Selain Diminta Mundur, DPP Berkarya Juga Sebut Priyo Gagal Jadi Sekjen

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 24 Januari 2020 | 22:35 WIB
Selain Diminta Mundur, DPP Berkarya Juga Sebut Priyo Gagal Jadi Sekjen
Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Priyo Budi Santoso. (Suara.com/M. Yasir)

Suara.com - DPP Partai Berkarya meminta Priyo Budi Santoso untuk mundur dari jabatan Sekretaris Jenderal partai. Mereka khawatir jika nantinya Priyo benar terlibat kasus korupsi pengadaan Alquran.

Selain itu DPP Partai Berkarya juga menilai Priyo gagal menjalankan tugasnya sebagai sekjen. Hal itu disampaikan Ketua DPP Partai Berkarya Andi Badaruddin Picunang, Jumat (24/1/2020).

Andi mengatakan kasus korupsi pengadaan Alquran tersebut sebenarnya berlangsung pada 2011. Namun muncul kembali karena kasusnya dilanjutkan oleh KPK.

"Momentum hari ini adanya pemberitaan kasus di KPK itu memicu kami beberapa teman-teman di DPP untuk rembuk untuk membicarakan hal-hal yang sangat sensitif bagi kami," kata Andi di Kantor DPP Partai Berkarya, Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, Jumat (24/1/2020).

Meskipun Priyo disebut terlibat ketika dirinya masih menjadi bagian dari Partai Golkar, namun tidak dapat dipungkiri nama Partai Berkarya pun ikut terseret. Hal tersebut yang menjadi pembahasan hangat di lingkungan kader.

DPP Berkarya pun akhirnya melakukan rapat untuk memutuskan sikap terkait keterlibatan Priyo dan Ketua DPP Vasco Ruseimy di kasus korupsi yang menelan kerugian belasan miliar rupiah itu.

Priyo dan Vasco sempat diundang dalam rapat itu, namun keduanya tidak hadir tanpa meninggalkan pesan.

Setelah melakukan rapat, DPP Berkarya akhirnya memutuskan untuk meminta Ketua Umumnya yakni Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto untuk menonaktifkan Priyo dan Vasco dari jabatannya masing-masing.

Menjelang pelaksanaan Pilkada 2020 dan Pemilu 2024, Partai Berkarya enggan mendapatkan olok-olokan dari partai lain hanya karena masalah itu.

Terlebih Andi mengungkapkan kalau sosok Priyo bukanlah sekjen yang dianggap berhasil. Ia menyebut kalau Priyo gagal mencapai target partai.

"Kinerja beliau di partai ini oleh teman-teman tahu bahwa target dari partai ini sangat jauh dari apa yang ditargetkan. Jadi kami anggap gagal," ujarnya.

Atas dua alasan itulah DPP Partai Berkarya akan memberikan rekomendasi baik secara tertulis maupun tidak tertulis kepada Tommy untuk menonaktifkan Priyo serta Vasco.

"Kami mendesak kepada ketua umum agar segera pak Priyo di nonaktifkan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ingin Jadi Olok-olokan Lawan Politik, Kader Berkarya Minta Priyo Mundur

Tak Ingin Jadi Olok-olokan Lawan Politik, Kader Berkarya Minta Priyo Mundur

News | Jum'at, 24 Januari 2020 | 20:38 WIB

Saat Gabung ke Berkarya, Priyo Sempat Disinggung Kasus Pengadaan Alquran

Saat Gabung ke Berkarya, Priyo Sempat Disinggung Kasus Pengadaan Alquran

News | Jum'at, 24 Januari 2020 | 20:18 WIB

Terseret Kasus Korupsi Alquran, Partai Berkarya Minta Priyo Budi Mundur

Terseret Kasus Korupsi Alquran, Partai Berkarya Minta Priyo Budi Mundur

News | Jum'at, 24 Januari 2020 | 20:15 WIB

Khawatir Jadi Gorengan Politik, Partai Berkarya Persilakan KPK Usut Priyo

Khawatir Jadi Gorengan Politik, Partai Berkarya Persilakan KPK Usut Priyo

News | Jum'at, 24 Januari 2020 | 17:29 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB