Warga Desa Suka Maju Diganggu Lalat, Sebulan Sulit Tidur hingga Susah Makan

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Kamis, 06 Februari 2020 | 18:23 WIB
Warga Desa Suka Maju Diganggu Lalat, Sebulan Sulit Tidur hingga Susah Makan
Ilustrasi lalat. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Keberadaan sebuah perusahaan di RT 1, Desa Suka Maju, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi Kilometer 13 membuat resah sebagian warga yang tinggal di perkampungan tersebut.

Keresahan muncul lantaran lokasi kandang ayam milik perusahaan itu mengundang bau dan lalat karena keberadananya dekat pemukiman warga. Setiap mempanen ayam, banyak lalat yang masuk ke rumah warga, bahkan warga mengaku tidak bisa tidur siang, tidak jadi makan dan merugikan pendapatan warga.

Hal ini dikatakan Eka, penjaga kantin Taman Kolam Pemancingan Telaga Manggis, ia mengatakan, Kandang ayam itu sudah ada bertahun-tahun, jaraknya pum cukup dekat. Setiap mau panen pasti lalat mengganggu pengunjung yang ada di sini.

“Biasanya 20 orang memancing di sini, semenjak ada lalat pengunjung jadi sepi. Bahkan kalau orang mau mesan makan di kantin, lihat ada lalat mereka tidak jadi mesan,” kata Eka, kepada Jambiseru.com--jaringan Suara.com saat ditemui di Taman Kolam Pemancingan Telaga Manggis, Kamis (6/2/2020).

Eka mengaku keberadaan lalat-lalat yang berterbangan itu sampai mengganggu warga beristirahat di rumah. Bahkan, menurutnya, warga sudah satu bulan kesulitan tidur siang karena banyak lalat yang hinggap di dalam rumah.

"Selama satu bulan itu kami tidak bisa tidur siang, karena lalat banyak di kasur,” kata dia.

Eka menambahkan, untuk mengurangi lalat yang ada, pihak perusahaan kandang ayam sudah memerintahkan agar karyawanya melakukan penyemportan dengan menggunakan nuvet plus. Namun, karyawan itu kadang menyeprotkannya ke pakan dan kolam ikan.

"Karyawannya kadang lalai, dia menyeprotkannya ke pakan kami, jadinya ikan kami ada yang mati, itu kan racun. Walaupun sudah di seprot, itu hanya untuk mengurangi bukan menghilangkan," kata dia.

"Kami tidak melaporkannya ke Instansi terkait, tapi langsung ke Perusahaannya. Kami sudah menegurnya berkali-kali, tapi yang tidak ada tanggapannya. Harapan kami perusahaam itu bisa mengerti lah dengan warga yang sudah resah."

Terpisah, Narti, yang merupakan pemilik kebun di daerah sana, mengatakan, lalat di sini memang banyak, saat pemilik kandang itu memasuki bibit dan di saat mau panen.

"Kami tidak bisa tidur siang dibuat lalat ini, dan bahkan tidak jadi makan, karena makanan dihinggapi lalat,” ucapnya.

Kata Narti, masing-masing perusahaan itu harus punya kesadaran. Apakah dia mementigan usaha sendiri atau orang banyak.

“Memang sih, jika ada lalat yang punya perusahaan itu di seprotnya, tapi jadilah ngurang-ngurangin saja, tidak menghilangkan,” ujarnya.

Sementara, Likin, selaku operator di perusahaan itu, mengatakan kepada Jambiseru.com, mengaku ada sebanyak 5 ribu ekor ayam yang ditaruh di kandang yang berjumlah 14 unit. Petugas baru melaksanakan pembersihan di belasan kandang itu karena sedang panen.

"Kami di sini hanya melakukan tugas, yang berhak menjawabnya Bapak Santoso, dia orang yang dipercaya di perusahaan ini. Saat ini dia sedang berada di luar. Jadi, kalau mau nanya tentang keresahan masyarakat Bapak lah yang tepat" katanya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikira Cuma Sisa Nasi di Sate, Ternyata Warganet Dapat Bonus Telur Lalat

Dikira Cuma Sisa Nasi di Sate, Ternyata Warganet Dapat Bonus Telur Lalat

Lifestyle | Senin, 03 Februari 2020 | 08:05 WIB

Tertimpa Kandang Ayam Ambruk, Suami Tewas Tengkurap di Atas Istri

Tertimpa Kandang Ayam Ambruk, Suami Tewas Tengkurap di Atas Istri

Jogja | Kamis, 23 Januari 2020 | 13:10 WIB

Tahi Lalat Berubah Jadi Merah, Ternyata Pria Ini Derita Kanker Kulit

Tahi Lalat Berubah Jadi Merah, Ternyata Pria Ini Derita Kanker Kulit

Health | Senin, 20 Januari 2020 | 13:29 WIB

Masuk Rumah Warga di Sleman, Anak Kobra Ini Terperangkap Lem Lalat

Masuk Rumah Warga di Sleman, Anak Kobra Ini Terperangkap Lem Lalat

Jogja | Kamis, 16 Januari 2020 | 12:08 WIB

Ayah Penyekap Anak di Kandang Ayam Pernah Dibui karena Siksa Istri Pertama

Ayah Penyekap Anak di Kandang Ayam Pernah Dibui karena Siksa Istri Pertama

Jatim | Senin, 13 Januari 2020 | 22:52 WIB

Malu Terlihat Tetangga, Motif Ayah Kurung Anaknya di Kandang Ayam

Malu Terlihat Tetangga, Motif Ayah Kurung Anaknya di Kandang Ayam

News | Senin, 13 Januari 2020 | 22:05 WIB

Anak Diborgol hingga Disekap di Kandang Ayam, Sang Ayah jadi Tersangka

Anak Diborgol hingga Disekap di Kandang Ayam, Sang Ayah jadi Tersangka

Jatim | Senin, 13 Januari 2020 | 21:34 WIB

Tangan dan Kaki Diikat Ban Bekas, Orang Tua Sekap Anaknya di Kandang Ayam

Tangan dan Kaki Diikat Ban Bekas, Orang Tua Sekap Anaknya di Kandang Ayam

Jatim | Senin, 13 Januari 2020 | 13:04 WIB

Ratu Elizabeth II Cari Pengurus Rumah Tangga, Syarat: Temukan Lalat Mati!

Ratu Elizabeth II Cari Pengurus Rumah Tangga, Syarat: Temukan Lalat Mati!

Lifestyle | Selasa, 07 Januari 2020 | 12:21 WIB

Cukup Tempelkan di Tahi Lalat, Plester Ini Mampu Deteksi Kanker Kulit

Cukup Tempelkan di Tahi Lalat, Plester Ini Mampu Deteksi Kanker Kulit

Health | Selasa, 19 November 2019 | 14:00 WIB

Terkini

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 15 April 2026 | 00:14 WIB

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:51 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB