Pasien Virus Corona Kabur dari RS, Rekam Aksi Berjalan-jalan di Luar

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 03 Maret 2020 | 17:25 WIB
Pasien Virus Corona Kabur dari RS, Rekam Aksi Berjalan-jalan di Luar
Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pasien virus corona nekat kabur dari rumah sakit di Kota Wuhan, China. Ia sempat merekam aksinya setelah menyelinap keluar dari rumah sakit dan berjalan-jalan di Kota Wuhan.

Dialihbahasakan dari Daily Mail, Selasa (3/3/2020), pria berusia 59 tahun itu memamerkan kebebasannya dalam video yang viral di media sosial.

Ia menyebut mengasingkan diri setelah mewabahnya virus corona adalah hal bodoh dan sikap takut kematian.

Dalam cuplikan video yang dirilis surat kabar pemerintahan China, Global Times, tampak pria bernama Li Jun itu mengambil kesempatan saat perawat rumah sakit sibuk.

Ia meninggalkan lokasi karantina untuk membeli sebotol desinfektan dan berjalan-jalan sebentar di jalanan Kota Wuhan yang tampak kosong.

"Lihat ini, ada mobil-mobil dan orang. Kamu melihatnya? Orang-orang bisa keluar dan berjalan sesuka hati. (Pihak berwenang) telah membuatmu seperti orang bodoh di rumah. (Kamu) takut mati," kata Li Jun dalam video.

Pasien corona di Wuhan nekat kabur dari RS (GlobalTimers)
Pasien corona di Wuhan nekat kabur dari RS (GlobalTimers)

Dalam video tersebut, Li Jun juga sempat duduk santai di plaza. Ia mengaku akan kembali ke rumah sakit saat waktu makan malam tiba.

Li Jun dinyatakan positif terinfeksi virus mematikan tersebut pada 16 Februari 2020. Dua hari setelah dirawat di rumah sakit khusus virus corona nomor 3, Li Jun diam-diam meninggalkan rumah sakit.

Ia berdalih kelua untuk membeli barang keperluan seperti obat dan desinfektan karena keluarganya tidak ada yang datang untuk mengantarkan barang keperluannya.

baca juga

Setelah kembali ke rumah sakit dan videonya viral, Li Jun membuat video permintaan maaf.

Ia mengakui sikapnya tersebut adalah sebuah kesalahan besar dan bersedia mendapatkan hukuman.

"Saya menyesal telah mengecewakan pemerintah dan dokter yang merawat saya, merusak reputasi Wuhan. Dengan tulus saya meminta maaf kepada semua orang. Saya bersedia menerima hukuman berat setelah proses pemulihan," ungkapnya.

Pihak rumah sakit juga menyampaikan permohonan maaf atas kaburnya Li Jun. Rumah sakit berjanji untuk memperkuat keamanan rumah sakit mereka.

Berada di Luar Rumah Akan Dihukum

Pihak berwenang di Provinsi Hubei, China menetapkan aturan untuk membawa orang-orang yang ditemukan berjalan di luar rumah tanpa alasan. Mereka akan dibawa ke 'kamp pendidikan ulang', menurut laporan.

Hukuman untuk warga Hubei, China yang berada di luar rumah tanpa alasan (pearvideo)
Hukuman untuk warga Hubei, China yang berada di luar rumah tanpa alasan (pearvideo)

Beredar sebuah video yang menunjukkan warga belajar di sebuah ruangan dengan dijaga seorang petugas. Mereka harus lulus ujian tentang peraturan virus corona dan menandatangani perjanjian sebelum dibebaskan.

Mereka dihukum lantaran berada di luar rumah tanpa alasan tertentu. Jika mereka telah melalui pendidikan ulang tersebut, mereka diizinkan untuk kembali dan diminta tak mengulangi perbuatannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rugi Sejak Diduga Jadi Lokasi Penular Virus Corona, Amigos Tutup 2 Minggu

Rugi Sejak Diduga Jadi Lokasi Penular Virus Corona, Amigos Tutup 2 Minggu

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 16:59 WIB

Dua Warga Depok Positif Corona, Permintaan Alkohol di Kota Bogor Naik Tajam

Dua Warga Depok Positif Corona, Permintaan Alkohol di Kota Bogor Naik Tajam

Jabar | Selasa, 03 Maret 2020 | 16:59 WIB

Khawatir Virus Corona, Twitter Perintahkan Karyawan Kerja dari Rumah

Khawatir Virus Corona, Twitter Perintahkan Karyawan Kerja dari Rumah

Tekno | Selasa, 03 Maret 2020 | 16:57 WIB

Bupati Banyumas Umumkan Warganya Diduga Terinfeksi Virus Corona

Bupati Banyumas Umumkan Warganya Diduga Terinfeksi Virus Corona

Jawa Tengah | Selasa, 03 Maret 2020 | 16:55 WIB

Terkait Pesan Berantai Diduga Pasien Covid-19, Ini Jawaban Kemenkes

Terkait Pesan Berantai Diduga Pasien Covid-19, Ini Jawaban Kemenkes

Health | Selasa, 03 Maret 2020 | 16:55 WIB

Mahfud MD: Jangan Ada yang Cari Panggung Lewat Isu Virus Corona

Mahfud MD: Jangan Ada yang Cari Panggung Lewat Isu Virus Corona

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 16:51 WIB

Satu Pasien Suspect Corona di RSUD Depok Dirujuk ke RSPI Jakarta

Satu Pasien Suspect Corona di RSUD Depok Dirujuk ke RSPI Jakarta

Jabar | Selasa, 03 Maret 2020 | 16:45 WIB

Sebut Corona Bisa Menyebar Melalui Udara, MUI Minta Tabligh Akbar Ditunda

Sebut Corona Bisa Menyebar Melalui Udara, MUI Minta Tabligh Akbar Ditunda

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 16:36 WIB

Antisipasi Wabah Corona di Indonesia, Ini yang Dilakukan Agen Travel

Antisipasi Wabah Corona di Indonesia, Ini yang Dilakukan Agen Travel

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2020 | 16:40 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×