Tolak Kawasan Monas Jadi Sirkuit Formula E, Massa Bakal Demo Anies

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Jum'at, 28 Februari 2020 | 14:25 WIB
Tolak Kawasan Monas Jadi Sirkuit Formula E, Massa Bakal Demo Anies
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) dan Co-Founder & Chief Championship Officer of Formula E, Alberto Longo, dalam acara peresmian Formula E Jakarta 2020 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (20/9/2019). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]

Suara.com - Sekelompok massa yang mengatasnamakan 'The Power of Orange Movement' akan menggelar aksi menolak keputusan Pemprov DKI Jakarta yang bakal menggelar ajang balap mobil listrik formula e di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Demo tersebut bakal berlangsung di dekat kawasan Monas, Jakarta.

Dalam aksinya nanti, mereka menuntut Gubernur Anies Baswedan membatalkan proyek tersebut. Kemudian mereka juga ingin agar Anies lengser dari jabatannya.

Koordinator aksi bernama Tasya mengatakan aksi tersebut akan digelar sekitar pukul 14.00 WIB di sekitar Monas. Tasya mengklaim setidaknya ada ratusan orang yang turut serta dalam aksi tersebut.

"Kita lagi di jalan, massa yang ikut aksi kurang lebih 100 sampai 150 orang," kata Tasya saat dikonfirmasi Suara.com, Jumat (28/2/2020).

Tasya menuturkan alasan kelompoknya menggelar aksi tersebut lantaran Anies dinilai telah mengacak-acak cagar budaya dengan menjadikan kawasan Monas sebagai lokasi sirkuti Formula E. Padahal kata dia, bangunan tersebut merupakan monumen bersejarah peninggalan para pahlawan yang semestinya dijaga.

"Kami tidak setuju adanya formula E di Monas. Kami menuntut dia (Anies) lengser, karena dia udah mengacak-acak cagar budaya terutama Monas. Itu peninggalan para pahlawan dan bapak proklamator Bung Karno," katanya.

Untuk diketahui, BUMD Jakarta Propertindo (Jakpro) bersama FIA (Federation internationale de l'automobile) Formula E Championship mengumumkan Formula E Jakarta 2020 digelar di Monas. Tepatnya di kawasan Medan Merdeka, termasuk kawasan bersejarah Monas.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kemeja biru) memantau balapan mobil listrik Formula E di Brooklyn Street Circuit, New York. (Facebook/Anies Baswedan)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kemeja biru) memantau balapan mobil listrik Formula E di Brooklyn Street Circuit, New York. (Facebook/Anies Baswedan)

Sebelumnya Formula E di Monas sempat dilarang oleh Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka.

Dalam video yang diputar pada acara Media Briefing di Hotel Novotel Cikini, Jumat, nantinya balap mobil itu akan dimulai (start) dari depan Balai Kota Provinsi DKI Jakarta di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

baca juga

Para pebalap memasuki kawasan Monumen Nasional melalui pintu masuk silang Barat Daya Monas dekat dengan Patung Kuda Arjuna Wiwaha. Rute tersebut terus berlanjut hingga Pelataran Barat dari Tugu Monas yang nantinya disiapkan untuk memutarbalik ke arah pelataran selatan berlanjut ke kawasan timur dan tenggara Monas.

Usai melewati kawasan timur Monas, para pebalap akan kembali melewati kawasan Medan Merdeka Selatan dengan titik kenal Kedutaan Besar Amerika Serikat berlanjut melewati kembali Balai Kota. Titik akhir rute itu berada di depan Pelataran Selatan Monas yang menjadi lokasi penentuan kemenangan dari para pebalap formula E itu.

Jalur yang akhirnya dipublikasikan kepada media itu memiliki penampakan yang sama persis dengan rancangan yang dikirimkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka pada Rabu (12/2/2020) lalu.

Jalur tersebut memiliki panjang 2,58 kilometer dan memiliki lebar jalan sekitar 9,5- 12 meter.

Sedikit berbeda dekat rancangan yang dikirim Gubernur kepada Komisi Pengarah, secara resmi rute ini nantinya akan memiliki 12 tikungan yang terbagi atas 8 tikungan di kanan dan 4 tikungan di kiri.

Nantinya lintasan digunakan searah jarum jam oleh dua puluh empat pebalap dari 12 tim yang mengikuti Formula E itu.

Kawasan Medan Merdeka Selatan merupakan rute terpanjang yang dicatat oleh JakPro sebagai lintasan untuk perhelatan balap mobil ramah lingkungan itu dengan panjang 680 meter.

Formula E akan digelar 6 Juni 2020 di Monas dengan pertimbangan oleh FIA Formula E sebagai kawasan yang ikonik dan identik menggambarkan Ibu Kota Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muncul #4niesTipuWargaDKI, PDIP: karena Program Unggulannya Tidak Jitu

Muncul #4niesTipuWargaDKI, PDIP: karena Program Unggulannya Tidak Jitu

News | Jum'at, 28 Februari 2020 | 13:31 WIB

Positif COVID-19, Wakil Presiden Masoumeh Ebtekar Peduli KBL

Positif COVID-19, Wakil Presiden Masoumeh Ebtekar Peduli KBL

Otomotif | Jum'at, 28 Februari 2020 | 10:31 WIB

Jalanan Berlubang, Guntur Romli Sindir Anies: Kalau Ngaspal Monas Aja Cepet

Jalanan Berlubang, Guntur Romli Sindir Anies: Kalau Ngaspal Monas Aja Cepet

News | Jum'at, 28 Februari 2020 | 08:44 WIB

Viral Foto Anies Berendam di Air Penuh Sampah dan 4 Berita Viral Lain

Viral Foto Anies Berendam di Air Penuh Sampah dan 4 Berita Viral Lain

News | Jum'at, 28 Februari 2020 | 06:05 WIB

Terkini

Nur Alam Masuk PSI Meski Berstatus Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Parpol Utamakan Rekam Jejak Kader

Nur Alam Masuk PSI Meski Berstatus Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Parpol Utamakan Rekam Jejak Kader

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:30 WIB

Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai

Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:18 WIB

Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu

Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:13 WIB

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:07 WIB

Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan

Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:06 WIB

Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan

Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:56 WIB

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:42 WIB

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:33 WIB

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:22 WIB

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:15 WIB