Terseret Kasus Korupsi Alquran, Partai Berkarya Minta Priyo Budi Mundur

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 24 Januari 2020 | 20:15 WIB
Terseret Kasus Korupsi Alquran, Partai Berkarya Minta Priyo Budi Mundur
Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Priyo Budi Santoso. (Suara.com/M. Yasir)

Suara.com - Dewan Pengurus Pusat Partai Berkarya merekomendasikan agar Sekretaris Jenderal Priyo Budi Santoso dan Ketua DPP Vasco Ruseimy dinonaktifkan dari jabatannya. Hal itu dikarenakan nama Priyo masih tersangkut dalam kasus korupsi pengadaan Alquran.

Rekomendasi itu diputuskan DPP Berkarya dalam rapat, Jumat (24/1/2020). Ketua DPP Partai Berkarya Andi Badaruddin Picunang mengatakan, rekomendasi itu akan diserahkan ke Ketua Umum Berkarya Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.

"Sebagian besar teman-teman merekomendasikan menonaktifkan dulu bapak Priyo Budi Santoso selaku sekjen," kata Andi di Kantor DPP Berkarya, Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, Jumat.

Kasus korupsi pengadaan Alquran itu terjadi pada tahun 2011. Kasus hukumnya sudah selesai, dengan eks Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Fahd El Fouz menjadi terpidana.

Namun, dalam persidangan, nama Vasco dan Priyo sempat disebut telah menerima sejumlah uang dari proyek pengadaan laboratorium komputer dan Alquran di Kementerian Agama.

Pada saat itu, Priyo masih menjadi bagian dari Partai Golkar. Akan tetapi, Partai Berkarya berkeberatan karena kasus korupsi pengadaan Alquran itu juga turut membawa nama partainya.

"Ini untuk ke depan sangat menghambat sekali dengan hormat kami minta ke Pak Priyo untuk legawa meletakkan jabatan sebagai sekjen," ujarnya.

Rekomendasi itu diberikan dalam bentuk lisan maupun tulisan kepada Tommy Soeharto selaku ketua umum.

"Hari ini kami sampaikan, nanti keputusan resmi dari ketua umum.”

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Khawatir Jadi Gorengan Politik, Partai Berkarya Persilakan KPK Usut Priyo

Khawatir Jadi Gorengan Politik, Partai Berkarya Persilakan KPK Usut Priyo

News | Jum'at, 24 Januari 2020 | 17:29 WIB

Menang Lawan Tommy Soeharto, Sri Mulyani Selamatkan Uang Negara Rp 1,2 T

Menang Lawan Tommy Soeharto, Sri Mulyani Selamatkan Uang Negara Rp 1,2 T

Bisnis | Senin, 13 Januari 2020 | 16:36 WIB

Foto Lengkap Surat Rahasia Brawijaya yang Diduga Skenario Jatuhkan Gus Dur

Foto Lengkap Surat Rahasia Brawijaya yang Diduga Skenario Jatuhkan Gus Dur

Liks | Rabu, 08 Januari 2020 | 07:40 WIB

Majelis Tinggi Berkarya: Pertemuan dengan PKS Hanya Silaturahmi Biasa

Majelis Tinggi Berkarya: Pertemuan dengan PKS Hanya Silaturahmi Biasa

News | Rabu, 20 November 2019 | 11:33 WIB

Sebut Tak Ada Oposisi, Tommy Soeharto Dukung Pemerintah Asal...

Sebut Tak Ada Oposisi, Tommy Soeharto Dukung Pemerintah Asal...

News | Selasa, 19 November 2019 | 20:45 WIB

PKS - Partai Berkarya Sepakat Tolak Persekusi dan Kriminalisasi Ulama

PKS - Partai Berkarya Sepakat Tolak Persekusi dan Kriminalisasi Ulama

News | Selasa, 19 November 2019 | 19:34 WIB

Terima Tommy Soeharto Cs di DPP, Presiden PKS: Jangan Dipeluk Ya

Terima Tommy Soeharto Cs di DPP, Presiden PKS: Jangan Dipeluk Ya

News | Selasa, 19 November 2019 | 17:00 WIB

Sambangi DPP PKS, Partai Berkarya Ingin Berkoalisi di Pilkada

Sambangi DPP PKS, Partai Berkarya Ingin Berkoalisi di Pilkada

News | Selasa, 19 November 2019 | 13:24 WIB

PKS Bertemu Partai Berkarya Bahas Oposisi, Gerindra Ngaku Kebingungan

PKS Bertemu Partai Berkarya Bahas Oposisi, Gerindra Ngaku Kebingungan

News | Selasa, 19 November 2019 | 13:20 WIB

Terkini

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:23 WIB

×