WNI Eks ISIS Ingin Pulang, Harapan Jadi Dokter Kandas Usai Dibawa ke Suriah

Kamis, 06 Februari 2020 | 10:09 WIB
WNI Eks ISIS Ingin Pulang, Harapan Jadi Dokter Kandas Usai Dibawa ke Suriah
Nada Fedulla, WNI eks ISIS ingin pulang ke Indonesia (twitter/@bbcindonesia)

Suara.com - Nada Fedulla, seorang perempuan warga negara Indonesia (WNI) sekaligus mantan anggota ISIS menangis dan ingin pulang saat diwawancara oleh jurnalis BBC, Quentin Sommerville. Cita-citanya menjadi dokter kandas setelah ayahnya mengajak ke Suriah.

Video wawancara Nada diunggah dalam akun Twitter resmi BBC Indonesia--jaringan Suara.com, @bbcindonesia, pada Rabu (5/2/2020).

Kepada Sommerville, Nada mengaku tidak tahu jika ayahnya, Aref Fedulla berniat bergabung dengan ISIS. Seluruh anggota keluarganya, termasuk sang nenek berangkat ke Suriah pada tahun 2015.

"Sebelumnya, saya tidak tahu ayah akan membawa kami ke sini. Saat masih bersekolah, saya bercita-cita menjadi dokter dan sangat senang belajar," kata Nada.

Nada sangat ingin pulang ke Indonesia dan tidak betah di sana.

"Saya sangat lelah di sini. Jadi kami akan sangat berterima kasih jika ada orang yang memaafkan saya," ujarnya.

Perempuan ini bahkan mengaku pernah melihat dengan mata kepalanya sendiri tindakan kekejaman yang dilakukan ISIS.

"Ketika saya pergi berbelanja dengan keluarga kadang-kadang saya melihat mereka membantai orang-orang. Mereka melakukannya di jalanan agar orang-orang bisa melihat," ungkap Nada.

Ia menambahkan, "Ya, kepada (yang dipenggal) dan mayat-mayat".

Baca Juga: Dikira Angka Nol, Pertanyaan Polos Mata Uang Arab Saudi Ini Bikin Ngakak

Nada Fedulla, WNI eks ISIS ingin pulang ke Indonesia (twitter/@bbcindonesia)
Nada Fedulla, WNI eks ISIS ingin pulang ke Indonesia (twitter/@bbcindonesia)

Nada telah memaafkan sang ayah yang telah membawanya ke Suriah hingga meruntuhkan cita-citanya untuk menjadi dokter.

"Ya, karena dia juga manusia. Semua manusia bisa berbuat kesalahan," ujarnya.

Menurut pengakuan Nada, Aref Fedulla sudah meminta maaf kepadanya atas kesalahan yang dia lakukan.

Nada mengatakan, "Dia sudah meminta maaf dan berusaha memperbaiki kesalahannya. Tapi dia tidak bisa melakukan apapun karena di penjara".

Ayah Nada, Aref Fedulla menyerahkan seluruh anggota keluarganya ke ISIS, termasuk anaknya sendiri.

"Itu adalah hal paling gila di hidup saya. Saya membawa seluruh keluarga saya ke Suriah," kata Aref kepada Sommerville.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI