Penjualan Masker Bedah Menggila, Dokter Ungkap Fakta Sesungguhnya

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Minggu, 16 Februari 2020 | 06:59 WIB
Penjualan Masker Bedah Menggila, Dokter Ungkap Fakta Sesungguhnya
Masker di China. (Antara)

Suara.com - Pemerintah China meminta seluruh warganya untuk mengenakan masker wajah agar terhindar dari wabah virus Corona yang telah menginfeksi lebih dari 30 ribu orang di China.

Karenanya, permintaan untuk masker wajah di China meningkat dan meminta produsen menghasilkan lebih banyak masker. Hingga saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah penyebaran virus Corona dari orang ke orang sehingga masyarakat berpikir memakai masker wajah setidaknya akan melindungi mereka.

Tetapi, menurut para ilmuwan dan dokter yang mempelajari penyakit ini, menggunakan masker wajah bukanlah perlindungan terbaik dari virus Corona. Masker bedah biasanya lebih bermanfaat bagi orang yang sudah sakit karena mencegah infeksi menular ke orang lain.

Masker bedah dirancang untuk memblokir partikel besar, bukan partikel kecil dan biasanya desain masker itu sedikit longgar dengan celah di sekitar hidung, mulut, dan dagu.

"Partikel kecil tidak dapat disaring oleh masker bedah. Pada saat yang sama, masker respirator dan bedah tidak memiliki fungsi untuk membunuh virus, jadi ketika tetesan (air liur) pembawa virus terciprat di permukaan masker, virus dapat bertahan hidup minimum beberapa jam hingga seminggu," ucap Hyo-Jick Choi, asisten profesor di University of Alberta.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, ada beberapa langkah keamanan lainnya selain menggunakan masker, yaitu mencuci tangan sesering mungkin, menggunakan dan membuang tisu ketika batuk atau bersin, dan menjaga jarak 1 meter dari orang lain. Tak hanya itu, penggunaan masker pun harus diperhatikan.

Ilustrasi tes darah untuk mengetahui pasien terinfeksi virus corona (coronavirus) atau tidak. (Shutterstock)
Ilustrasi tes darah untuk mengetahui pasien terinfeksi virus corona (coronavirus) atau tidak. (Shutterstock)

Sementara itu, Choi percaya bahwa ia telah menemukan jenis masker yang efektif, yaitu topeng yang dilapisi kristal garam yang tidak hanya menjebak partikel virus kecil tetapi juga mematikannya.

"Saya percaya filter penonaktifan virus dapat menjadi komponen penting dari respon cepat terhadap pengendalian dan pencegahan penyakit pernapasan selama epidemi dan pandemi," tambah Choi, seperti dikutip dari Science Alert.

Sementara itu, perusahaan pemasok medis seperti 3M dan Honeywell meningkatkan produksi masker bedah untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat. Bahkan Direct Relief, organisasi nirlaba California yang menyediakan pasokan medis, mengirimkan lebih dari 300 ribu masker melalui pengiriman udara ke rumah sakit di China.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TKI di Hong Kong Sulit Dapat Masker, Keluarga di Sleman Sampai Kirim 4 Kali

TKI di Hong Kong Sulit Dapat Masker, Keluarga di Sleman Sampai Kirim 4 Kali

Jogja | Rabu, 12 Februari 2020 | 10:20 WIB

Ramai Kasus Virus Corona, ini Bedanya Masker N95 dan Masker Ojol

Ramai Kasus Virus Corona, ini Bedanya Masker N95 dan Masker Ojol

Health | Rabu, 05 Februari 2020 | 20:52 WIB

Harga Masker N95 Melonjak Karena Virus Corona? Ini Kata Pejabat Kemenkes

Harga Masker N95 Melonjak Karena Virus Corona? Ini Kata Pejabat Kemenkes

Health | Rabu, 05 Februari 2020 | 05:00 WIB

Jangan Asal Pakai, Masker Bedah Hanya Bisa Dipakai Selama 8 Jam

Jangan Asal Pakai, Masker Bedah Hanya Bisa Dipakai Selama 8 Jam

Health | Sabtu, 01 Februari 2020 | 19:35 WIB

Masker Apa yang Bisa Mencegah Infeksi Virus Corona?

Masker Apa yang Bisa Mencegah Infeksi Virus Corona?

Health | Senin, 27 Januari 2020 | 21:17 WIB

Bukan Masker N95, Ahli Sarankan Masker Bedah Tangkal Virus Corona Wuhan!

Bukan Masker N95, Ahli Sarankan Masker Bedah Tangkal Virus Corona Wuhan!

Health | Minggu, 26 Januari 2020 | 09:03 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×