Video Lansia Saling Beri Semangat hingga Ajal, Diduga Pasien Virus Corona

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Senin, 03 Februari 2020 | 13:24 WIB
Video Lansia Saling Beri Semangat hingga Ajal, Diduga Pasien Virus Corona
Petugas medis memeriksa pasien 2019-nCoV di Rumah Sakit Universitas Wuhan Zhongnan, Provinsi Hubei, China, Selasa (28/1/2020). (ANTARA/HO-ChinaDaily/mii)

Suara.com - Video sepasang lanjut usia (usia) saling menyemangati hingga ajal ketika dirawat di rumah sakit beredar di media sosial. Keduanya diduga terjangkit virus corona.

Video itu mulanya dibagikan oleh akun Twitter @juliojiangwei, bersamaan dengan wabah virus corona dari Wuhan, China yang kian agresif menyerang beberapa negara.

Dalam rekam berdurasi 15 detik tersebut, terlihat sepasang lansia yang terbaring lemah di ranjang rumah sakit. Keduanya saling bersebelahan meski di ranjang berbeda.

Pasien laki-laki yang memakai masker terlihat memegang tangan perempuan di sampingnya. Ia mengajak perempuan itu berbicara selayaknya orang yang memberikan semangat.

Namun, pasien perempuan terlihat napasnya tersendat dan hanya bisa memandang laki-laki yang memegang tangannya. Ia tak bisa merespons pesan yang diberikan.

Hingga di akhir video, pasien laki-laki tampak panik setelah sang perempuan menghembuskan napas terakhir.

Akun @juliojiangwei kemudian menuliskan narasi dalam unggahannya, seperti berikut.

"Apa arti pasangan? Dua pasien #coronavirus berusia 80 tahun mengucapkan selamat tinggal di ICU. Ini bisa jadi yang terakhir kalinya untuk bertemu dan menyapa," tulisnya, seperti dikutip Suara.com, Senin (3/2).

Video sepasang lansia diduga pasien virus corona. (Twitter/@juliojiangwei)
Video sepasang lansia diduga pasien virus corona. (Twitter/@juliojiangwei)

Sejak dibagikan unggahan itupun menyentuh hati warganet hingga mendapat 1,6 ribu retweets dan banyak komentar.

"Menyentuh hati. Semoga Than melihat mereka. Terima kasih Tuhan mereka bersama," kata JewelJuno.

"Inilah cinta sejati. Sampai maut memisahkan," tulis @scott_rein.

Namun hingga kekinian, belum diketahui secara pasti kebenaran tentang video tersebut.

Sebelumnya diketahui, jumlah kematian akibat virus corona di China terus saja bertambah setiap hari. Hingga Senin (3/2) pagi, total korban tewas akibat coronavirus mencapai 360 orang.

Data itu melebihi angka kematian akibat wabah Sindrom Pernafasan Akut atau SARS pada 2002-2003 di China.

Pemerintah China menyebut, pihak berwenang di Provinsi Hubei yang merupakan daerah pertama munculnya virus corona menyatakan ada 56 kematian baru pada Senin ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Susul Indonesia, 132 Warga Malaysia di Wuhan Dipulangkan Hari Ini

Susul Indonesia, 132 Warga Malaysia di Wuhan Dipulangkan Hari Ini

News | Senin, 03 Februari 2020 | 13:06 WIB

Virus Corona dalam Konspirasi: Dari Sup Kelelawar hingga Perawat Misterius

Virus Corona dalam Konspirasi: Dari Sup Kelelawar hingga Perawat Misterius

News | Senin, 03 Februari 2020 | 13:04 WIB

Kondisi Terkini Nasib 3 WNI di Wuhan Gagal Pulang ke Indonesia

Kondisi Terkini Nasib 3 WNI di Wuhan Gagal Pulang ke Indonesia

News | Senin, 03 Februari 2020 | 12:58 WIB

Proyek Roro Jonggrang, RS di Wuhan yang Dibangun Cuma 8 Hari Siap Dibuka

Proyek Roro Jonggrang, RS di Wuhan yang Dibangun Cuma 8 Hari Siap Dibuka

News | Senin, 03 Februari 2020 | 12:49 WIB

Terkini

Jambret WNA Coreng Jakarta Kota Teraman ke-2 ASEAN, Gubernur Pramono: Hukum Seberat-beratnya!

Jambret WNA Coreng Jakarta Kota Teraman ke-2 ASEAN, Gubernur Pramono: Hukum Seberat-beratnya!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 08:25 WIB

Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK, Pramono Anung Singgung Dewa Jodoh hingga Edukasi Budaya

Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK, Pramono Anung Singgung Dewa Jodoh hingga Edukasi Budaya

News | Senin, 18 Mei 2026 | 08:05 WIB

Kecelakaan Jet Tempur AS, Dua E/A-18G Growler Tabrakan di Gunfighters Air Show

Kecelakaan Jet Tempur AS, Dua E/A-18G Growler Tabrakan di Gunfighters Air Show

News | Senin, 18 Mei 2026 | 07:57 WIB

Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026

Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026

News | Senin, 18 Mei 2026 | 07:28 WIB

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

News | Senin, 18 Mei 2026 | 06:05 WIB

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB