Masih Diisolasi, Kondisi WNI Positif Corona di Singapura Berangsur Stabil

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Senin, 10 Februari 2020 | 17:52 WIB
Masih Diisolasi, Kondisi WNI Positif Corona di Singapura Berangsur Stabil
Simulasi penangan Virus Corona di RS Margono Soekardjo Purwokerto pada Senin (3/2/2020). [Suara.com/Anang Firmansyah]

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri terus memantau perkembangan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Singapura. Diketahui ada satu WNI yang dinyatakan positif terjangkit virus corona pada 4 Februari 2020 lalu.

Plt Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah menyebut, kondisi WNI yang merupakan Asisten Rumah Tangga (ART) itu kekinian kondisinya berangsur stabil. Meski demikian, Teuku belum dapat memberi informasi lebih mendalam mengingat yang bersangkutan masih diisolasi.

"Kondisi yang bersangkut terus stabil sampai sekarang. Dengan demikian kami belum bisa mendapat konfirmasi lebih lanjut lagi karena status yang bersangkutan diisolasi," kata Teuku di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Senin (10/2/2020).

Teuku mengungkapkan, ketentuan yang berlaku di Singapura tak memungkinkan pemerintah menggali informasi lebih mendalam. Pasalnya, di Singapura memberlakukan Data Protrction Act.

"Namun setiap perkembangan menyangkut WNI, terus dikomunikasikan oleh pihak otoritas Singapura dan Kemenkes melalui perwakilan kita di Singapura," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, KBRI Singapura menerangkan kalau WNI tersebut menjadi warga ke-21 yang dinyatakan positif kena virus Corona. WNI itu dinyatakan tidak pernah memiliki riwayat bepergian ke China. Akan tetapi ia tertular dari majikannya.

"WNI tersebut tidak memiliki riwayat bepergian ke RRT namun merupakan pekerja rumah tangga dari warga negara Singapura yang juga telah sebelumnya ditetapkan positif corona virus," keterangan KBRI Singapura yang diterima Suara.com, Selasa (4/2/2020).

Menteri Kesehatan Singapura Gan Kim Yong menjelaskan bahwa sang majikan itu sempat pergi ke departemen darurat Tan Tock Seng pada 30 Januari, tetapi diberhentikan setelah dia dinyatakan negatif untuk pneumonia.

Pada 3 Febuari kemarin dia dilarikan ke Singapore General Hospital. Lalu dia dinyatakan positif corona.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dubes Indonesia untuk China Sebut 21 WNI Dipulangkan Hari Ini

Dubes Indonesia untuk China Sebut 21 WNI Dipulangkan Hari Ini

News | Senin, 10 Februari 2020 | 17:38 WIB

Hasil Lab 6 Warga Kepri yang Diduga Suspect Corona Keluar 3 Hari Lagi

Hasil Lab 6 Warga Kepri yang Diduga Suspect Corona Keluar 3 Hari Lagi

News | Senin, 10 Februari 2020 | 17:30 WIB

Kemenlu Klaim 209 WNI di Kapal Pesiar Dream World Negatif Virus Corona

Kemenlu Klaim 209 WNI di Kapal Pesiar Dream World Negatif Virus Corona

News | Senin, 10 Februari 2020 | 17:22 WIB

7 Kebiasaan Buruk Ini Membuat Virus Mudah Menyebar, Hentikan Sekarang juga!

7 Kebiasaan Buruk Ini Membuat Virus Mudah Menyebar, Hentikan Sekarang juga!

Health | Senin, 10 Februari 2020 | 17:15 WIB

Terkini

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:45 WIB

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:44 WIB

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:35 WIB

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:21 WIB

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:20 WIB

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:11 WIB

Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa

Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:02 WIB

Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut

Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:59 WIB

Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:51 WIB

Dua Direktur PT Simba Jaya Utama Ditahan Terkait Sindikat Emas Ilegal & TPPU

Dua Direktur PT Simba Jaya Utama Ditahan Terkait Sindikat Emas Ilegal & TPPU

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:50 WIB