Tak Ada Corona di Indonesia, Kelompok Diplomat: Yang Serius Dong Ngetesnya

Dany Garjito | Ruhaeni Intan
Tak Ada Corona di Indonesia, Kelompok Diplomat: Yang Serius Dong Ngetesnya
Para pekerja medis dengan mengenakan pakaian pelindung memeriksa seorang pasien di dalam bangsal terisolasi Rumah Sakit Palang Merah Wuhan di Wuhan, pusat penyebaran wabah virus corona baru, di Provinsi Hubei, China, 16/2/2020. (ANTARA/China Daily/ via REUTERS/tm)

Kelompok Diplomat dari berbagai negara mendesak pemerintah Indonesia untuk lebih serius dalam mendeteksi adanya virus corona.

Suara.com - Kelompok Diplomat dari berbagai negara khawatir dengan perkembangan virus Corona di Indonesia setelah tak ada satu pun dari 132 tes laboratorium dinyatakan positif pada hari Rabu (26/02/2020).

Dikutip dari The Straits Times, kekhawatiran ini termuat dalam sebuah dokumen yang dibacakan pada saat pertemuan tertutup antara para diplomat dari berbagai negara dengan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto dan pejabat kesehatan senior lainnya di Indonesia.

Salah satu pesan yang dibacakan oleh para diplomat pada rapat tertutup tersebut adalah adanya peringatan bahwa sangat penting bagi pemerintah untuk melakukan deteksi kasus virus corona dengan lebih serius.

"Kami percaya, sangat penting bagi pemerintah Anda untuk secara aktif melakukan deteksi kasus," demikian isi pesan tersebut dikutip dari The Sydney Morning Herald.

Selain itu, pesan lain yang juga disampaikan adalah soal banyaknya rumah sakit di Indonesia yang tidak memiliki Alat Pelengkap Diri (APD) yang memadai.

"Banyak rumah sakit tidak memiliki APD yang memadai, tempat tidur isolasi tidak cukup, dan transportasi spesimen tidak memadai," demikian isi  pesan tersebut dikutip dari The Sydney Morning Herald.

Akibat transportasi spesimen yang tidak memadai ini, mereka khawatir hal tersebut mempengaruhi hasil tes laboratorium terhadap virus corona sehingga dari total keseluruhan semua hasilnya menunjukkan negatif.

Pasalnya, minggu ini terdapat tiga orang pasien yang meninggal dengan ciri-ciri hampir sama seperti terserang virus corona. Masing-masing pasien yang meninggal dirawat di rumah sakit di Semarang, Batam, dan Kepulauan Riau. Namun, pihak rumah sakit mengatakan bahwa ketiganya negatif virus corona.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS