Masker Sulit Didapat, Pemprov DKI Sebut Akibat Bahan Baku dari China Langka

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih
Masker Sulit Didapat, Pemprov DKI Sebut Akibat Bahan Baku dari China Langka
Para pengendara motor yang menggunakan masker saat melintasi daerah Pasar Pramuka, Jakarta, Selasa (11/2).[Suara.com/Alfian Winanto]

Dengan tak adanya bahan baku, maka produsen masker kesulitan membuatnya. Sehingga, distribusi masker di Jakarta juga terdampak berkurang jumlahnya.

Suara.com - Sejak Virus Corona atau Covid-19 merebak, masyarakat mulai ramai berburu masker sehingga berdampak pada tingginya harga masker. Namun, Pemprov DKI Jakarta menyebut penyebab kelangkaan masker ini bukan karena permintaan yang melonjak.

Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perdagangan (KUKMP) DKI Jakarta Elizabeth Ratu Rante Allo mengatakan, penyebab masker yang sulit dibeli ini karena bahan baku pembuatan masker sulit didapat. Lantaran, China mendapatkan pembatasan impor dari pemerintah pusat.

"Bahan bakunya memang habis. Karena kan itu bahan bakunya impor dari China," ujar Elizabeth di Balai Kota, Jakarta Pusat pada Selasa (18/2/2020).

Karena itu, dengan tak adanya bahan baku, maka produsen masker kesulitan membuatnya. Sehingga, distribusi masker di Jakarta juga terdampak berkurang jumlahnya.

"Jadi karena bahan bakunya langka dengan adanya kasus corona tentu produksinya juga berkurang," katanya.

Ia sendiri mengakui memang harga masker saat ini terlampau tinggi. Elizabeth meminta agar masyarakat mengikuti imbauan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto untuk mengutamakan penggunaan masker bagi orang sakit saja.

"Kan kemarin dengar kan Pak Menkes statemennya kan bahwa yang pakai masker itu adalah orang yang sakit bukan orang yang sehat," katanya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS