alexametrics

4 Pria Saling Tukar Pasangan, 8 Tahun Istri-Istri Digilir Jadi Budak Seks

Dany Garjito
4 Pria Saling Tukar Pasangan, 8 Tahun Istri-Istri Digilir Jadi Budak Seks
Ilustrasi seks, seks menyimpang. [Shutterstock]

Para suami ini juga melibatkan tiga pria asing untuk melecehkan istri-istri mereka.

Suara.com - Pilu, empat istri menjadi korban perilaku seks menyimpang. Mereka diperkosa dan digilir para suami dan tiga orang asing.

Dilansir dari World of Buzz, disebutkan bahwa terdapat tindak kriminal di Singapura di mana para suami saling bertukar istri dalam pengaruh obat.

Tak hanya itu, para suami ini juga melibatkan tiga pria asing untuk memperkosa istri-istri mereka.

Ketujuh pria yang semuanya merupakan warga negara Singapura ini pun digiring ke meja hijau.

Baca Juga: Kemaluan Ditusuk Kayu, AB Dibugili Suami dan Mau Diikat di Tiang Listrik

Berdasarkan dokumen pengadilan, aksi kriminal tersebut terjadi selama tahun 2010 dan 2018. Dan selama itu pula para istri menjadi budak seks dan sex toys dari suami-suami dan teman mereka.

Ilustrasi perkosaan. (Shutterstocks)
Ilustrasi perkosaan. (Shutterstocks)

Para istri malang ini diberi obat lalu diperkosa dan digilir di rumah mereka sendiri.

Dalam setiap kesempatan, para suami dan teman mereka merekam aksi kekerasan seksual yang dilakukan.

Jika pengadilan memutuskan para suami dan teman-temannya bersalah, mereka akan mendekam di penjara selama 20 tahun dan mendapat hukuman cambuk.

Fenomena saling tukar pasangan seksual

Baca Juga: Awalnya Kirim Video Bugil, Bu Guru Lanjut Berhubungan Intim dengan Siswa

Sebanyak 11 lelaki dan 14 perempuan yang berasal dari sejumlah negara, tertangkap basah tengah berpesta seks bertukar pasangan di sebuah hotel distrik Nong Prue, Pattaya Selatan, Thailand. [Viral Press]
Sebanyak 11 lelaki dan 14 perempuan yang berasal dari sejumlah negara, tertangkap basah tengah berpesta seks bertukar pasangan di sebuah hotel distrik Nong Prue, Pattaya Selatan, Thailand. [Viral Press]

Fenomena saling tukar pasangan seksual ini secara general disebut swinging sex atau swinging relationship.

Mengutip dari Huffpost, penganut swinging sex disebut swingers. Para pasangan maupun yang masih lajang (open relationship) tanpa ikatan membuka kesempatan selebar-lebarnya untuk bertukar pasangan dengan pasangan lain atau dengan orang lain.

BACA JUGA: Eks Guru di Surabaya Rintis Jasa Pesta Swinger di Vila

Namun perlu dicatat konsep yang bahkan dicap 'gila' oleh warga Barat ini mengharuskan adanya izin dari pasangannya. Jadi beda dengan pemerkosaan atau perselingkuhan.

Masih dikutip dari sumber yang sama, swinger sex disebutkan bisa saja menyehatkan hubungan asalkan sesuai aturan.

Beberapa aturan swinger sex atau tukar pasangan ini antara lain saling menghormati, saling jujur, rutin cek kesehatan, menggunakan alat kontrasepsi, dan selektif memilih pasangan, serta yang tak kalah penting menjaga rahasia.

Komentar