PDIP Disebut Kerahkan Buzzer untuk Serang Andi Arief, Eva Sundari: Ngarang!

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Jum'at, 24 Januari 2020 | 18:09 WIB
PDIP Disebut Kerahkan Buzzer untuk Serang Andi Arief, Eva Sundari: Ngarang!
Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief tiba di gedung Badan Narkotika Nasional (BNN). (Suara.com/ Yosea Arga Pramudita)

Suara.com - Politikus Partai Demokrat Andi Arief mengaku diserang oleh buzzer bayaran yang disebutnya khusus dikerahkan oleh pihak PDI Perjuangan. Ia merasa diserang oleh buzzer usai mencuit terkait tersangka kasus suap yang juga Caleg PDIP Harun Masiku.

Terkait itu, Politikus PDI Perjuangan Eva Sundari buka suara. Eva mengatakan bahwa tudingan menyoal buzzer tersebut hanya karangan Andi Arief semata.

"Ada yang (kasih info) ngarang, lalu dikasih ke AA. Masak follower dikit gitu dibayar," ujar Eva saat dihubungi Suara.com, Jumat (24/1/2020).

Meski membantah tudingan yang dilayangkan Andi Arief, namun Eva tidak memungkiri bahwa PDI Perjuangan juga memiliki buzzer dan influencer sebagai tim media sosial yang ada di partai.

Buzzer tersebut, kata Eva, sudah ada bahakn sebelum penyelenggaraan Pemilu 2019.

"Setahuku, sejak sebelum pileg dan pilpres PDIP sudah punya pasukan udara yang terorganisir dan besar karena memang pembentukannya melalui struktur partai. Bahkan DPP bikin pelatihan khusus para utusan DPC untuk menggerakkan pasukan media," kata Eva.

Adapun buzzer yang dimaksud Eva merupakan para kader PDIP itu sendiri yang bekerja secara suka rela. Mereka diberdayakan untuk menjadi bagian dari tim media sosial.

"Tidak dibayar karena kader sendiri. Bayangin dong 500 lebih DPC dan 34 Provinsi ada tim sosmed. Mereka buzzer dan influenzer yang standby on call," ujar Eva.

Sementara itu, terkait munculnya sejumlah akun yang dikategorikan dan masuk dalam daftar buzzer PDIP, Eva mengaku tak mengenal akun-akun tersebut.

baca juga

"Setahuku di group influenzer ku isinya aktivis partai sih," kata Eva.

Sebelumnya, Politikus Partai Demokrat Andi Arief mengaku kaget dengan sikap PDI Perjuangan soal kasus suap yang menyeret nama Harun Masiku.

Harun ditetapkan sebagai tersangka suap penggantian anggota DPR Pengganti Antarwaktu (PAW) 2019-2024 kepada eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Terkait kasus tersebut, Andi memberikan komentar lewat cuitan di jejaring Twitter pribadinya.

Ia mengatakan, mestinya PDI Perjuangan berterima kasih kepadanya karena telah mengungkap kecurangan kader partainya, bukan malah sebaliknya memberikan serangan.

"Sikap PDIP mengagetkan. Harusnya saya dapat ucapan terima kasih karena memberi info praktek kotor bebrapa kadernya dalam OTT Wahyu dkk," cuitnya seperti dikutip Suara.com, Kamis (23/1/2020).

Tak cukup sampai di situ, Andi menuding PDI Perjuangan sengaja membayar buzzer untuk menyerangnya dan melakukan intimidasi lewat Henry Yosodiningrat.

"Bukan malah bayar buzzer serang balik, apalagi mengunakan Henriyosodiningrat untuk coba-coba intimidasi kekerasan," imbuh Andi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasto Sanjung Harun Masiku Buronan KPK sebagai Kader Terbaik PDIP

Hasto Sanjung Harun Masiku Buronan KPK sebagai Kader Terbaik PDIP

News | Jum'at, 24 Januari 2020 | 17:58 WIB

Usai Salah Kasih Info, Imigrasi Bentuk Tim Cari Buronan KPK Harun Masiku

Usai Salah Kasih Info, Imigrasi Bentuk Tim Cari Buronan KPK Harun Masiku

News | Jum'at, 24 Januari 2020 | 17:19 WIB

Yasonna Salah Infokan Posisi Buronan KPK, Jokowi: Hati-hati Kasih Statement

Yasonna Salah Infokan Posisi Buronan KPK, Jokowi: Hati-hati Kasih Statement

News | Jum'at, 24 Januari 2020 | 16:27 WIB

Diperiksa KPK, Sekjen PDIP Hasto: Harun Masiku Dapat Beasiswa Ratu Inggris

Diperiksa KPK, Sekjen PDIP Hasto: Harun Masiku Dapat Beasiswa Ratu Inggris

News | Jum'at, 24 Januari 2020 | 16:20 WIB

Terkini

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:32 WIB

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:26 WIB

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB