PAN Rugi Jika Oposisi, PKS: Ruang Koalisi Pemerintah Sudah Sesak

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Kamis, 13 Februari 2020 | 16:24 WIB
PAN Rugi Jika Oposisi, PKS: Ruang Koalisi Pemerintah Sudah Sesak
Mardani Ali Sera di acara Reuni 212 di Monas, Senin (2/12/2019). (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menanggapi pernyataan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) yang mengatakan bahwa PAN enggan mengikuti jejak PKS sebagai oposisi. Zulhas menilai PAN akan rugi jika jadi oposisi pemerintahan Jokowi - Ma'ruf Amin.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera berpandangan bahwa langkah PKS justru sudah tepat untuk kelangsungan demokrasi di Indonesia. Sebab, sebagai partai yang kalah dalam Pemilu 2019, PKS tetap memilih berada di luar pemerintahan.

"Tiap partai punya kebijakan masing-masing dan PKS mengambil posisi di luar pemerintahan sebagai bagian dari cinta dan melayani negeri agar ada mekanisme check and ballances. Demokrasi Indonesia justru perlu #KamiOposisi agar pemerintah bekerja dengan benar dan bekerja cerdas. PKS yakin insya Allah pilihan #KamiOposisi sehat dan baik bagi demokrasi Indonesia," ujar Mardani saat dihubungi, Kamis (13/2/2020).

Mardani juga berpandangan bahwa saat ini sudah tak ada ruang lagi di dalam pemerintahan.

Untuk itu, partai seperti PKS maupun PAN yang bukan partai pendukung pemerintah harus berada di ruang yang berbeda dengan partai koalisi pemerintah.

"Yang pro pemerintah sudah penuh sesak. Partai justru perlu ruang gerak yang luas. Ruang #KamiOposisi justru luas," kata Mardani.

Kendati begitu, Mardani tetap menghormati apapun keputusan yang diambil oleh PAN nantinya dalam posisi mereka di pemerintahan.

"Kami pada posisi mendoakan PAN memutuskan yang terbaik untuk publik," ujar Marsani.

Sebelumnya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dalam pidatonya di Kongres V PAN mengatakan bahwa partai di bawah kepemimpinannya tersebut harus mempersiapkan diri dalam menghadapi Pemilu 2024 ketimbang meributkan posisi PAN usai Pemilu 2019.

"Positioning itu penting untuk menghadapi tantangan yang berat, 2024 itu tidak mudah. Kita kemarin masih ribut soal oposisi, tidak oposisi, itu yang saya tidak setuju," kata Zulkifli dalam pidatonya di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (12/2/2020).

Zulkifli kemudian juga menyatakan enggan bila harus mengikuti jejak langkah PKS yang sudah mendeklarasikan diri sebagai oposisi pemerintah.

"Kalau oposisi itu sudah diambil tagline-nya oleh PKS. Kalau kita ikut masuk ke situ, isu oposisi yang sudah diambil oleh teman kita, partai itu (PKS), akan sangat merugikan kita. Kalau kita bergerak ke kanan, ke kanan sekali kita kalah, kalah kita," kata Zulkifli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kursi Terbang di Kongres PAN, Kemal Palevi: Ingetin Mukanya, Jangan Dipilih

Kursi Terbang di Kongres PAN, Kemal Palevi: Ingetin Mukanya, Jangan Dipilih

Entertainment | Kamis, 13 Februari 2020 | 15:44 WIB

PKS Sebut PAN Siap Dukung Pansus Jiwasraya Jika Zulhas Kembali Jadi Ketum

PKS Sebut PAN Siap Dukung Pansus Jiwasraya Jika Zulhas Kembali Jadi Ketum

News | Kamis, 13 Februari 2020 | 14:10 WIB

PAN: Zulhas  Jadi Ketua Umum, Kami Lepas dari Belenggu Amien Rais

PAN: Zulhas Jadi Ketua Umum, Kami Lepas dari Belenggu Amien Rais

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 21:32 WIB

Ramai Potret Lempar Kursi di Kongres PAN, Warganet Malah Jadikan Stiker

Ramai Potret Lempar Kursi di Kongres PAN, Warganet Malah Jadikan Stiker

Tekno | Rabu, 12 Februari 2020 | 16:41 WIB

Terkini

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB