China Pesan Masker N95 untuk Tiga Bulan, Stok di Indonesia Menipis

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 03 Februari 2020 | 17:58 WIB
China Pesan Masker N95 untuk Tiga Bulan, Stok di Indonesia Menipis
Masker N95 [shutterstock]

Suara.com - Stok masker N95 di sejumlah wilayah Indonesia mulai menipis, salah satunya di Pasar Pramuka, Jakarta Timur. Bahkan para pedagang pun harus mencari-cari sendiri demi ketersediaan stok masker di tokonya.

Sekretaris Jenderal Himpunan Pedagang Pasar Pramuka Yoyon mengatakan saat ini sudah tidak ada lagi sales dari produsen masker yang mengirimkan masker N95 ke pedagang-pedagang di pasar tersebut.

"Dari sales-sales sendiri tidak mendapatkan untuk mensupplykan ke (pasar) Pramuka," kata Yoyon saat dihubungi Suara.com, Senin (3/2/2020).

"Jadi antar toko yang nyari-nyari. Jadi secara resminya itu bisa dibilang tidak ada lagi," sambungnya.

Meskipun masih ada beberapa toko yang memiliki stok masker N95, namun ia menyebut kalau di Pasar Pramuka sendiri masker N95 sudah mulai langka.

Bukan hanya masyarakat Indonesia, warga negara China yang bermukim di Indonesia pun ikut memborong masker N95 untuk dikirimkan ke negaranya yang kini marak dengan peredaran virus corona. Dengan begitu kelangkaan masker N95 tidak dapat terelakkan.

Sebelum merebaknya novel corona virus yang diduga berawal dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, harga masker N95 dijual dengan harga Rp 200 ribu untuk satu boks berisikan 20 buah masker.

Namun karena kelangkaan yang terjadi, harga masker N95 yang dijual melonjak tajam yakni Rp 1,3 juta per boksnya.

Terkait itu, Yoyon mengaku tidak masalah apabila pemerintah memberikan bantuan kepada China yang telah memesan masker untuk stok tiga bulan ke depan. Akan tetapi ia meminta kepada pemerintah untuk lebih peduli kepada masyarakat Indonesia terlebih dahulu, termasuk kepada para pedagang.

baca juga

"Alangkah kasiannya kita, luar kita kasih bantuan kaya gitu, sementara di sini harga melonjak di luar kewajaran karena kelangkaan masker itu sendiri," pungkasnya.

Untuk diketahui, permintaan masker ke China melonjak drastis imbas wabah virus corona yang terus menyebar di wilayah tersebut. Berbagai negara pun berlomba-lomba mengirimkan stok maskernya ke China.

Meski demikian, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengingatkan, agar kuota masker untuk kebutuhan di dalam negeri diprioritaskan agar jangan sampai seluruh masker yang ada dikirim ke China.

"Salah satu demand atau permintaan terhadap masker luar biasa, mengingat sampai tiga bulan ke depan seluruh produksi masker ini diserap oleh China," ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Senin (3/2/2020).

Airlangga mengatakan bahwa negara-negara seperti Indonesia tentunya juga harus menyiapkan kuota untuk kebutuhan di dalam negeri terlebih dahulu.

"Jangan sampai nanti semuanya diserap dan untuk kebutuhan di dalam negeri tidak kebagian," kata Airlangga Hartarto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Seminggu, Anak WNA China Dirawat di Ruang Isolasi RSMS Purwokerto

Sudah Seminggu, Anak WNA China Dirawat di Ruang Isolasi RSMS Purwokerto

Jawa Tengah | Senin, 03 Februari 2020 | 17:51 WIB

Begini Fasilitas Ruang Isolasi untuk Pasien Corona di RS Eka Cibubur

Begini Fasilitas Ruang Isolasi untuk Pasien Corona di RS Eka Cibubur

Video | Senin, 03 Februari 2020 | 17:46 WIB

Kisah Dokter di Wuhan: Kelelahan, Dipukuli, Diancam Dibunuh Pasien Corona

Kisah Dokter di Wuhan: Kelelahan, Dipukuli, Diancam Dibunuh Pasien Corona

News | Senin, 03 Februari 2020 | 17:53 WIB

Menhub Sebut Pemerintah Hanya Evakuasi WNI, Tak Mengantarkan Lagi ke Wuhan

Menhub Sebut Pemerintah Hanya Evakuasi WNI, Tak Mengantarkan Lagi ke Wuhan

News | Senin, 03 Februari 2020 | 17:32 WIB

Terkini

Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026

Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita

Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita

Sumbar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Setelah Kantor PT Djarum, KPK Geledah 6 Perusahaan Afiliasi

Setelah Kantor PT Djarum, KPK Geledah 6 Perusahaan Afiliasi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Penyerapan Tembakau oleh Industri Rokok Melambat, Pabrik Pilih Habiskan Stok Lama

Penyerapan Tembakau oleh Industri Rokok Melambat, Pabrik Pilih Habiskan Stok Lama

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Banjir dan Longsor, BNPB Beri Imbauan Waspada

Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Banjir dan Longsor, BNPB Beri Imbauan Waspada

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026

BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Tinjau Irigasi, Gubsu Bobby Serap Aspirasi dan Beri Solusi untuk Petani di Gunungsitoli Nias

Tinjau Irigasi, Gubsu Bobby Serap Aspirasi dan Beri Solusi untuk Petani di Gunungsitoli Nias

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel

Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel

Bekaci | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit

Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:33 WIB

×