Mardani Ali Sera Samakan WNI di Wuhan dengan Eks ISIS

Rendy Adrikni Sadikin, Husna Rahmayunita

Jum'at, 07 Februari 2020 | 10:27 WIB
Mardani Ali Sera Samakan WNI di Wuhan dengan Eks ISIS
Mardani Ali Sera di acara Reuni 212 di Monas, Senin (2/12/2019). (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Anggota DPR dari Fraksi Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyamakan warga negara Indonesia eks kombatan ISIS dengan WNI yang terancam virus Corona.

Menurut Mardani Ali Sera, keduanya sama-sama perlu mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah, sebagaimana kewajiban negara menjamin hidup rakyatnya. Hal itu diungkap Mardani lewat cuitan di akun Twitter pribadinya, @MardaniAliSera.

"Kombatan ISIS adalah WNI, seperti juga WNI yang kena ancaman virus corona, mereka juga mesti diurus negara. Karena memang negara mesti hadir. Dan penanganan yang tepat justru jadi management knowledge yang mahal untuk SOP masa depan. RI semakin imun.#NegaraHarusHadir,"cuitnya seperti dikutip Suara.com, Kamis (6/2/2020).

Ia mengatakan esk kombatan ISIS juga berhak mendapat perlakukan secara adil, baik dari pihak yang menolak maupun para pendukung mesti memberikan reaksi seimbang.

Cuitan Mardani Ali Sera soal kepulangan ISIS. (Twitter/@MardaniAliSera)
Cuitan Mardani Ali Sera soal kepulangan ISIS. (Twitter/@MardaniAliSera)

Lebih lanjut, Mardani menyoroti program deradikalisasi yang dicanangkan pemerintah. Ia menilai, mestinya perlu menerapkan sejumlah kebijakan preventif menanggulangi ajaran radikal, tak sekadar frontal menyerang para eks teroris.

"Perlu disadari bahwa program deradikalisasi tdk hanya bersifat responsif-insidentil kpd para eks teroris, namun perlu juga amenitikberatkan pada pencegahan, kebijakan kontra-radikalisasi selain deradikalisasi, peran dan pendekatan yang soft policy," imbuhnya.

Ia pun mengusulkan agar pemerintah membentuk tim khusus untuk mendampingi para eks teroris supaya bisa menjadi warga negara yang baik. Selain itu, juga perlu meningkatkan kualitas koordinasi di semua sektor.

"Pemerintah juga perlu membentuk gugus tugas khusus dgn tugas mendampingi mereka menjadi warga negara yg baik dan berdaya. Plus, peningkatan kualitas koordinasi lintas sektor. Silahkan dikaji, evaluasi dan diadakan pendekatan," ucap Mardani, memungkasi.

Cuitan Mardani Ali Sera soal kepulangan ISIS. (Twitter/@MardaniAliSera)
Cuitan Mardani Ali Sera soal kepulangan ISIS. (Twitter/@MardaniAliSera)

Sebelumnya, Presiden Jokowi menegaskan tidak menyetujui pemulangan ratusan WNI mantan kombatan ISIS dari Timur Tengah yang kedapatan dalam video sudah membakar paspor masing-masing.

baca juga

Namun, Jokowi mengatakan belum bisa secara resmi menuangkan hal tersebut menjadi satu kebijakan yang nantinya diimplementasikan pemerintah.

Sebab, kata Jokowi, pemerintah lebih dulu akan menggelar rapat terbatas sebelum memutuskan apakah bakal memulangkan atau tidak ratusan WNI eks ISIS tersebut.

"Ya kalau bertanya kepada saya, ini belum ratas ya. Kalau bertanya kepada saya, saya akan bilang tidak. Tapi, masih diratas-kan," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/2)

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu memastikan, semua kebijakan yang dilakukan pemerintah termasuk memulangkan WNI eks ISIS harus melalui perhitungan yang detail.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miris, Bayi Baru Lahir di Wuhan Positif Terinfeksi Virus Corona

Miris, Bayi Baru Lahir di Wuhan Positif Terinfeksi Virus Corona

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 10:23 WIB

Penyebaran Virus Corona Meluas, Rupiah Ikut Keok Lawan Dolar AS

Penyebaran Virus Corona Meluas, Rupiah Ikut Keok Lawan Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 07 Februari 2020 | 08:35 WIB

Dokter China yang Memperingatkan Pertama Kali Soal Virus Corona Meninggal

Dokter China yang Memperingatkan Pertama Kali Soal Virus Corona Meninggal

Health | Jum'at, 07 Februari 2020 | 08:14 WIB

Ada Kemungkinan Kambuh untuk Pasien yang Sudah Pulih dari Virus Corona

Ada Kemungkinan Kambuh untuk Pasien yang Sudah Pulih dari Virus Corona

Health | Jum'at, 07 Februari 2020 | 07:42 WIB

Hits: Alasan Indonesia Masih Bebas Virus Corona, Gagal Ginjal di Usia Muda

Hits: Alasan Indonesia Masih Bebas Virus Corona, Gagal Ginjal di Usia Muda

Health | Jum'at, 07 Februari 2020 | 08:05 WIB

Pengamat: Pemulangan WNI eks Teroris ISIS Pertanggungjawaban Kemanusiaan

Pengamat: Pemulangan WNI eks Teroris ISIS Pertanggungjawaban Kemanusiaan

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 07:05 WIB

Hand Sanitizer Ampuh Cegah Penularan Virus Corona? Ini Faktanya

Hand Sanitizer Ampuh Cegah Penularan Virus Corona? Ini Faktanya

Health | Jum'at, 07 Februari 2020 | 08:30 WIB

Selain Cairan Tubuh, Lift Bisa Jadi Perantara Penularan Virus Corona

Selain Cairan Tubuh, Lift Bisa Jadi Perantara Penularan Virus Corona

Health | Jum'at, 07 Februari 2020 | 07:10 WIB

China Berterima kasih ke Indonesia soal Virus Corona dan 4 Berita Lainnya

China Berterima kasih ke Indonesia soal Virus Corona dan 4 Berita Lainnya

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 10:00 WIB

DPR Desak Polda Sumbar Ungkap Pemesan PSK NN dan 4 Berita Populer Lainnya

DPR Desak Polda Sumbar Ungkap Pemesan PSK NN dan 4 Berita Populer Lainnya

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×