Stafsus Presiden Pastikan Ada Pemisahan Blok ABK di Pulau Sebaru

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 29 Februari 2020 | 23:03 WIB
Stafsus Presiden Pastikan Ada Pemisahan Blok ABK di Pulau Sebaru
Pulau Sebaru Kecil di Kepulauan Seribu, Jakarta, Rabu (26/2). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Staf Khusus Presiden Bidang Sosial Angkie Yudistia memastikan pemerintah akan mengevakuasi 68 WNI ABK yang masih berada di kapal pesiar Diamond Princess dan Rumah Sakit lepas Yokohama, Jepang. Proses evakuasi 68 WNI tersebut dipastikan mengikuti protokol kesehatan pihak Jepang.

"Rencananya (68 WNI) akan diangkut dengan pesawat berbadan besar supaya tidak harus melakukan transit terlebih dahulu," ujar Angkie kepada wartawan pada Sabtu (29/2/2020).

Ketika tiba di Indonesia, 68 WNI ABK Diamond Princess akan menjalani karantina di Pulau Sebaru, sama seperti WNI yang dievakuasi dari Kapal Pesiar World Dream.

Angkie menuturkan akan ada pemisahan blok terhadap WNI ABK Kapal Pesiar World Dream dan Diamond Princess di Pulau Sebaru saat karantina.

"Nanti ada pemisahan atau pembagian blok bagi warga yang berasal dari Kapal Pesiar World Dream dan Diamond Princess," tutur dia.

Lebih lanjut, Angkie menyebut 68 WNI tersebut akan menjalani karantina yakni selama 28 hari. Hal ini dilakukan untuk memastikan mereka benar-benar sehat saat meninggalkan tempat karantina

"Karantina akan berjalan dua kali lebih lama, atau sekitar 28 hari. Ini dilakukan untuk memastikan mereka benar-benar sehat saat meninggalkan tempat karantina. Selain itu, ada kejadian salah seorang warga Amerika Serikat yang merupakan penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess dinyatakan negatif terjangkit virus, namun menjadi positif COVID-19 setelah hari ke-21," kata Angkie.

Angkie menambahkan pemerintah terus memantau perkembangan sembilan WNI yang terjangkit Virus Corona yang masih menjalani perawatan intensif oleh Pemerintah Jepang.

"Saat ini, sembilan WNI yang berada di dalam Kapal Pesiar Diamond Princess dinyatakan positif Coronavirus dan menjalani perawatan intensif oleh pemerintah Jepang. Indonesia, melalui KBRI, terus memantau perkembangan dan memastikan penanganan kepada WNI dilaksanakan sebaik-sebaiknya," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stafsus Presiden Sebut WNI yang Diobservasi di Sebaru Sesuai Standar WHO

Stafsus Presiden Sebut WNI yang Diobservasi di Sebaru Sesuai Standar WHO

News | Sabtu, 29 Februari 2020 | 22:39 WIB

Pulau Sebaru Jadi Tempat Karantina WNI, Pemprov DKI: Warga Tak Perlu Cemas

Pulau Sebaru Jadi Tempat Karantina WNI, Pemprov DKI: Warga Tak Perlu Cemas

News | Sabtu, 29 Februari 2020 | 20:48 WIB

Diklaim Negatif Covid-19, 188 WNI di Sebaru Bebas Berenang

Diklaim Negatif Covid-19, 188 WNI di Sebaru Bebas Berenang

Jogja | Sabtu, 29 Februari 2020 | 18:08 WIB

KBRI Tokyo Siapkan Evakuasi untuk WNI ABK Diamond Princess

KBRI Tokyo Siapkan Evakuasi untuk WNI ABK Diamond Princess

News | Sabtu, 29 Februari 2020 | 17:33 WIB

Karantina Corona WNI Diamond Princess Dipisah dengan World Dream di Sebaru

Karantina Corona WNI Diamond Princess Dipisah dengan World Dream di Sebaru

News | Sabtu, 29 Februari 2020 | 09:49 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×