Indonesia Mau Beli Pesawat Tempur Lagi? Ini Saran Mantan KSAU

Arsito Hidayatullah

Sabtu, 15 Februari 2020 | 23:45 WIB
Indonesia Mau Beli Pesawat Tempur Lagi? Ini Saran Mantan KSAU
Pesawat Tempur F16 C milik Skadron Udara 16 Wing Udara 7 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, saat mendarat di Lanud Raden Sadjad, Natuna, Kepulauan Riau. [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat]

Suara.com - Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI (Purn) Agus Supriatna menyampaikan sejumlah saran terkait rencana pembelian pesawat tempur untuk memperkuat alat utama sistem persenjataan (alutsista).

"Begini, kalau memilih pesawat atau alutsista itu harus satu tingkat lengkap dari apa yang kita miliki," katanya, seusai menjadi pembicara dalam diskusi "Technology and Security: What's Next?" di @amerika Pacific Place, Jakarta, Sabtu (15/2/2020).

Agus mencontohkan, Indonesia sekarang sudah memiliki pesawat tempur Sukhoi Su-27 dan Su-30. Berarti menurutnya, sebaiknya ke depan memperkuat pertahanan udara dengan tipe Su-35.

"Kita punya pesawat F-16 tipe A/B Block 15 25. Ya (mestinya ke depan) yang Block 70 Viper. Jangan macam-macam, beli pesawat macam-macam," kata Agus pula menambahkan.

Apalagi, menurut mantan Kepala Staf Umum TNI itu, sistem pemeliharaan alutsista termasuk pesawat tempur juga tidak mudah.

"Yang mudah sekarang, enggak usah beli macam-macam. (Kalau) Untuk tempur, ya itu. Karena sistem pemeliharaan juga tidak mudah," kata Agus.

Sebelumnya diwartakan, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto telah melakukan kunjungan ke sejumlah negara, salah satunya ke Prancis pada 11-13 Januari lalu, untuk mempererat kerja sama pertahanan kedua negara. Dalam kunjungan itu, dikabarkan bahwa Pemerintah Indonesia tertarik membeli 48 jet tempur Dassault Rafale dan 4 kapal selam Scorpene buatan Prancis.

Surat kabar lokal Prancis, mengutip sumber Kementerian Pertahanan Perancis menyebut, Pemerintah Indonesia juga tertarik membeli 2 kapal perang Korvet Gowind produksi Prancis.

Namun begitu, Wamenhan Sakti Wahyu Trenggono belakangan menegaskan, kunjungan Menhan Prabowo ke Prancis itu baru sebatas melihat-lihat alutsista yang dimiliki negara itu, belum sampai ke rencana pembelian.

baca juga

"Kalau namanya melihat, kan boleh. Masa nggak boleh? Kan belum tentu beli," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerindra Masuk ke Pemerintahan, Prabowo Bawa Misi Tuntaskan Janji Kampanye

Gerindra Masuk ke Pemerintahan, Prabowo Bawa Misi Tuntaskan Janji Kampanye

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 14:18 WIB

Jokowi Sebut Banyak Negara Tertarik Beli Senjata Buatan Indonesia

Jokowi Sebut Banyak Negara Tertarik Beli Senjata Buatan Indonesia

News | Kamis, 23 Januari 2020 | 13:37 WIB

Prabowo Mulai Petakan Kebutuhan Senjata dan Alutsista Tahun 2020

Prabowo Mulai Petakan Kebutuhan Senjata dan Alutsista Tahun 2020

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 11:26 WIB

Terkini

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:27 WIB

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:20 WIB

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:10 WIB

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

×