Pukuli Pelajar di Dalam Kelas, 5 Preman Bawa dan Tinggalkan Korban di RS

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 24 Februari 2020 | 00:05 WIB
Pukuli Pelajar di Dalam Kelas, 5 Preman Bawa dan Tinggalkan Korban di RS
Orangtua korban menunjukkan luka di bagian kepala yang dialami putranya akibat aksi pengeroyokan yang dilakukan sekelompok preman yang masuk ke dalam are sekolah SMKN 2 Gowa. (KabarMakassar/Abdul)

Suara.com - Pelajar berinisial ABR (16) menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan sekelompok preman di dalam area sekolahnya, SMK Negeri 2 di Kabupaten Gowa. Siswa kelas 10B itu dipukuli oleh beberapa orang preman yang tiba-tiba masuk ke dalam kelas saat jam pelajaran tengah berlangsung, Jumat (21/2) kemarin.

Seperti diberitakan kabarmakassar.com - jaringan Suara.com, tak ABR tak hanya dianiaya di dalam kelas, korban juga sempat diseret hingga keluar area sekolah. Akibat peristiwa terebut, korban mengalami luka cukup serius di bagian kepala hingga harus dirawat di RSUD Syech Yusuf Kabupaten Gowa.

Paman korban Ali Padjarang mengatakan saat kejadian keponakannya itu sementara berada di dalam kelas mengikuti proses belajar mengajar. Tiba-tiba, datang sekelompok preman yang langsung menarik korban dari dalam kelas.

“Sekitar lima orang masuk ke dalam sekolah mengaku sebagai petugas kepolisian. Mereka masuk ke dalam kelas 10 jurusan teknik komputer jaringan B, dan menarik korban lalu memukulnya berdamai-ramai,” kata Ali kepada kabarmakassar.com, Minggu (23/2/2020).

Pada saat kejadian, kata dia, guru yang tengah mengajar sempat menegur para pelaku dan menanyai alasan mereka masuk ke dalam kelas. Namun, preman tersebut justru balik membentak dan meminta sang guru agar tidak ikut campur. Ciut dengan gertakan, guru itupun hanya menyaksikan anak didiknya dikeroyok para preman tersebut.

“Hanya dilihat-lihati oleh gurunya. Harusnya ini guru berusaha melerainya atau dia melindungi muridnya, karena ini juga tanggungjawabnya,” kata Ali.

Lebih lanjut kata Ali, para preman yaang belum puas memukuli korban di dalam area sekolah kemudian menyeret korban hingga keluar area sekolah, dan dimasukkan ke dalam bagasi mobil lalu dibawa pergi.

Tapi belakangan, para pelaku ini menyadari jika mereka salah sasaran. Sehingga para preman terebut langsung membawa korban ke Ruang IGD RSUD Syekh Yusuf Gowa untuk mendapat perawatan. Namun setelah korban sampai di Ruang IGD para pelaku kemudian kabur meninggalkan korban.

“Pelaku sendiri yang bawa ke rumah sakit. Karena mereka sadari jika korban ini bukanlah targetnya atau salah sasaran,” ungkapnya.

baca juga

Terkait itu, Ali mengaku sangat menyanyangkan sikap dari pihak sekolah yang seakan tidak melindungi anak didiknya. Ia pun merasa sekolah bukanlah tempat yang aman. Keluarga korban juga sudah melaporkan peristiwa penganiayaan ini ke Polres Gowa.

Setelah mendapatkan perawatan medis di RSUD Syekh Yusuf, saat ini korban sudah berada di kediamannya.

Sementara, salah seorang teman kelas korban juga membenarkan adanya kejadian yang menimpa rekannya itu. Kepada kabarmakassar.com, Azizah menjelaskan kronologis pemukulan teman kelasnya.

“Iye kulihatki, pertama masuk baju hitam ke kelas lalu memukul ABR. Kemudian masuk bapak-bapak berbaju batik abu-abu kayak pak guru,” kata Azizah, saat ditemui di rumah korban.

“Kalau yang Bapak-bapak pake baju batik, kasih tidur ABR lalu tendang-tendang kepalanya,” terangnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dianiaya di Jalan, Kukuh Jotos hingga Gigit Pacarnya karena Berselingkuh

Dianiaya di Jalan, Kukuh Jotos hingga Gigit Pacarnya karena Berselingkuh

Jatim | Selasa, 18 Februari 2020 | 13:18 WIB

Nyaris Ditikam Obeng, Petugas Dishub Dianiaya Gegara Pungutan di Terminal

Nyaris Ditikam Obeng, Petugas Dishub Dianiaya Gegara Pungutan di Terminal

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 15:26 WIB

Sekap Warga Minggir karena Dendam, 2 Tersangka Diamankan Polisi

Sekap Warga Minggir karena Dendam, 2 Tersangka Diamankan Polisi

Jogja | Sabtu, 15 Februari 2020 | 06:25 WIB

Viral Wanita Dianiaya hingga Hijab Dicopot Penumpang Pria di KRL

Viral Wanita Dianiaya hingga Hijab Dicopot Penumpang Pria di KRL

News | Jum'at, 14 Februari 2020 | 17:55 WIB

Terkini

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB