Sembuh dari Corona, WNI di Singapura Ogah Berikan Data ke KBRI

Dwi Bowo Raharjo | Stephanus Aranditio | Suara.com

Rabu, 19 Februari 2020 | 17:24 WIB
Sembuh dari Corona, WNI di Singapura Ogah Berikan Data ke KBRI
Para pekerja medis dengan mengenakan pakaian pelindung memeriksa seorang pasien di dalam bangsal terisolasi Rumah Sakit Palang Merah Wuhan di Wuhan, pusat penyebaran wabah virus corona baru, di Provinsi Hubei, China, 16/2/2020. (ANTARA/China Daily/ via REUTERS/tm)

Suara.com - Pemerintah sudah menerima informasi kesembuhan satu Warga Negara Indonesia (WNI) dari virus corona COVID-19. WNI tersebut sebelumnya menjalani perawatan lebih dari 2 minggu di Rumah Sakit Umum Singapura, namun belum akan memulangkannya.

Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, beralasan WNI yang merupakan pekerja migran tersebut tidak berkenan memberikan identitas kepada KBRI di Singapura.

"Tapi yang bersangkutan memang tidak bersedia memberikan datanya kepada KBRI, tentunya kami memahami dan menghargai itu, kami mendapatkan informasi hanya dari pihak otoritas Singapura," kata Judha saat ditemui di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (19/2/2020).

Judha menegaskan bahwa Kemenlu tidak mengetahui keberadaan WNI tersebut apakah kembali ke majikannya atau pergi ke suatu tempat, yang pasti KBRI memberikan nomor kontak yang bisa ia hubungi jika membutuhkan bantuan pemerintah Indonesia.

"Pergerakannya menjadi privasi dari yang bersangkutan," tegasnya.

Diketahui, WNI tersebut sebelumnya dinyatakan positif corona sejak 3 Februari 2020 karena tertular dari majikannya yang baru pulang dari China, ia langsung dilarikan ke rumah sakit umum Singapura.

Sembuhnya WNI di Singapura yang terjangkit virus corona itu dipastikan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia atau KBRI di Singapura. Menurut KBRI, WNI itu sembuh pada 18 Februari 2020 kemarin.

"Kementerian Kesehatan Singapura menyampaikan bahwa WNI yang dinyatakan sebagai ke-21 positif Covid-19 di Singapura dari Cluster Yong Thai Hang medical shop pada 4 Februari 2020 lalu, telah dinyatakan sembuh dan telah dipulangkan dari rumah sakit," tulis KBRI Singapura dalam keterangan tertulisnya, Rabu (19/2/2020).

Dia menjadi orang ke-21 dinyatakan positif terjangkit virus corona di Singapura.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 di Indonesia: 112 Spesimen Masuk, Mayoritas Positif H1N1

Update Covid-19 di Indonesia: 112 Spesimen Masuk, Mayoritas Positif H1N1

Health | Rabu, 19 Februari 2020 | 17:05 WIB

WNI Positif Corona di Kapal Diamond Princess Bertambah, Jadi 4 Orang

WNI Positif Corona di Kapal Diamond Princess Bertambah, Jadi 4 Orang

News | Rabu, 19 Februari 2020 | 16:52 WIB

Curi 5.500 Masker saat Wabah Virus Corona, TKI di Hong Kong Dipenjara

Curi 5.500 Masker saat Wabah Virus Corona, TKI di Hong Kong Dipenjara

News | Rabu, 19 Februari 2020 | 16:51 WIB

Cara Terbaik Mencuci Tangan untuk Mencegah Virus Corona Covid-19

Cara Terbaik Mencuci Tangan untuk Mencegah Virus Corona Covid-19

Health | Rabu, 19 Februari 2020 | 16:19 WIB

Terkini

Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998

Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:10 WIB

Prabowo Murka! Bunga Pinjaman Orang Miskin 24 Persen, Pengusaha Besar Cuma 9 Persen

Prabowo Murka! Bunga Pinjaman Orang Miskin 24 Persen, Pengusaha Besar Cuma 9 Persen

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:09 WIB

Geger! Bau Menyengat di Pinang Ranti Ternyata Jasad Lansia Sebatang Kara

Geger! Bau Menyengat di Pinang Ranti Ternyata Jasad Lansia Sebatang Kara

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:07 WIB

Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Chromebook!

Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Chromebook!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:04 WIB

Menhub Absen Karena Sakit, DPR Tunda Rapat Bahas Rentetan Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur

Menhub Absen Karena Sakit, DPR Tunda Rapat Bahas Rentetan Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:02 WIB

Kejagung Mulai Selidiki Dugaan Pengurusan Perkara yang Menyeret Aspidum Kejati Sumsel

Kejagung Mulai Selidiki Dugaan Pengurusan Perkara yang Menyeret Aspidum Kejati Sumsel

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:58 WIB

Peringati Tragedi Mei 1998, Komnas Perempuan Ingatkan Sejarah Kelam Kekerasan Seksual Massal

Peringati Tragedi Mei 1998, Komnas Perempuan Ingatkan Sejarah Kelam Kekerasan Seksual Massal

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:52 WIB

Pemilahan Sampah di Jakarta Dinilai Butuh Sistem Data yang Lebih Terbuka, Mengapa?

Pemilahan Sampah di Jakarta Dinilai Butuh Sistem Data yang Lebih Terbuka, Mengapa?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:52 WIB

Jakarta Barat Dikepung Dua Proyek Besar, Arus Daan Mogot dan Latumenten Direkayasa

Jakarta Barat Dikepung Dua Proyek Besar, Arus Daan Mogot dan Latumenten Direkayasa

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:43 WIB

Anggota DPR Kecewa Menhub Absen Rapat Kecelakaan Maut: Yang Punya Gawe Kok Nggak Hadir?

Anggota DPR Kecewa Menhub Absen Rapat Kecelakaan Maut: Yang Punya Gawe Kok Nggak Hadir?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:32 WIB