Paloma Bistro Diduga Jadi Lokasi Penularan Corona, Anies Minta Ini ke Warga

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 02 Maret 2020 | 22:05 WIB
Paloma Bistro Diduga Jadi Lokasi Penularan Corona, Anies Minta Ini ke Warga
Ilustrasi penyebaran virus corona (Coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Klub Paloma Bistro, Menteng, Jakarta Pusat, diduga sebagai tempat penularan virus Corona pertama di Indonesia. Kekinian dua warga Depok, Jawa Barat, yang juga ibu dan anak itu tengah menjalani perawatan di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara.

Menanggapi hal ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan minta warga tidak mengunjungi lokasi tersebut untuk sementara. Ia menyebut tindakan ini harus dilakukan agar tak terjadi lagi penularan yang dikhawatirkan masih bisa terjadi di lokasi.

"Jadi kita mengimbau kepada masyarakat juga, untuk satu, jangan bepergian ke lokasi-lokasi yang sudah dinyatakan sebagai tempat yang terjangkiti (virus corona), hindari tempat itu," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2020).

Sejauh ini, baru Paloma Bistro yang dinyatakan Menteri Kesehatan Terawan sebagai lokasi penularan. Namun Anies memastikan tempat yang tidak boleh dikunjungi adalah tempat hiburan.

"Ada tempat yang sudah disebut tempat hiburan yang di situ di deteksi penularan," jelasnya.

Anies menuturkan, pihak Pemprov DKI Jakarta sudah datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan secara langsung terhadap tempatnya sekaligus karyawannya. Nantinya ketika pengecekan rampung, ia akan mengumkan pelarangannya secara resmi.

"Penjelasan resmi setelah semua terkonformasi petugas kita saat ini sedang perikss ke sana dan juga petugas-petugas, orang yang bekerja di lokasi tersebut," pungkasnya.

Sebelumnya, dua orang Warga Negara Indonesia (WNI) dinyatakan positif terjangkit Virus Corona atau Covid-19. Warga tersebut adalah seorang ibu berusia 64 tahun dan putrinya berusia 31 tahun yang kini tengah dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof dr Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara.

Pasien 31 tahun yang merupakan guru dansa tertular virus mematikan itu dari seorang Warga Negara Jepang. Saat itu, keduanya sempat berdansa di sebuah kelab bernama Paloma.

"Namanya kelab Paloma, ini baru di tracking sama Dinas Kesehatan," kata Terawan di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof dr Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara siang tadi.

Terkait hal tersebut, Terawan memastikan akan mengecek kesehatan seluruh pegawai disana. Hanya saja, Terawan tak merinci kelab Paloma tersebut berada dimana.

"Kami cek semua pegawainya," sambungnya.

Suara.com, mencoba menelusiri letak kelab Paloma yang disebut Terawan di Google Maps. Dari hasil penulusuran, kata kunci Paloma merujuk pada Paloma Bistro yang terletak di kawasan Menteng. Namun, hal tersebut masih harus di kroscek kebenarannya.

Namun, pada sejumlah portal berita, ada yang menulis kelab tersebut dengan nama Paloma dan Amigos Klub.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Fakta: Buku Novel dari Tahun 1981 Sudah Ramalkan Virus Corona?

Cek Fakta: Buku Novel dari Tahun 1981 Sudah Ramalkan Virus Corona?

Tekno | Senin, 02 Maret 2020 | 22:01 WIB

Penyebaran Virus Corona Bikin Kevin Sanjaya Cs Dilema

Penyebaran Virus Corona Bikin Kevin Sanjaya Cs Dilema

Sport | Senin, 02 Maret 2020 | 21:52 WIB

Dua Warga Depok Positif Corona, Pemprov Jabar Bentuk Crisis Center

Dua Warga Depok Positif Corona, Pemprov Jabar Bentuk Crisis Center

Jabar | Senin, 02 Maret 2020 | 21:46 WIB

Warga Serbu Supermarket Setelah 2 WNI kena Corona, Polri Bakal Dikerahkan

Warga Serbu Supermarket Setelah 2 WNI kena Corona, Polri Bakal Dikerahkan

News | Senin, 02 Maret 2020 | 21:46 WIB

2 Warga Depok Positif Virus Corona, Menkes Terawan: Kami Tak Kecolongan

2 Warga Depok Positif Virus Corona, Menkes Terawan: Kami Tak Kecolongan

News | Senin, 02 Maret 2020 | 21:45 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB