln pertama hidupnya (Aug 2001-Feb 2002), Joey (anak Ega)memperoleh 3x suntikan vaksin Hepatitis B, dan 3x suntikan vaksin HiB. Menurut buku tsb (hal 54-55) ternyata dua macam vaksin yang diterima anak saya dalam 6 bulan pertama hidupnya itu positif mengandung zat pengawet, “Thimerosal”, yang terdiri dr Etilmerkuri yang menjadi penyebab utama sindrom Autisme Spectrum Disorder yang meledak sejak awal thn 1990-an.

Vaksin yang mengandung Thimerosal itu sendiri sudah dilarang di Amerika sejak akhir thn 2001. Alangkah sedihnya saya, anak yang saya tunggu kehadirannya selama 6 tahun, dilahirkan dan divaksinasi di sebuah rumah sakit besar yg bagus, terkenal, dan mahal di Karawaci Tangerang, dgn harapan memperoleh treatment yang terbaik, ternyata malah "diracuni" oleh Mercuri dengan selubung vaksinasi.

Beruntung saya masih bisa memberi ASI sampai sekarang, sehingga Joey tidak menderita Autisme yang parah. Tetapi tetap saja, sampai sekarang dia belum bicara, harus diet pantang gluten dan casein, harus terapi ABA, okupasi, dan nampaknya harus dibarengi dengan diet supplemen yang keseluruhannya sangat besar biayanya...

Unggahan soal vaksin bisa sebabkan autisme anak. (turnbackhoax.id)
Unggahan soal vaksin bisa sebabkan autisme anak. (turnbackhoax.id)

Lantas benarkah vaksin sebabkan autisme?

Penjelasan

baca juga

Hasil penelusuran turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, unggahan tersebut keliru.

Soal vaksin bisa menyebabkan autisme merupakan hoaks yang kembali beredar. Hal itu dikonfirmasi Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan dr. Anung Sugihantono, M. Kes.

"Itu berita hoaks sejak tahun 2015 yang lalu," kata dr Anung.

Senada dengan itu, Pakar tumbuh kembang anak, Prof. Dr. dr. Soedjatmiko, SpA(K), M.Si secara tegas membantah anggapan tentang vaksin bisa menyebabkan autisme.

Prof. Soedjatmiko mengungkap kabar itu disebarkan oleh peneliti mantan dokter bedah Andrew Wakefield yang melakukan penelitian dengan beberapa anak.

Anak-anak itu disebut Wakefield menjadi autis lantaran menerima vaksin, tapi setelah diaudit Wakefield ternyata melakukan sejumlah kecurangan dan kekeliruan dalam penelitiannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Amerika Serikat sedang Mengembangkan Vaksin untuk Virus Corona Baru

Ilmuwan Amerika Serikat sedang Mengembangkan Vaksin untuk Virus Corona Baru

Health | Kamis, 23 Januari 2020 | 10:48 WIB

Virus Corona Menghantui Indonesia, Kemenkes: Kami Siap Hadapi

Virus Corona Menghantui Indonesia, Kemenkes: Kami Siap Hadapi

Health | Rabu, 22 Januari 2020 | 20:16 WIB

Tak Perlu Panik, Begini Penanganan Anak yang Demam setelah Divaksin

Tak Perlu Panik, Begini Penanganan Anak yang Demam setelah Divaksin

Health | Selasa, 21 Januari 2020 | 15:41 WIB

Anak Demam setelah Diberi Vaksin, Apakah Termasuk Normal?

Anak Demam setelah Diberi Vaksin, Apakah Termasuk Normal?

Health | Selasa, 21 Januari 2020 | 14:38 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×