Wakil Bupati: Orangtua Siswa di Natuna Resah WNI Datang dari Wuhan

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 02 Februari 2020 | 15:26 WIB
Wakil Bupati: Orangtua Siswa di Natuna Resah WNI Datang dari Wuhan
Petugas medis bersiap untuk memeriksa kesehatan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China yang tiba di Pangkalan Udara Raden Sajad, Natuna, Kepulauan Riau, Minggu (2/2). [ANTARA FOTO/Kementerian Luar Negeri RI]

Suara.com - Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti menyebut kebanyakan orangtua siswa di Kabupaten Natuna resah dengan kedatangan WNI dari Wuhan, pusat virus corona. Sehingga pemerintah meliburkan semua sekolah di Natuna selama 15 hari.

hanya saja Ngesti mendoakan agar ratusan WNI yang diobservasi di Hanggar Lanud Raden Sadjad dalam kondisi yang sehat. Kendati saat ini tengah ditentang warga terkait penempatan lokasi observasi di Lanud Raden Sadjad, Ranai, Ngesti mengatakan pihaknya sudah mengambil langkah untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi.

"Kami mohon doa agar masyarakat (Natuna) menerima kondisi yang ada, agar saudara kita (WNI evakuasi) bisa selamat dan kenbali kekeluarga masing-masing," kata Ngesti, saat dihubungi Batamnews, Minggu (2/2/2020).

Ia juga meminta masyarakat Natuna untuk tetap tenang. Dikatakan Ngesti pemerintah pusat dalam tugas kemanusiaan. Pemda Natuna menurutnya juga sempat kaget Natuna dijadikan lokasi karantina observasi ratusan WNI dari Wuhan.

"Kami terus minta masyarakat untuk tenang tidak meningkatkan emosi. Sehingga kita bisa sama-sama menjalankan tugas kemanusiaan ini dengan amanah," tukasnya.

Pemkab Natuna sudah meliburkan sekolah selama 15 hari selama ratusan WNI dikarantina dan diobservasi di kawasan Lanud Raden Sadjad. "Kami ambil sikap itu untuk mengurangi tekanan mental masyarakat khususnya anak-anak," sebutnya.

Surat yang ditandatangi Sekda Natuna itu juga ditembuskan ke instansi terkait lainnya seperti, Dinas Pendidikan Provinsi Kepri hingga Kementerian Pendidikan.

"Setelah karantina dilakukan baru anak-anak kembali sekolah lagi. Karena informasi kedatangan WNI dari Wuhan tersebut cukup meresahkan orang tua. Anak-anak sangat rentan terhadap penyakit . Jadi yang utama kami utamakan dulu kesehatan anak-anak," tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, menyusul dijadikannya Natuna sebagai lokasi observasi, ratusan WNI yang dievakuasi dari Wuhan, China, Sekda Kabupaten Natuna, Wan Siswandi langsung mengeluarkan surat kepada sekolah-sekolah di sekitaran Pulau Bunguran.

Baca juga: WNI Evakuasi Wuhan Tiba di Natuna, Warga Bentrok dengan TNI di Dekat Bandara

baca juga

Edaran dengan nomor surat: 800/DISDIK/46/2020 itu dikeluarkan untuk sekolah-sekolah di beberapa kecamatan seperti, Kecamatan Bunguran Timur, Bunguran Barat, Bunguran Batubi, Bunguran Tengah dan Bunguran Timur Laut di Kabupaten Natuna.

Surat itu meminta sekolah meliburkan murid terhitung 3 Februari hingga 17 Februari, murid diminta belajar di rumah dalam rentang waktu itu, tidak melakukan aktivitas di luar rumah dan menjaga kebersihan serta memeriksakan segera kesehatan jika ada gejala demam dan sejenisnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WNI Pulang dari Wuhan, Sekolah Seluruh Natuna Diliburkan 15 Hari

WNI Pulang dari Wuhan, Sekolah Seluruh Natuna Diliburkan 15 Hari

News | Minggu, 02 Februari 2020 | 15:12 WIB

Warga Natuna Tolak Proses Karantina WNI dari Wuhan, In Kata Ketua IDI

Warga Natuna Tolak Proses Karantina WNI dari Wuhan, In Kata Ketua IDI

Health | Minggu, 02 Februari 2020 | 14:49 WIB

3 WNI di Wuhan Tak Boleh Pulang, Tak Lolos Pemeriksaan Kesehatan dari China

3 WNI di Wuhan Tak Boleh Pulang, Tak Lolos Pemeriksaan Kesehatan dari China

News | Minggu, 02 Februari 2020 | 14:49 WIB

WNI dari Wuhan Pulang, Kemenhub Minta Bandara Tak Kompromi Potensi Corona

WNI dari Wuhan Pulang, Kemenhub Minta Bandara Tak Kompromi Potensi Corona

News | Minggu, 02 Februari 2020 | 14:44 WIB

Terkini

Novel Sabtu Bersama Bapak: Hangatnya Pesan Seorang Ayah

Novel Sabtu Bersama Bapak: Hangatnya Pesan Seorang Ayah

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 11:20 WIB

4 Shio yang Mulai Lepas dari Kesepian setelah 19 September 2026, Kembali Temukan Kehangatan

4 Shio yang Mulai Lepas dari Kesepian setelah 19 September 2026, Kembali Temukan Kehangatan

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 11:08 WIB

Prabowo Singgung PAN Bokek di HUT ke-28: Acara Megah, Utang Belum Lunas

Prabowo Singgung PAN Bokek di HUT ke-28: Acara Megah, Utang Belum Lunas

News | Sabtu, 19 September 2026 | 11:00 WIB

Review Film Just Play Dead: Trik Skenario Kematian Palsu yang Penuh Rahasia

Review Film Just Play Dead: Trik Skenario Kematian Palsu yang Penuh Rahasia

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 11:00 WIB

Hanya Berjarak 15 Km dari Rumah, Lansia di Jombang Tewas Jadi Korban Tabrak Lari Truk

Hanya Berjarak 15 Km dari Rumah, Lansia di Jombang Tewas Jadi Korban Tabrak Lari Truk

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 10:58 WIB

Sedih Hutan Terus Terbakar, Prabowo Kantongi 95 Nama Perusahaan Nakal

Sedih Hutan Terus Terbakar, Prabowo Kantongi 95 Nama Perusahaan Nakal

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:53 WIB

Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau

Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 10:49 WIB

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:45 WIB

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 10:42 WIB

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 10:41 WIB

×