4 Pria Saling Tukar Pasangan, 8 Tahun Istri-Istri Digilir Jadi Budak Seks

Dany Garjito | Suara.com

Kamis, 05 Maret 2020 | 17:35 WIB
4 Pria Saling Tukar Pasangan, 8 Tahun Istri-Istri Digilir Jadi Budak Seks
Ilustrasi seks, seks menyimpang. [Shutterstock]

Suara.com - Pilu, empat istri menjadi korban perilaku seks menyimpang. Mereka diperkosa dan digilir para suami dan tiga orang asing.

Dilansir dari World of Buzz, disebutkan bahwa terdapat tindak kriminal di Singapura di mana para suami saling bertukar istri dalam pengaruh obat.

Tak hanya itu, para suami ini juga melibatkan tiga pria asing untuk memperkosa istri-istri mereka.

Ketujuh pria yang semuanya merupakan warga negara Singapura ini pun digiring ke meja hijau.

Berdasarkan dokumen pengadilan, aksi kriminal tersebut terjadi selama tahun 2010 dan 2018. Dan selama itu pula para istri menjadi budak seks dan sex toys dari suami-suami dan teman mereka.

Ilustrasi perkosaan. (Shutterstocks)
Ilustrasi perkosaan. (Shutterstocks)

Para istri malang ini diberi obat lalu diperkosa dan digilir di rumah mereka sendiri.

Dalam setiap kesempatan, para suami dan teman mereka merekam aksi kekerasan seksual yang dilakukan.

Jika pengadilan memutuskan para suami dan teman-temannya bersalah, mereka akan mendekam di penjara selama 20 tahun dan mendapat hukuman cambuk.

Fenomena saling tukar pasangan seksual

Sebanyak 11 lelaki dan 14 perempuan yang berasal dari sejumlah negara, tertangkap basah tengah berpesta seks bertukar pasangan di sebuah hotel distrik Nong Prue, Pattaya Selatan, Thailand. [Viral Press]
Sebanyak 11 lelaki dan 14 perempuan yang berasal dari sejumlah negara, tertangkap basah tengah berpesta seks bertukar pasangan di sebuah hotel distrik Nong Prue, Pattaya Selatan, Thailand. [Viral Press]

Fenomena saling tukar pasangan seksual ini secara general disebut swinging sex atau swinging relationship.

Mengutip dari Huffpost, penganut swinging sex disebut swingers. Para pasangan maupun yang masih lajang (open relationship) tanpa ikatan membuka kesempatan selebar-lebarnya untuk bertukar pasangan dengan pasangan lain atau dengan orang lain.

BACA JUGA: Eks Guru di Surabaya Rintis Jasa Pesta Swinger di Vila

Namun perlu dicatat konsep yang bahkan dicap 'gila' oleh warga Barat ini mengharuskan adanya izin dari pasangannya. Jadi beda dengan pemerkosaan atau perselingkuhan.

Masih dikutip dari sumber yang sama, swinger sex disebutkan bisa saja menyehatkan hubungan asalkan sesuai aturan.

Beberapa aturan swinger sex atau tukar pasangan ini antara lain saling menghormati, saling jujur, rutin cek kesehatan, menggunakan alat kontrasepsi, dan selektif memilih pasangan, serta yang tak kalah penting menjaga rahasia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologis Bintang PSG Achraf Hakimi Diseret ke Pengadilan Kasus Dugaan Pemerkosaan

Kronologis Bintang PSG Achraf Hakimi Diseret ke Pengadilan Kasus Dugaan Pemerkosaan

Bola | Rabu, 25 Februari 2026 | 23:24 WIB

Bek PSG Achraf Hakimi Segera Diadili dalam Kasus Tuduhan Pemerkosaan

Bek PSG Achraf Hakimi Segera Diadili dalam Kasus Tuduhan Pemerkosaan

Bola | Rabu, 25 Februari 2026 | 08:38 WIB

Pelaku Percobaan Pemerkosaan Lansia di Gunungkidul Ternyata Pelajar, Kini Dititipkan ke LPKA

Pelaku Percobaan Pemerkosaan Lansia di Gunungkidul Ternyata Pelajar, Kini Dititipkan ke LPKA

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 22:41 WIB

Polda Metro Turun Tangan, Kombes Rita Janji Cek Kasus Perkosaan Konten Kreator Cinta Ruhama

Polda Metro Turun Tangan, Kombes Rita Janji Cek Kasus Perkosaan Konten Kreator Cinta Ruhama

News | Senin, 16 Februari 2026 | 17:05 WIB

Kreator Konten Cinta Ruhama Amelz Laporkan Kasus Pemerkosaan, Pelakunya Sahabat Suami

Kreator Konten Cinta Ruhama Amelz Laporkan Kasus Pemerkosaan, Pelakunya Sahabat Suami

Entertainment | Senin, 16 Februari 2026 | 16:15 WIB

Kasus Hukum Eks Arsenal Thomas Partey Kian Berat, Dakwaan Pemerkosaan Bertambah Jadi Tujuh

Kasus Hukum Eks Arsenal Thomas Partey Kian Berat, Dakwaan Pemerkosaan Bertambah Jadi Tujuh

Bola | Kamis, 12 Februari 2026 | 22:42 WIB

7 Fakta Pemerkosaan di Mesuji: Korban Selamat Usai Pura-Pura Pingsan

7 Fakta Pemerkosaan di Mesuji: Korban Selamat Usai Pura-Pura Pingsan

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 13:54 WIB

12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu

12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 19:27 WIB

Korban Pemerkosaan Mei 1998 Alami Teror Berlapis, Dilarang Lapor Oleh Pejabat Negara

Korban Pemerkosaan Mei 1998 Alami Teror Berlapis, Dilarang Lapor Oleh Pejabat Negara

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 17:10 WIB

Saksi TGPF Ungkap Alasan Kasus Pemerkosaan Massal Mei 1998 Sulit Diproses Hukum

Saksi TGPF Ungkap Alasan Kasus Pemerkosaan Massal Mei 1998 Sulit Diproses Hukum

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 16:43 WIB

Terkini

Korlantas Polri Antisipasi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua pada 29 Maret

Korlantas Polri Antisipasi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua pada 29 Maret

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:36 WIB

Kakorlantas: 42 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta hingga Kamis Dini Hari

Kakorlantas: 42 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta hingga Kamis Dini Hari

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:26 WIB

Viral Mobil Dinas Plat B Dipakai Mudik, Pemprov DKI: Bukan Milik Kami

Viral Mobil Dinas Plat B Dipakai Mudik, Pemprov DKI: Bukan Milik Kami

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 07:38 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 07:05 WIB

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 23:10 WIB

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:44 WIB

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:32 WIB

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:13 WIB

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:00 WIB