Bukan Indonesia, Pengguna Plastik Kemasan Terbesar Ternyata Malaysia

Bangun Santoso

Selasa, 18 Februari 2020 | 09:09 WIB
Bukan Indonesia, Pengguna Plastik Kemasan Terbesar Ternyata Malaysia
Tumpukan sampah menumpuk di pinggir laut kawasan Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara, Senin (29/7). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Sebuah analisis pencemar laut di Asia menunjukkan bahwa masyarakat Malaysia adalah konsumen individu terbesar kemasan plastik, ujar kelompok aktivis lingkungan WWF.

Mereka mendesak pemerintah membatasi penggunaan plastik sekali pakai dan bekerja dengan perusahaan untuk mendanai dorongan daur ulang, seperti dilansir The Star Malaysia.

Laporan WWF tentang plastik mengamati China, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam - yang menyumbang 60 persen dari perkiraan 8 juta ton plastik yang memasuki lautan dunia setiap tahun.

Pengamatan itu fokus pada konsumsi rumah tangga pada barang dengan kemasan plastik, dan menemukan bahwa enam negara itu mengkonsumsi 27 juta ton pada 2016.

Secara global volume limbah plastik yang masuk ke lautan diperkirakan bisa naik empat kali lipat antara 2010 dan 2050, artinya laut bisa lebih banyak berisi plastik dibandingkan ikan pada pertengahan abad, laporan itu mencatat.

Sementara itu, emisi karbon yang terkait dengan plastik - dari produksi hingga pembakaran - mencapai 860 juta ton pada 2019, lebih besar dari gabungan emisi tahunan Thailand, Vietnam dan Filipina, tambah mereka.

Malaysia menempati peringkat tertinggi dalam soal konsumsi plastik kemasan per kapita per tahun di antara enam negara tersebut, yaitu sekitar 16,8 kg per orang, diikuti oleh Thailand pada 15,5 kg.

Thomas Schuldt, koordinator WWF bidang ekonomi sirkular plastik, mengatakan orang Malaysia mengkonsumsi paling banyak plastik karena mereka termasuk masyarakat berpenghasilan tinggi.

"Ada banyak pengiriman makanan dengan kemasan plastik - tetapi selain itu, ada juga banyak produk sehari-hari yang dibeli di supermarket," kata Schuldt yang berbasis di Kuala Lumpur.

baca juga

Di Asia ada banyak negara yang pertumbuhan ekonomi dan populasinya tumbuh dengan cepat dan memiliki kota-kota berpenduduk padat di sepanjang pantai, namun layanan dan infrastruktur pengolahan tidak memadai.

Faktor-faktor ini menciptakan "badai sempurna" untuk limbah yang bocor ke laut sekitarnya, kata para pakar konservasi.

Selain itu, setelah China melarang impor limbah plastik pada awal 2018, eksportir besar seperti Amerika Serikat dan negara-negara Eropa memindahkan pengiriman mereka ke negara-negara Asia lain.

Selain mengganggu pariwisata, industri perikanan dan perkapalan, limbah plastik bisa merusak biota laut dan masuk pada rantai makanan manusia, menurut para pakar lingkungan.

Schuldt mendesak Malaysia dan pemerintah Asia lainnya merevisi aturan dan membatasi penggunaan plastik sekali pakai.

Dia meminta pemerintah Malaysia bekerjasama dengan kalangan industri dan aktivis lingkungan untuk mendorong perusahaan menggunakan lebih sedikit plasti kemasan dan mendanai skema daur ulang, seperti yang dilakukan lebih dari 30 negara lain, termasuk beberapa negara di Asia.

Kementerian lingkungan Malaysia menolak berkomentar.

Tahun lalu, pemerintah meluncurkan Pakta Plastik Malaysia untuk memulai wacana publik tentang cara daur ulang, kata Schuldt.

Sampah di Malaysia yang biasanya terkumpul di tempat pembuangan akhir (TPA) bisa hanyut ke laut karena cuaca ekstrem.

Menurut Schuldt perlu kampanye untuk mendorong warga Malaysia agar terbiasa memisahkan limbah dan memanfaatkannya dengan metode daur ulang.

Sumber: Kantor Berita Anadolu

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keren, Limbah kertas Disulap Jadi Miniatur

Keren, Limbah kertas Disulap Jadi Miniatur

Foto | Senin, 17 Februari 2020 | 16:14 WIB

Video Viral Bikin Sedih, Tiga Anak Cari Mainan Bekas di Tumpukan Sampah

Video Viral Bikin Sedih, Tiga Anak Cari Mainan Bekas di Tumpukan Sampah

News | Senin, 17 Februari 2020 | 15:39 WIB

Hakim Perempuan yang Tangani Kasus Poligami: Hati Saya Ikut Hancur

Hakim Perempuan yang Tangani Kasus Poligami: Hati Saya Ikut Hancur

News | Minggu, 16 Februari 2020 | 15:40 WIB

Objek Cukai Indonesia Kalah Jauh Dibanding Negara Lain

Objek Cukai Indonesia Kalah Jauh Dibanding Negara Lain

Bisnis | Jum'at, 14 Februari 2020 | 16:26 WIB

Makan Nasi Pakai Kantong Kresek Hitam, Warganet: Corona Virus Left the Chat

Makan Nasi Pakai Kantong Kresek Hitam, Warganet: Corona Virus Left the Chat

Tekno | Jum'at, 14 Februari 2020 | 10:42 WIB

Warga di Malaysia Terinfeksi Virus Corona Tembus 19 Orang

Warga di Malaysia Terinfeksi Virus Corona Tembus 19 Orang

News | Jum'at, 14 Februari 2020 | 07:00 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Jackie Chan Resmi Masuk Islam?

CEK FAKTA: Benarkah Jackie Chan Resmi Masuk Islam?

News | Kamis, 13 Februari 2020 | 15:44 WIB

Sambut Hari Jadi, Yasunli Luncurkan Beragam Produk Baru

Sambut Hari Jadi, Yasunli Luncurkan Beragam Produk Baru

Press Release | Rabu, 12 Februari 2020 | 19:05 WIB

Terkini

JETOUR Berikan Garansi Mesin Tanpa Batas Kilometer di GIIAS 2026

JETOUR Berikan Garansi Mesin Tanpa Batas Kilometer di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Toyota Pamerkan Land Cruiser Hybrid dan GAZOO Racing Terbaru di GIIAS 2026

Toyota Pamerkan Land Cruiser Hybrid dan GAZOO Racing Terbaru di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 05:40 WIB

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:20 WIB

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:18 WIB

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:54 WIB

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:38 WIB

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:34 WIB

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:26 WIB

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:23 WIB

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:22 WIB

×