Remaja Ngaku Disiksa Ibu Selama 8 Tahun: Dikepruk Balok hingga Piring

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Sabtu, 25 Januari 2020 | 19:20 WIB
Remaja Ngaku Disiksa Ibu Selama 8 Tahun: Dikepruk Balok hingga Piring
Ilustrasi

Suara.com - Seorang remaja di Samarinda, Kalimantan Timur mengaku menjadi korban kekerasan oleh ibu kandungnya sendiri selama delapan tahun.

Kasus tersebut baru terungkap, setelah korban membagikan unggahan di laman Facebook.

RM (16), inisial remaja tersebut, mengatakan dirinya dan dua saudara kandungnya menjadi sasaran amarah sang ibu selama delapan tahun terakhir.

Kisah sedih yang menimpa RM ini dibagikan oleh akun Facebook Yuni Rusmini, Sabtu (25/1/2020).

Dalam narasi yang dibagikan, RM mengaku ibunya sering melayangkan memukul bagian tubuhnya dengan benda keras seperti piring, patahan balok dan gagang sapu.

Tindakan kekerasan itu dilakukan sejak RM duduk di bangku kelas V SD sampai kini duduk di kelas XII SMK. Sang ibu sering meluapkan emosi dengan alasan yang tidak jelas.

Bahkan tak jarang, sang ibu melarang ketiga anak perempuannya tersebut makan hasil masakannya. Wanita itu meminta anak-anaknya untuk masak sendiri.

"Kami seperti anak tirinya, meski sebenarnya anak kandung. Kakak saya dipukul pakai balok dan gagang sapu di depan rumah tetangga bahkan di tempat umum," ungkap RM dalam narasi tersebut.

Tak hanya melakukan tindakan kekerasan, ibu RM juga dikatakan sering melontarkan kata-kata kasar dan enggan memberikan uang jajan kepada anak-anaknya. Hal itu membuat RM dan kakaknya terpaksa mencari uang untuk mencukupi kebutuhan.

Unggahan soal kisah RM. (Facebook/Yuni Rusmini)
Unggahan soal kisah RM. (Facebook/Yuni Rusmini)

Korban mengaku, sebenarnya ia dan kedua saudaranya seringkali menceritakan tindakan kekerasan ini kepada sang ayah yang bekerja sebagai buruh bangunan. Namun, pria itu enggan memberikan respons.

"Kami tunjukkan bekas luka lebam dan memar ke bapak. Tapi beliau meminta kami bersabar. Terus seperti itu," imbuh RM.

Karena saking tak kuasa menahan derita yang dialami, RM juga disebut sempat berencana ingin mengakhiri hidup.
Hingga pada suatu ketika RM memberanikan diri untuk curhat di media sosial.

Ia mencurahkan kejadian yang dialami kepada Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak (TRCPA). Mendapat aduan sedemkian rupa, tim tersebut langsung mengupayakan bantuan untuk RM dan kedua saudaranya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Sengaja Serempet Motor Pengendara Lain, Lelaki di Gamping Digetok Helm

Tak Sengaja Serempet Motor Pengendara Lain, Lelaki di Gamping Digetok Helm

Jogja | Sabtu, 25 Januari 2020 | 13:20 WIB

Usai Sebut Wali Kota Risma Kodok Betina, Akun Zikria Dzatil Tak Lagi Aktif

Usai Sebut Wali Kota Risma Kodok Betina, Akun Zikria Dzatil Tak Lagi Aktif

Jatim | Jum'at, 24 Januari 2020 | 18:22 WIB

Ejek Wali Kota Surabaya Risma sebagai Kodok Betina, Akun Ini Dipolisikan

Ejek Wali Kota Surabaya Risma sebagai Kodok Betina, Akun Ini Dipolisikan

Jatim | Jum'at, 24 Januari 2020 | 17:14 WIB

Facebook Mulai Uji Coba Mode Gelap di Android

Facebook Mulai Uji Coba Mode Gelap di Android

Tekno | Jum'at, 24 Januari 2020 | 17:03 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB