Ribut RUU Ketahanan Keluarga, Ini Cara Sujiwo Tejo Agar Tak Terjadi Incest

Dany Garjito, Rifan Aditya

Sabtu, 22 Februari 2020 | 13:39 WIB
Ribut RUU Ketahanan Keluarga, Ini Cara Sujiwo Tejo Agar Tak Terjadi Incest
RUU Ketahanan Keluarga. (Suara.com/Iqbal Asaputro)

Suara.com - Polemik Rancangan Undang-undang (RUU) Ketahanan Keluarga semakin memanas ketika anggota DPR Fraksi PKS Netty Prasetiyani, salah satu pengusul RUU Ketahanan Keluarga, menjelaskan alasan kamar anak dipisah karena agar tidak terjadi incest alias hubungan sedarah.

Hal ini memicu perdebatan soal incest ramai diperbincangkan masyarakat. Tak terkecuali oleh budayawan Sujiwo Tejo.

Menurut Sujiwo Tejo, semakin orang tua tidak terbuka soal edukasi seks kepada anak, potensi incest akan semakin bertambah.

Melalui unggahan yang ditulis dalam akun Twitter pribadinya, Sujiwo Tejo juga menjelaskan cara agar tidak terjadi hubungan sedarah dalam keluarga.

"Semakin kita sok jaim, semakin banyak yang ditutup-tutupi atas nama ini itu, semakin potensi inces dalam keluarga membesar. Semakin kita terbuka, semakin kita dianggap amoral, justru semakin kita bermoral dalam hal tidak inces," cuit Sujiwo Tejo, Jumat (21/2/2020).

Terbuka pada anak tentang edukasi seks dilakukan sang dalang kepada anaknya sejak kecil. Salah satu caranya, melalui nama panggilan yang merujuk pada alat kelamin laki-laki dan perempuan.

Sujiwo memanggil anak-anaknya sejak kecil dengan istilah bahasa Jawa untuk vagina dan penis.

"Itu kenapa dari kecil anak-anak wadonku(perempuan) kupanggil vagina (dalam bahasa Indonesia) anak cowokku kupanggil penis (dalam bahasa Indonesia), agar mereka berpikir bahwa tak ada yang jorok di dunia ini," kata Sujiwo Tejo.

Ia menambahkan, "Yang jorok adalah cara kita berpikir. Kujelaskan sejak dini ke mereka bahwa mereka berasal V dan P itu".

baca juga

Menurutnya, ini bukan hal yang baru. Leluhur mengajar agar seks tak dianggap jorok oleh manusia sejak masa anak-anak.

"Anak wadon dipanggil bawuk (vagina), anak lagi dipanggil kulup (pucuk kulit penis), lalu tibalah massa agar ini ditutup-tutupi dan anak-anak jadi penasaran dengan imajinasi liarnya masing-masing," ujar Sujiwo Tejo.

Cara Sujiwo Tejo agar tak terjadi incest dalam keluarga (twitter/@sudjiwotedjo)
Cara Sujiwo Tejo agar tak terjadi incest dalam keluarga (twitter/@sudjiwotedjo)

Ia berpendapat, seharusnya bahasa ibu untuk alat kelamin laki-laki maupun perempuan tidak hanya menjadi bahan umpatan.

"Hari ini adalah hari Bahasa Ibu. Mengherankan bahwa nama alat kelamin dalam bahasa ibu cuma untuk umpatan, giliran di forum resmi pakai Vagina/Penis. Mestinya sebaliknya, Vagina/Penis untuk mengumpat, di forum-forum resmi pakai nama alat vital dalam Bahasa Ibu," kata Sujiwo Tejo, seperti dikutip Suara.com, Sabtu (22/2).

Beberapa warganet sependapat dengan cuitan Sujiwo Tejo. Mereka menjelaskan cara memanggil anak laki-laki dan perempuan dengan istilah alat kelamin di daerahnya masing-masing.

Pasal kontroversial RUU Ketahanan Keluarga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kritik RUU Ketahanan Keluarga, Gus Sahal: Negara Memaksakan Kadrunisme

Kritik RUU Ketahanan Keluarga, Gus Sahal: Negara Memaksakan Kadrunisme

News | Sabtu, 22 Februari 2020 | 10:18 WIB

Istana Soal RUU Ketahanan Keluarga: Segitunya Negara Masuk Ranah Privat?

Istana Soal RUU Ketahanan Keluarga: Segitunya Negara Masuk Ranah Privat?

News | Jum'at, 21 Februari 2020 | 20:29 WIB

Sebut RUU Ketahanan Keluarga Inisiatif DPR, Maruf Amin: Kami Cuma Merespons

Sebut RUU Ketahanan Keluarga Inisiatif DPR, Maruf Amin: Kami Cuma Merespons

News | Jum'at, 21 Februari 2020 | 18:36 WIB

RUU Ketahanan Keluarga Pisah Kamar Anak, Ferdinand: Seliar Ini Fantasinya?

RUU Ketahanan Keluarga Pisah Kamar Anak, Ferdinand: Seliar Ini Fantasinya?

News | Jum'at, 21 Februari 2020 | 11:41 WIB

Polemik RUU Ketahanan Keluarga, Gerindra Minta Klarifikasi Sodik Mudjahid

Polemik RUU Ketahanan Keluarga, Gerindra Minta Klarifikasi Sodik Mudjahid

News | Jum'at, 21 Februari 2020 | 11:16 WIB

Kritik RUU Ketahanan Keluarga, PSI: Urus Bonus Demografi, Bukan BDSM

Kritik RUU Ketahanan Keluarga, PSI: Urus Bonus Demografi, Bukan BDSM

News | Jum'at, 21 Februari 2020 | 09:28 WIB

RUU Ketahanan Keluarga: Atur Kewajiban Keluarga dan Donor Sperma Dipidana

RUU Ketahanan Keluarga: Atur Kewajiban Keluarga dan Donor Sperma Dipidana

Video | Jum'at, 21 Februari 2020 | 07:05 WIB

Bukti Indonesia Krisis Cinta, DPR Minta RUU Ketahanan Keluarga Disahkan

Bukti Indonesia Krisis Cinta, DPR Minta RUU Ketahanan Keluarga Disahkan

News | Jum'at, 21 Februari 2020 | 05:14 WIB

Pasal-Pasal Kontroversial RUU Ketahanan Keluarga

Pasal-Pasal Kontroversial RUU Ketahanan Keluarga

News | Kamis, 20 Februari 2020 | 19:16 WIB

Terkini

Portofolio Makin Aman, BRI MI Hadirkan Reksa Dana ETF Emas dengan Jaminan LBMA

Portofolio Makin Aman, BRI MI Hadirkan Reksa Dana ETF Emas dengan Jaminan LBMA

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:01 WIB

Kemarau, tapi Air Muara Musi Diprediksi Naik 3,7 Meter Sore Ini

Kemarau, tapi Air Muara Musi Diprediksi Naik 3,7 Meter Sore Ini

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Review Serial Our Sticky Love: Kisah Asmara Unik Mantan Petinju dan Jaksa

Review Serial Our Sticky Love: Kisah Asmara Unik Mantan Petinju dan Jaksa

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Skin Tint Skintific Kandungan Aktifnya Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli

Skin Tint Skintific Kandungan Aktifnya Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Hadiri Kirab Merah Putih FMP ke-11, Adityawarman Adil: Perkuat Cinta Tanah Air

Hadiri Kirab Merah Putih FMP ke-11, Adityawarman Adil: Perkuat Cinta Tanah Air

Bogor | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone

Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone

Sulsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Lagu 'Kau yang Utama'

Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Lagu 'Kau yang Utama'

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Topan Dolphin Mengamuk Dua Kali di China, Lebih 1 Juta Warga Dievakuasi

Topan Dolphin Mengamuk Dua Kali di China, Lebih 1 Juta Warga Dievakuasi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Papua Bukan Tanah Kosong! Masyarakat Adat Nabire Tolak Tambang dan Pembanguna Pos Militer

Papua Bukan Tanah Kosong! Masyarakat Adat Nabire Tolak Tambang dan Pembanguna Pos Militer

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Karhutla Hanguskan 18 Hektare Hutan di Sukabumi, Sejumlah Titik Masih Berasap

Karhutla Hanguskan 18 Hektare Hutan di Sukabumi, Sejumlah Titik Masih Berasap

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:47 WIB

×