Disebut Pesan Masker sampai 20 Ribu Kotak, Tompi: Mau Dipakai Bikin Rumah?

Dany Garjito, Rifan Aditya

Selasa, 03 Maret 2020 | 15:58 WIB
Disebut Pesan Masker sampai 20 Ribu Kotak, Tompi: Mau Dipakai Bikin Rumah?
Tompi [Suara.com/Yuliani]

Suara.com - Sejak virus corona baru (COVID-19) menjangkit dua warga negara Indonesia (WNI) harga masker mengalami kenaikan drastis. Muncul dugaan sejumlah pihak menimbun persediaan masker demi keuntungan pribadi.

Tidak hanya itu, informasi palsu atau hoaks tentang masker ini juga beredar luas di internet dan media sosial. Bahkan, ahli bedah kulit, dr. Tompi menjadi sasaran hoaks.

Namanya disebut-sebut dalam sebuah informasi palsu yang tersebar melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp. Dalam percakapan itu, tertulis narasi seperti berikut.

"Kacau harganya buu
Di Jakarta udah 350
Dr Tompi juga pesan 20.000 box bu.
Stock kali bu, kan masker lagi susah dicari. Pabrik udah dibooking sama luar."

Mengetahui hoaks tersebut, dr. Tompi langsung memberikan klarifikasi melalui cuitan yang diunggah ke akun Twitter pribadinya, Senin (2/3/2020).

"Beredar HOAX saya pesen 20 ribu box masker, buat apa e? Mau bikin rumah dari masker!?" tulis Tompi, seperti dikutip Suara.com, Selasa (3/3/2020).

Heboh Masker Mahal, Tompi Jadi Sasaran Hoaks (twitter/@dr_tompi)
Heboh Masker Mahal, Tompi Jadi Sasaran Hoaks (twitter/@dr_tompi)

Dalam cuitannya yang lain, Tompi juga meminta pemerintah untuk serius menanggapi pedagang yang menimbun masker dan hand sanitizer. Ia memaksa aparat untuk cepat bertindak.

"Pemerintah harus menangkap dan menghukum tegas, pedagang-pedagang bejat yang menjual masker/hand sanitizer dengan harga sesuka-suka jidatnya! Jangan telat melulu keluarin aturan! Mohon perhatiannya Pak Jokowi," tulis Tompi.

Tidak hanya kepada pemerintah, Tompi juga menegur orang-orang karena panik dan memborong barang-barang kebutuhan pokok.

baca juga

"Wahai umat manusia yang panik dan ngeborong mie instant, hati-hati ntar atitnya bukan karena virus melainkan karena mie-nya," ujar Tompi.

Unggahan dr. Tompi ini telah mendapatkan lebih dari 3.300 like dan 1.300 retweet pada Selasa sore. Bahkan ada lebih 390 komentar di sana.

Beberapa warganet juga heran dengan banyaknya kabar hoaks yang beredar terkait virus corona.

"Sekarang ini banyak yang suka bikin hoaks sengaja kali ya mau bikin panik. Di desa saya masker masih banyak. Bahkan debu-debu jalan wilayah tambang cuma di siram air," tulis @adeteriyanaa.

"Bikin hoax kagak kira-kira wkwk," komentar dari @dennypermana09.

Harga Masker Mendadak Mahal

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seruan Bersatu Lawan Virus Corona, Video Jokowi Minum Jamu Diungkit

Seruan Bersatu Lawan Virus Corona, Video Jokowi Minum Jamu Diungkit

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 15:42 WIB

Dokter RSA UGM Ungkap Gejala Utama Terjangkit Virus Corona

Dokter RSA UGM Ungkap Gejala Utama Terjangkit Virus Corona

Jogja | Selasa, 03 Maret 2020 | 15:40 WIB

Imbas Panic Buying karena Corona, Ada Kenaikan Belanja Hingga 15 Persen

Imbas Panic Buying karena Corona, Ada Kenaikan Belanja Hingga 15 Persen

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2020 | 15:20 WIB

Nekat Menimbun Masker saat Wabah Corona, Siap-siap Kena 'Azab' Ini

Nekat Menimbun Masker saat Wabah Corona, Siap-siap Kena 'Azab' Ini

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 15:43 WIB

Anies Setop Izin Keramaian karena Corona, Formula E Belum Tentu Dibatalkan

Anies Setop Izin Keramaian karena Corona, Formula E Belum Tentu Dibatalkan

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 15:03 WIB

Tengku Zul Sentil Terawan: Mestinya Bapak Jadi Menteri Kesehatan China

Tengku Zul Sentil Terawan: Mestinya Bapak Jadi Menteri Kesehatan China

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 14:56 WIB

Menkominfo: Penyebar Hoaks Virus Corona Terancam Penjara 6 Tahun

Menkominfo: Penyebar Hoaks Virus Corona Terancam Penjara 6 Tahun

Tekno | Selasa, 03 Maret 2020 | 14:42 WIB

Virus Corona di Indonesia, Pihak Commuterline Lakukan Sosialisasi

Virus Corona di Indonesia, Pihak Commuterline Lakukan Sosialisasi

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 15:32 WIB

Terkini

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

×