Ilmuwan Amerika Serikat sedang Mengembangkan Vaksin untuk Virus Corona Baru

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 23 Januari 2020 | 10:48 WIB
Ilmuwan Amerika Serikat sedang Mengembangkan Vaksin untuk Virus Corona Baru
Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)

Suara.com - Ilmuwan Amerika sedang berupaya mengembangkan vaksin untuk melawan virus corona yang saat ini telah menewaskan setidaknya 17 orang di China dan telah menginfeksi lebih dari 500 orang.

Wabah infeksi pernapasan seperti pneumonia ini pun memicu ketakutan di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat. Terlebih ada dugaan penemuan kasus di Meksiko, Kolombia, Inggris dan Australia.

Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum menetapkan masalah ini sebagai kondisi darurat kesehatan global. Sebab, mereka masih membutuhkan data lebih lanjut untuk melangkah pada tahap tersebut.

Inilah sebabnya, WHO meminta untuk mengadakan pertemuan darurat lagi pada Kamis (23/1/2020) untuk membahas kasus ini lebih lanjut.

Penyakit baru, yang masih disebut sebagai 2019-nCoV, masih termasuk dalam keluarga virus yang sama dengan penyebab SARS. Sebuah penyakit yang juga mewabah di China pada 2003 dan menewaskan 774 orang di seluruh dunia.

Ilustrasi Vaksin [Shutterstock]
Ilustrasi Vaksin [Shutterstock]

Tetapi, ilmuwan mengatakan kemungkinan butuh bertahun-tahun sebelum vaksin ini sesuai dengan virus baru dan mulai dilakukan pengujian keamanan, kata dr. Peter Hotez dari Baylor College of Medicine.

Sebenarnya, vaksin itu telah dibuat pada awal 2000-an, ketika coronavirus yang saat itu menyebabkan sindrom pernapasan akut parah muncul sebagai ancaman serius untuk yang pertama kalinya.

"Setelah masing-masing epidemi ini, komunitas ilmiah, termasuk kelompok kami, merespon dan mengembangkan vaksin prototipe itu. Tapi ketika ancaman itu mereda, komunitas investigasi tidak lagi ingin terus berkontribusi," jelas dr. Hotez.

Dr. Hotez juga mengatakan, untuk pengembangan vaksin ini masih membutuhkan proses yang panjang.

baca juga

"Kita harus melakukan banyak pengujian keamanan, toksikologi formal, melalui otoritas pengawas nasional... masih banyak kerusakan bahkan sebelum (vaksin) ini bisa mulai diuji coba klinis pada manusia," sambungnya, dilansir Daily Mail.

"Tidak ada yang cepat tentang vaksin.. meskipun segala sesuatunya dapat dipercepat jika hal itu ternyata menjadi keadaan darurat kesehatan masyarakat yang nyata," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Tunda Deklarasi Virus Corona Kondisi Darurat Kesehatan Global, Mengapa?

WHO Tunda Deklarasi Virus Corona Kondisi Darurat Kesehatan Global, Mengapa?

Health | Kamis, 23 Januari 2020 | 09:41 WIB

Virus Corona Diduga Bisa Menyebar Lewat Kelelawar, Ini Temuan Penelitian

Virus Corona Diduga Bisa Menyebar Lewat Kelelawar, Ini Temuan Penelitian

Health | Kamis, 23 Januari 2020 | 08:00 WIB

Timeline Wabah Virus Corona dari China, Kasusnya Makin Bertambah!

Timeline Wabah Virus Corona dari China, Kasusnya Makin Bertambah!

Health | Kamis, 23 Januari 2020 | 07:40 WIB

Terkini

69 Korban Selamat Kapal Virgo Tiba di Banjarmasin, Langsung Jalani Pemeriksaan Medis

69 Korban Selamat Kapal Virgo Tiba di Banjarmasin, Langsung Jalani Pemeriksaan Medis

News | Senin, 14 September 2026 | 07:08 WIB

BPH Migas Beberkan Alasan SPBU di Makassar Terus Diserbu Warga

BPH Migas Beberkan Alasan SPBU di Makassar Terus Diserbu Warga

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 07:07 WIB

Belajar dari Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, IABI Ingatkan Risiko Arus dan Cuaca di Laut

Belajar dari Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, IABI Ingatkan Risiko Arus dan Cuaca di Laut

News | Senin, 14 September 2026 | 07:00 WIB

Posko Kesehatan Pelabuhan Trisakti Tangani Korban Virgo Transport 8

Posko Kesehatan Pelabuhan Trisakti Tangani Korban Virgo Transport 8

Foto | Senin, 14 September 2026 | 07:00 WIB

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di  SPBU Makassar Mulai Melandai

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di SPBU Makassar Mulai Melandai

News | Senin, 14 September 2026 | 06:55 WIB

Bukan Hanya Merah dan Biru, Ini Arti Warna Api yang Jarang Diketahui

Bukan Hanya Merah dan Biru, Ini Arti Warna Api yang Jarang Diketahui

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 06:49 WIB

Ramalan 12 Shio Hari Ini 14 September 2026 Lengkap: Arah Baru Bawa Kejutan

Ramalan 12 Shio Hari Ini 14 September 2026 Lengkap: Arah Baru Bawa Kejutan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 06:40 WIB

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

×