Cara Semprot WNI dari Wuhan China Disorot Dunia, Ini Kata Menkes Terawan

Reza Gunadha | Novian Ardiansyah | Suara.com

Senin, 03 Februari 2020 | 18:05 WIB
Cara Semprot WNI dari Wuhan China Disorot Dunia, Ini Kata Menkes Terawan
Petugas medis menyemprotkan cairan disinfektan pada Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China setibanya tiba di Pangkalan Udara Raden Sajad, Natuna, Kepulauan Riau, Minggu (2/2). [ANTARA FOTO/Kementerian Luar Negeri RI]

Suara.com - Penyemprotan disinfektan kepada warga negara Indonesia yang baru saja tiba di Natuna usai dievakuasi dari Wuhan China, Minggu (2/2) akhir pekan lalu, menjadi kontroversi di media-media sosial. Bahkan, banyak warganet internasional menyoroti hal tersebut.

Tak sedikit mereka yang menanyakan efektivitas dari penyemprotan dalam mencegah penyebaran virus Corona.

Ada juga sejumlah akun di media sosial yang menjadikan potongan video penyemprotan disinfektan itu menjadi sebuah candaan.

Terkait hal tersebut, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto meminta agar penyemprotan disinfektan kepada para WNI tersebut tidak perlu dirisaukan.

"Ya itu tergantung kalian (media), itu sudah ada rumusnya, itu ada inggredientsnya, tidak usah takut," kata Terawan di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin (3/2/2020).

Terawan mengatakan, penyemprotan disinfektan merupakan prosedur tetap dalam penanganan kesehatan, terutama pencegahan virus atau penyakit menular semisal Corona.

"Itu protap untuk militer. Jadi, itu kan waktu itu nubika, memang harus dilakukan. Kan di sini ada aturan WHO, ada aturan ICMM, ada aturan dari militer sendiri-sendiri," kata Terawan.

Untuk diketahui, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia buka suara mengenai kontroversi penyemprotan cairan disinfektan ke tubuh para WNI yang baru pulang dari Wuhan, China.

Dalam video yang awalnya dibagikan oleh akun @infoppkk, nampak para WNI yang turun dari pesawat disemprot satu persatu dengan cairan ke seluruh tubuh bagian luar.

Mereka juga diminta untuk menutup mata agar cairan yang disemprot tidak mengiritasi bagian sensitif seperti mata.

Dalam media sosial, video tersebut langsung menuai kontroversi. Beberapa di antaranya mengatakan upaya tersebut tak akan membunuh virus, namun lainnya menganggap upaya tersebut sebagai tindakan berlebihan.

Ditemui media, Dirjen P2P Anung Sugihantono mengatakan, tindakan tersebut sudah sesuai standar prosedur operasional.

"Perlakuan terhadap mereka yang turun adalah bagian dari SOP. Saya paham memang pasti banyak yang menanyakan, namun itu adalah langkan dari prosedur yang dilakukan untuk orang yang datang," kata Anung, Senin (3/2/2020).

Sebelumnya, pemerintah Indonesia telah berhasil memulangkan 238 WNI dari lokasi asal pandemi virus corona di Kota Wuhan, China.

Seluruh WNI tersebut kini berada di fasilitas kesehatan yang disiapkan oleh Kementerian Kesehatan, TNI, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Lanud Raden Sadjad, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah Virus Corona Masih Mengganas, 6 WNI Bertahan di Kunming China

Wabah Virus Corona Masih Mengganas, 6 WNI Bertahan di Kunming China

Jogja | Senin, 03 Februari 2020 | 18:02 WIB

China Pesan Masker N95 untuk Tiga Bulan, Stok di Indonesia Menipis

China Pesan Masker N95 untuk Tiga Bulan, Stok di Indonesia Menipis

News | Senin, 03 Februari 2020 | 17:58 WIB

Sudah Seminggu, Anak WNA China Dirawat di Ruang Isolasi RSMS Purwokerto

Sudah Seminggu, Anak WNA China Dirawat di Ruang Isolasi RSMS Purwokerto

Jawa Tengah | Senin, 03 Februari 2020 | 17:51 WIB

Begini Fasilitas Ruang Isolasi untuk Pasien Corona di RS Eka Cibubur

Begini Fasilitas Ruang Isolasi untuk Pasien Corona di RS Eka Cibubur

Video | Senin, 03 Februari 2020 | 17:46 WIB

Kisah Dokter di Wuhan: Kelelahan, Dipukuli, Diancam Dibunuh Pasien Corona

Kisah Dokter di Wuhan: Kelelahan, Dipukuli, Diancam Dibunuh Pasien Corona

News | Senin, 03 Februari 2020 | 17:53 WIB

Polda Kepri: Ratusan Brimob Dikerahkan ke Natuna untuk Misi Kemanusiaan

Polda Kepri: Ratusan Brimob Dikerahkan ke Natuna untuk Misi Kemanusiaan

News | Senin, 03 Februari 2020 | 17:36 WIB

Menhub Sebut Pemerintah Hanya Evakuasi WNI, Tak Mengantarkan Lagi ke Wuhan

Menhub Sebut Pemerintah Hanya Evakuasi WNI, Tak Mengantarkan Lagi ke Wuhan

News | Senin, 03 Februari 2020 | 17:32 WIB

Peneliti IPB: Coronavirus Ada Pada Kelelawar Buah Indonesia

Peneliti IPB: Coronavirus Ada Pada Kelelawar Buah Indonesia

Tekno | Senin, 03 Februari 2020 | 17:27 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB